Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Dinamika Lingkaran Pertemanan: Studi Kualitatif Perilaku Sosial Mahasiswa di Lingkungan Perkuliahan Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Angkatan 2022 Nurmala, Melly Apriliana; Tesniyadi, Dema
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1186

Abstract

Lingkaran pertemanan memiliki peran penting dalam membentuk perilaku sosial mahasiswa, baik dalam konteks akademik maupun kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika lingkaran pertemanan di kalangan mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa angkatan 2022 serta dampaknya terhadap perilaku sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dan observasi terhadap mahasiswa dengan latar belakang sosial dan akademik yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesamaan minat, keterlibatan dalam organisasi, dan interaksi melalui media sosial merupakan faktor dominan dalam pembentukan pertemanan. Lingkaran pertemanan yang suportif memberikan dampak positif terhadap motivasi akademik dan kesejahteraan emosional mahasiswa. Namun, muncul juga tekanan sosial dalam kelompok pertemanan tertentu yang berdampak negatif terhadap pengambilan keputusan dan efikasi diri. Temuan ini dianalisis menggunakan teori interaksi sosial George Herbert Mead dan konsep looking-glass self dari Charles Horton Cooley. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam upaya menciptakan lingkungan sosial kampus yang lebih sehat dan mendukung.
Eksplorasi Persepsi Perempuan Pengusaha Mikro Dalam Emansipasi: Studi Kualitatif pada Perempuan Pengusaha di Serang Apriliani, Niva Syah Dwi; Tesniyadi, Dema
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.5604

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi terkait persepsi perempuan pengusaha mikro dalam emansipasi, serta dampaknya dalam mencapai keberhasilan usaha mikro perempuan pengusaha. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan tiga informan perempuan pengusaha mikro di Serang: Ibu Uum, Ibu Rita Rosmalia, dan Ibu Rika. Dalam temuan yang didapatkan penelitian menunjukkan bahwa emansipasi perempuan berperan dalam menumbuhkan kepercayaan diri informan dalam menjalankan usaha dan mengelola peran ganda sebagai pengusaha dan ibu rumah tangga. Selain itu, dukungan dari keluarga dan komunitas pengusaha perempuan menjadi faktor penting yang mendorong keberhasilan usaha mikro mereka. Namun, perempuan pengusaha masih menghadapi tantangan berupa stereotip gender, minimnya modal, dan hambatan sosial-ekonomi. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa emansipasi perempuan tidak hanya meningkatkan perekonomian keluarga tetapi juga mampu mengubah stereotip sosial terhadap perempuan, menginspirasi kemandirian ekonomi, serta memberikan dampak positif bagi perubahan sosial di lingkungan sekitar.
Strategi Nafkah Pengemudi Angkutan Kota Di Serang Pada Masa Pandemi COVID-19 Adinda, Inez Athallaisya; Haryono, Haryono; Tesniyadi, Dema
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini mengenai strategi nafkah pengemudi angkutan kota di Serang pada masa pandemi COVID-19. Munculnya pandemi COVID-19 di Indonesia menyebabkan pengemudi angkutan kota di Serang mengalami penurunan kuantitas penumpang dan nyaris tak ada pemasukan untuk memenuhi kebutuhan perekonomian keluarga maupun kendaraan angkutan kota itu sendiri sehingga nyaris gulung tikar. Dalam meneliti permasalahan yang ada, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara yang mendalam dengan informan dan dokumentasi. Hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa strategi merupakan cara yang baik digunakan untuk memperbaiki perekonomian keluarga ditengah pandemi COVID-19 khususnya bagi pengemudi angkutan kota di Serang pada masa pandemi COVID-19, beberapa diantaranya memakai strategi mata pencaharian pedesaan yang keberlanjutan dengan menggunakan intensifikasi/ekstenfikasi, diversifikasi dan migrasi hidup-Ian Scoones, ketiga strategi tersebut mampu menjadi taktik pengemudi angkutan kota di Serang dalam menghadapi kesulitan pada masa Pandemi COVID-19 untuk tetap bisa menghidupi keluarga dengan memenuhi kebutuhan keluarga.
Pola Relasi Gender pada Keluarga Berencana Pra Sejahtera di Kampung Cidadap, Kota Serang Awwaly S, Haliza Meizahro; Kudus, Wahid Abdul; Tesniyadi, Dema
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menggambarkan serta memperoleh dan menemukan data mengenai pola relasi gender yang terbentuk pada keluarga berencana prasejahtera di Kampung Cidadap Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Kriteria pemilihan data penelitian ini menggunakan teknik purposive dengan kriteria informan terdiri dari keluarga yang menggunakan program Keluarga Berencana serta tergolong pada keluarga yang prasejahtera. Selain itu, kriteria tambahan dalam penelitian ini adalah Ketua PKK sebagai pihak yang berperan dalam sosialisasi program Keluarga Berencana. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa masyarakat Kp. Cidadap membentuk pola relasi gender dalam empat bentuk, yakni relasi gender dalam pengambilan keputusan, relasi gender dalam kontribusi di masyarakat dan penggunaan KB di keluarga, relasi gender dalam stuktur alokasi kerja, relasi gender dalam alokasi pendapatan. Sedangkan pola relasi yang terbentuk pada keluarga prasejahter yang menggunakan program KB tergolong pada empat pola, yakni Owner-property, Head-complement, Senior-junior partner, dan Equel partner.
Pola Adaptasi Pedagang Toko Kelontong Tradisional dalam Menghadapi Persaingan Ritel Modern di Desa Benda Irawan, Bagus Fajar; Hayat, Nurul; Tesniyadi, Dema
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31177

Abstract

Pola adaptasi pedagang toko kelontong tradisional dalam menghadapi persaingan ritel modern di desa benda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta mengidentifikasi bagaimana pola adaptasi yang dilakukan pedagang toko kelontong tradisional dalam menghadapi persaingan dengan ritel modern di desa benda. Selain itu, juga penelitian ini fokus menganalisis pola adaptasi yang dilakukan para pedagang toko kelontong dalam bersaing dengan ritel modern. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial Farancis Fukuyama. Lokasi penelitian dilakukan di Desa benda Kabupaten Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukan temuan, bahwa terdapat keharusan bagi pedagang toko kelontong tradisional untuk beradaptasi terhadap keberadaan ritel modern di Desa Benda. Bagi mereka keberadaan ritel modern ini menimbulkan persaingan antara toko kelontong tradisional dan ritel modern.
Analisis Wacana Kritis Pada Artikel Tempo.co Yang Berjudul "Dana BOS Untuk Program Makan Siang Gratis” Salman Fasha, Sajdan; Tesniyadi, Dema
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12362

Abstract

Penelitian ini menganalisis wacana penggunaan Dana BOS untuk program makan siang gratis yang diusulkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (CDA) dari Norman Fairclough. Teknik analisis dilakukan dalam tiga dimensi, yang meliputi analisis teks, produksi, dan sosial. Hasil penelitian mengungkap bagaimana wacana media mencerminkan interaksi sosial dan politik serta upaya mempengaruhi kebijakan pendidikan melalui bahasa. This research analyzes the discourse on the use of the BOS Fund for the free lunch program proposed by the Coordinating Minister for the Economy Airlangga Hartarto, this research was conducted using Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA) approach. In this research, the analysis is conducted in three dimensions that include text, production, and social analysis. The results reveal how media discourse reflects social and political interactions and attempts to influence education policy through language
BENTUK DAN FUNGSI TUTURAN IMPERATIF DALAM INTERAKSI POLISI PADA ACARA 86 & COSTUM PROTECTION NET : SEBUAH ANALISIS PRAGMATIK Jannah, Maftuhatul; Salpa Riansi, Erwin; Tesniyadi, Dema
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50903

Abstract

This study aims to describe the forms and functions of imperative utterances in police interactions on the 86 & Custom Protection NET programs on YouTube. The study used a qualitative descriptive method. Data were obtained from eleven episodes selected purposively through listening and note-taking techniques. Data analysis used Rahardi's theory of imperative utterance forms and Leech's theory of imperative utterance functions. The results showed five forms of imperative utterances: ordinary imperatives, requests, permission granting, invitations, and orders. The most dominant form was the ordinary imperative because it was used to convey direct and firm commands. The functions of imperative utterances found included competitive, pleasant, cooperative, and conflicting functions. The most dominant function was the conflicting function because police interactions mostly took place in law enforcement and control situations. This study shows that imperative utterances not only function as a means of giving commands, but also reflect communication strategies and power relations in the context of policing in digital media.