Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

INTOLERANSI AGAMA BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT MINORITAS DI KOTA CILEGON-BANTEN Munawaroh, Iis; Kudus, Wahid Abdul
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berisi tentang multikulturalisme yang ada di kota cilegon tidak berjalan dengan baik karena adanya diskriminasi yang menyebabkan perjuangan hak agama Kristen yang merupakan minoritas di kota cilegon karena adanya diskriminasi dari kaum mayoritas di kota cilegon yang beragama Islam. Maka dari itu banyak faktor yang melatar belakangi rasa intoleransi yang seharusnya tidak terjadi di Indinesia karena menentang UUD 1945. Intoleransi ini terlihat dari adanya penolakan pembangunan Greja Kristen yang merupakan tempat ibadah yang seharusnya ada di setiap daerah karena merupakan salah satu dari pencerminan UUD 1945. Kasus ini juga akan membedah konflik ini dengan menggunakan teori politik identitas tepatnya teori Hak Minoritas dalam masyarakat multicultural yang dikemukakan oleh Will Kymlicka. Maka dari itu banyak faktor yang menjadi rasa penasaran penulis mengenai intolernsi dan perjuangan hak minoritas Agama Kristen di Kota Cilegon.
Solidaritas Sosial pada Tradisi Panjang Mulud Nabi di Desa Sukarame Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang Banten Suntiyah, Suntiyah; Kudus, Wahid Abdul; Soetrisnaadjisandjaja, Denny
ISLAMIKA Vol 6 No 2 (2024): APRIL
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v6i2.4525

Abstract

The implementation of the long tradition of mulud in Sukarame Village found several unique features. These include processions showing the luxury of long mules as well as creating road congestion, thereby disrupting public traffic. There is an obligation to pay a joint contribution of around Rp. 500,000, but the economic capacity of each resident of Sukarame Village is different; however, people who are less well off are relieved to contribute half of what has been determined because the people of Sukarame Village have a sense of concern for others and uphold a high sense of social solidarity. Even though they are free to pay half, it also creates a sense of social jealousy for other parts of society. This research uses a qualitative paradigm using ethnographic methods. The research aims to describe the phenomenon that occurs regarding social solidarity in the long tradition of mulud. The data collection techniques use field observation, interviews, and documentation. Meanwhile, data analysis uses data collection techniques, data reduction, data presentation, drawing conclusions, or verification. The results of the research found that social solidarity was built on the long tradition of the Prophet's mulud, namely: the procession activities were quite well established, making relationships closer, making the sense of solidarity stronger because a sense of kinship had been formed by itself, making them prioritize each other's public interests rather than personal interests. The existence of mutual cooperation activities includes making long houses in the form of houses. The creativity that is possessed makes community relations closer, making solidarity stronger, and by doing mutual cooperation, creating a sense of mutual help. The existence of deliberation activities, including the placement of days and the formation of committees with the involvement of various parties, can foster a sense of unity and a sense of shared destiny. With the ngariung activity, there is a shared belief in gaining blessings, safety, and maintaining the beliefs that are held.
TRANSFORMASI PRODUKTIVITAS MAHASISWA PENDIDIKAN SOSIOLOGI UNTIRTA DI MASA PANDEMI Haerullah, Fiqri Alamsyah; Kudus, Wahid Abdul
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v13i2.54391

Abstract

This study aims to examine in depth how the productivity transformation of Untirta Sociology Education students during a pandemic when lectures are carried out online; this study will find out what productive activities are carried out during the pandemic and the factors and goals in carrying out these activities, which is then analyzed with the glasses of James Coleman's rational choice theory. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The source of the data in the survey is active students of Sociology Education Untirta. They have run the lecture process online and offline at the time before the entry of the pandemic. The data in this study were obtained through observation, interviews, and documentation techniques with a random sampling technique. The results of this study are that there was a change in the productivity of Untirta Sociology Education students during this pandemic. Many students carry out productive activities outside of lectures because of the free time to implement flexible online classes. So that Untirta Sociology Education students take advantage of their free time to carry out productive activities, such as teaching, tutoring, working part-time, or participating in internship program activities. These activities are carried out with each individual's goals to be achieved. Generally, the plan is to seek experience, relationships, and economic factors, namely, to earn money.
Dampak Bullying terhadap Psikologis Remaja di Kecamatan Rangkasbitung Choirunnisa, Choirunnisa; Kudus, Wahid Abdul
ARZUSIN Vol 2 No 3 (2022): ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.772 KB) | DOI: 10.58578/arzusin.v2i3.400

Abstract

Bullying can be referred to as an act of violence where in this day and age there are many acts of bullying against school children, both elementary, junior high and even high school / vocational school. By knowing deviant behavior or morals that are not good in themselves, including teenagers, it can make teachers or parents think that they have failed in educating the individual's behavior, because bullying can be caused by the behavior of someone who thinks he has power among others so that he will be arbitrary to weak individuals. However, the forms of bullying are different, not only physically but also verbally, where the words that are uttered as if they think they are just a joke can actually bring down the spirit of someone they are ridiculing. So that the impact of bullying felt by these students is very diverse due to one factor and another, especially in Rangkasbitung District itself which has diversity in each individual school child. This research method uses a qualitative descriptive method by collecting data through the interview and observation process. The results of this study are (1) the forms of bullying, (2) the factors that cause bullying, (3) the psychological impact of adolescents due to bullying and, (4) how to prevent and overcome bullying.
PENERAPAN VARIASI GAYA MENGAJAR GURU DALAM MEMFASILITASI PARTISIPASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI MAN 1 KOTA CILEGON Meiriana Dwi Kusumastuti; Kudus, Wahid Abdul
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v7i1.93596

Abstract

Guru sejatinya mendominasi dalam menerapkan keterampilan mengajar. Terutama keterampilan variasi gaya mengajar guna menghilangkan jenuh siswa di dalam kelas. Meskipun guru sudah melakukan variasi gaya mengajar, tetapi belum secara keseluruhan pada proses pembelajarannya, sehingga membuat peserta didik cenderung lebih pasif. Penelitian bertujuan guna menganalisa penerapan keterampilan variasi gaya mengajar dalam memfasilitasi partisipasi belajar peserta didik pada Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) di Kota Cilegon. Metode analisa dalam penelitian berparadigma kualitatif guna menghasilkan data deskriptif melalui obsrevasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan keterampilan variasi gaya mengajar guru dalam memfasilitasi partisipasi belajar pada pelajaran sosiologi di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Cilegon sebagian dapat di kategorikan baik. Guru mampu melakukan penerapan keterampilan variasi mengajar dengan diadakannya beragam media dan bahan ajar serta beragam pola interaksi dan aktivitas belajar yang mampu memfasilitasi partisipasi belajar siswa. Nampaknya proses belajar mengajar sudah mulai memusatkan pada siswa dimana guru sebagai fasilitator konduktor. Meskipun masih ditemukan beberapa tantangan yang dihadapi guru sosiologi dan peserta didik kelas 11 C2. Adapun tantangan dalam menggunakan media dan bahan ajar dan upaya sinergi dalam menentukan video pembelajaran yang menarik. Utamanya pada pola interaksi guru untuk meningkatkan kembali kepercayaan diri peserta didik, sehingga mampu untuk berpatisipasi aktif dalam proses pembelajaran tanpa adanya rasa kekhawatiran kesalahan di dalam berpendapat.
Hubungan Self Efficacy Pendidik dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IPS di SMAN 24 Kab. Tangerang Chintanawati, Shelo Mita Nur; Kudus, Wahid Abdul; Kuntari, Septi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26831

Abstract

Penelitian ini mengangkat data, fakta dan realita. Masalah yang di angkat terfokus pada inkonsistensi self efficacy pendidik serta prestasi belajar siswa kelas XI IPS. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara self efficacy pendidik dengan prestasi belajar siswa kelas XI di SMAN 24 kab. Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, dengan teknik analisis data korelasi untuk mengetahui hubungan antara variabel x dan variabel y. pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner, data hasil penilaian akhir semester siswa dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu 50 guru menentukan sampel menggunakan teknik sampel jenuh seluruh populasi dijadikan sampel senilai 50 guru. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa uji prasyarat analisis dengan menggunakan uji normalitas dan uji linearitas menunjukkan bahwa variabel x dan variabel y berdistribusi normal dan memiliki pola linear. Hasil dari uji hipotesis menggunakan analisis korelasi product moment dengan nilai korelasi diperoleh nilai Sig. 0,000 < 0,05 dengan taraf signifikansi (5%) untuk nilai Pearson Correlation (r) sebesar 0,517 artinya terdapat adanya hubungan antara self efficacy pendidik dengan prestasi belajar siswa kelas XI IPS di SMAN 24 kab. Tangerang dengan tingkat hubungan yang sedang dan bernilai positif.
Tindakan Ekonomi Pedagang Bontot di Kelurahan Cimuncang Kota Serang Nida, Nabilah Afro; Kudus, Wahid Abdul; Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28887

Abstract

Penelitian ini membahas tentang keterlekatan para aktor ekonomi dalam melakukan tindakan ekonomi dan menggambarkan situasi sosial yang dilakukan oleh pedagang bontot di Kelurahan Cimuncang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana tindakan ekonomi diantara para aktor ekonomi dalam menjalankan aktivitas ekonominya serta menggambarkan situasi sosial yang terjadi saat aktor melakukan aktivitas ekonomi dalam kehidupan kesehariannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kelurahan Cimuncang Kota Serang. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Pada Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara,dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat keterlekatan dalam bentuk relasional yang dilandasi atas dasar rasa kepercayaan (Trust), nilai-nilai antar personal yang berlangsung lama. Adanya rasa kepercayaan dan saling membutuhkan antara pedagang dan pembeli saling melengkapi didalam melakukan tindakan ekonomi. Hal ini berkaitan dengan pola interaksi sosial yang terbangun diantara para aktor menciptakan adanya tindakan ekonomi yang melekat dengan dipengaruhi tidak hanya aspek ekonomi saja tetapi juga aspek sosial dan budaya.
Pola Relasi Gender pada Keluarga Berencana Pra Sejahtera di Kampung Cidadap, Kota Serang Awwaly S, Haliza Meizahro; Kudus, Wahid Abdul; Tesniyadi, Dema
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menggambarkan serta memperoleh dan menemukan data mengenai pola relasi gender yang terbentuk pada keluarga berencana prasejahtera di Kampung Cidadap Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Kriteria pemilihan data penelitian ini menggunakan teknik purposive dengan kriteria informan terdiri dari keluarga yang menggunakan program Keluarga Berencana serta tergolong pada keluarga yang prasejahtera. Selain itu, kriteria tambahan dalam penelitian ini adalah Ketua PKK sebagai pihak yang berperan dalam sosialisasi program Keluarga Berencana. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa masyarakat Kp. Cidadap membentuk pola relasi gender dalam empat bentuk, yakni relasi gender dalam pengambilan keputusan, relasi gender dalam kontribusi di masyarakat dan penggunaan KB di keluarga, relasi gender dalam stuktur alokasi kerja, relasi gender dalam alokasi pendapatan. Sedangkan pola relasi yang terbentuk pada keluarga prasejahter yang menggunakan program KB tergolong pada empat pola, yakni Owner-property, Head-complement, Senior-junior partner, dan Equel partner.
Partisipasi Masyarakat pada Kegiatan Sosial Keagamaan di Kampung Lobang Desa Sukamurni Kecamatan Balaraja Napilah, Siti Nurul; Kudus, Wahid Abdul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji masyarakat lokal yang memiliki keeratan pertalian dengan nilai norma agama dan kearifan sosial budaya. Kegiatan nilai norma keagamaan, baik yang bersifat umum maupun tradisi khusus dalam suatu wilayah yang menjadi bagian penting dalam praktik sosial keagamaan. Sasaran masalahnya, kegiatan sosial keagamaan di Kampung Lobang tidak selamanya diikuti komponen masyarakat lokal. Meskipun bagi Sebagian masyarakat diindikasikan memberikan dampak positif kepada lingkungan setempat guna mempererat silaturahmi dan mempertahankan nilai norma sosial agama. Disinyalir gambaran partisipasi dan tindakan sosial masyarakat tidak serta merta merubah karakter sosial keagamaan sehingga wujud nilai norma agama diindikasikan semata tradisi masyarakat di Kampung Lobang, Desa Sukamurni, Kecamatan Balaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun informan dalam penelitian masyarakat Kampung Lobang. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasiHasil penelitian menggambarkan, partisipasi masyarakat pada kegiatan sosial keagamaan terfokus pada partisipasi sosial masyarakat atas budaya yang terkandung dalam nilai dan norma agama. Partisipasi pada pengambilan keputusan identik dengan nilai sosial dan lebih pada buah pikiran. Partisipasi dalam pelaksanaan terletak pada sumbangan dana, tenaga, keterampilan, dan ketersediaan sarana prasarana demi terlaksananya kegiatan keagamaan. Partisipasi dalam pengambilan manfaat meliputi manfaat material, sosial, dan pribadi. Partisipasi dalam evaluasi yaitu partisipasi tidak langsung. Tindakan sosial masyarakat dalam mengikuti kegiatan mencerminkan kompleksitas dari berbagai motif dan dorongan yang melibatkan faktor rasional, nilai, tradisional dan afektif.
Peranan Lembaga Sosial Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa Qodri, Ilham Fauzul; Lindawati, Yustika Irfani; Kudus, Wahid Abdul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan memiliki artian sebagai sebuah proses dinamis dalam menjalankan statusnya. Ketika individu maupun kelompok telah melaksanakan hak dan kewajibannya, maka dapat diartikan peranannya telah dilakukan. Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang sebagai lembaga yang menyelenggarakan pelatihan bagi para siswa pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusia telah menjalankan peranannya dari terselenggaranya pelatihan disana. Meskipun Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang telah berupaya dalam menjalankan peranannya dalam meningkatkan sumber daya manusia melalui pelatihan yang diselenggarakan guna meningkatkan keterampilan, pemahaman dan kemampuan siswa pelatihan, tidak seluruh siswa pelatihan bisa langsung mendapatkan pekerjaan sesuai dengan yang mereka harapkan. Dari wawancara yang dilakukan masih terdapat siswa yang kembali menganggur meskipun telah menjalani rangkaian pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang dalam meningkatkan kompetensi para siswa pelatihannya. Metode penelitian kualitatif menjadi metode yang digunakan pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara penentuan informan dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Dari penelitian yang telah dilakukan dihasilkan bahwa Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang telah melaksanakan perananya melalui penyelenggaraan pelatihan yang dilakukan. Adapun siswa yang masih sulit untuk memperoleh pekerjaan diakibatkan pada salah satunya kebutuhan akan tenaga kerja yang tidak sebanding dengan tenaga kerja yang tersedia. Selain itu siswa pelatihan yang masih kurang dapat memanfaatkan dan mengambil peluang kerja di luar daerah. Hal ini dianalisis dengan teori struktural fungsional oleh Talcott Parson dengan skema AGIL yaitu Adaptation, Goal Attainment, Integration dan Latency.