Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Lingkungan Belajar yang Berkualitas Melalui Program Kampus Mengajar 7 pada SMP NU Al Hidayah Lamongan Suyitno, Suyitno; Emilia, Nazwa Putri; Istiqomah, Hidayatul; Utami, Sisilia Tri; Sa’adah, Lailatus; Lestari, Nur Awalin Sri Puji
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 3 (2024): June, Pages 97 - 300
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i3.944

Abstract

Pendidikan yang berkualitas merupakan pilar utama dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing. Program Kampus Mengajar angkatan 7 merupakan inisiatif strategis dalam merevitalisasi pendidikan di Indonesia, khususnya di SMP NU Al-Hidayah, Lamongan. Seluruh mengimplementasikan program tersebut untuk meningkatkan literasi, numerasi, serta adaptasi teknologi guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dengan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, pengabdian ini melaksanakan sejumlah program seperti "Read 10 Minutes", "Jurnal Literasi", "Numeracy Games", pelatihan Microsoft Office, dan Canva. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat baca, pemahaman bacaan, keterampilan menulis, antusiasme belajar matematika, serta penguasaan teknologi di kalangan siswa. Selain itu, inisiatif lingkungan, perubahan iklim, dan program moral turut meningkatkan kesadaran siswa. Program Kampus Mengajar menegaskan bahwa pendekatan inovatif dalam revitalisasi pendidikan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Hasil tersebut memperkuat peran strategis Program Kampus Mengajar dalam memajukan pendidikan, terutama di wilayah tertinggal yang memiliki keterbatasan sumber daya.
Analisis Deiksis dalam Cerpen Senyum Karyamin Karya Ahmad Tohari Santi, Nelli Eka Diana; Utami, Sisilia Tri
Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze and describe the use of deixis in literary works. Especially in the short story entitled "Senyum Karyamin". The researcher chose short stories as a source of data, namely, because short stories are more deixis found in them. This study is a qualitative study using a descriptive method. The data collection technique in this study is the reading and note-taking method. The collection tool used is people as the main instrument, and writing tools are used to take notes. The data analysis technique used in this study is to use interactive data analysis techniques. Sourced from data in the form of a short story entitled "Senyum Karyamin" by Ahmad Tohari. Based on the results of the study, there are five types of deixis in the short story "Senyum Karyamin", namely people (persona) there are 4 data, place 2 data, time 3 data, discourse 4 data, and social 2 data.
Pelatihan Krupuk Bandeng Kreatif untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat Intan, Intan; Syuhada, Syuhada; Utami, Sisilia Tri; Fauziyah, Atiqo Mita; Khoiri, Nurhasyim; Darmayanti, Novi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Jabung memiliki potensi ikan bandeng yang melimpah, namun keterampilan pengolahan masih terbatas sehingga nilai ekonominya rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat kerupuk bandeng kreatif sebagai diversifikasi produk dan penguatan ekonomi lokal. Pelatihan satu hari yang diikuti 50 peserta ini menggunakan praktik langsung, pengemasan sederhana, dan strategi pemasaran berbasis lokal. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata ±30% pada pengetahuan dan keterampilan, serta 80% peserta mampu memproduksi kerupuk layak jual secara mandiri. Produk berpotensi menjadi unggulan desa, membuktikan bahwa pelatihan praktik dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan