Prasetyo, Yudi Eko
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A CASE REPORT: REVEALING DELAYED CARDIAC PHENOMENON IN ELECTRICAL BURNS, AN INTERESTING PUZZLE Widiono, Evan; Fawzy, Ahmad; Prasetyo, Yudi Eko
Jurnal Rekonstruksi dan Estetik Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Rekonstruksi dan Estetik, December 2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jre.v8i2.49984

Abstract

Highlights: Electrical injuries pose risks to the heart, with differing outcomes based on voltage exposure. The importance of ongoing observation is due to the development of delayed cardiac issues. Collaboration among medical specialties is essential to manage electrical burn injuries and associated cardiac complications effectively. Abstract: Introduction: Electricity is an integral aspect of modern life but poses potential long-lasting consequences. Electrical burns, although infrequent, hold significant implications and can lead to adverse cardiac outcomes. This study explores the intricate interplay between electrical injuries, neurological responses, and cardiac manifestations, emphasizing the need for comprehensive understanding and management. Case Illustration: A 28-year-old male tile builder sustained an electrical shock while working on a rooftop. He experienced convulsions and unconsciousness after his hair entangled with a high-voltage cable. Clinical evaluation revealed burns and vital signs within the normal range. Subsequent electrocardiogram (ECG) assessments unveiled ST-segment elevation and hyperacute T waves. Troponin I levels increased on the third day, indicative of a myocardial infarction (MI) induced by the electrical injury. Discussion: Electrical burns are complex and necessitate a multidisciplinary approach for accurate diagnosis and management. Collaborative efforts involving burn surgeons, cardiologists, and neurologists are essential to comprehend the holistic impact of electric injuries. This case shows that electrical injuries leading to loss of consciousness can later result in heart issues, as evidenced by significant electrocardiogram changes, emphasizing the need for ongoing monitoring. It underscores the importance of an interdisciplinary approach in managing burn injuries, particularly electrical burns, which can have hidden complications. Conclusion: Understanding the intricate dynamics between electrical injuries, neurological responses, and cardiac outcomes can improve therapeutic strategies and patient outcomes. This case underscores the importance of thorough and all-encompassing management to ensure the best possible care for the patient.
Rekonstruksi Konsep SMA Double Track dalam Konteks Pendidikan Menengah yang Adaptif terhadap Dunia Kerja : Kajian Konseptual Prasetyo, Yudi Eko
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model SMA Double Track merupakan inovasi pendidikan menengah yang dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja abad ke-21. Program ini mengintegrasikan kurikulum akademik dengan pelatihan vokasional guna membekali siswa dengan keterampilan kerja sekaligus kesiapan melanjutkan pendidikan tinggi. Artikel ini mengkaji secara konseptual perlunya rekonstruksi model SMA Double Track agar lebih adaptif terhadap dinamika dunia kerja yang terus berubah, seperti digitalisasi, otomatisasi, dan berkembangnya wirausaha digital. Pendekatan ini didasarkan pada kerangka teori 21st Century Skills, employability skills, serta kebijakan Merdeka Belajar dan Profil Pelajar Pancasila. Rekonstruksi diarahkan pada penguatan sinergi antara hard skills dan soft skills, literasi digital, dan kolaborasi antara sekolah, industri, perguruan tinggi, serta komunitas. Artikel ini juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan pendidikan, pelatihan guru, serta sistem evaluasi yang mendukung keberlanjutan program. Melalui kajian ini, diharapkan SMA Double Track dapat dikembangkan menjadi model pendidikan menengah yang relevan, fleksibel, dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan dunia kerja masa kini
Modul Ajar Pengolahan Hasil Pertanian Di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok Pesantren Luhur Sulaiman Jannati, Wihardana; Prasetia, Yuda; Prasetyo, Yudi Eko
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan modul ajar pengolahan hasil pertanian di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok Pesantren Luhur Sulaiman. Penelitian ini menggunakan Qualitative Research. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari instruktur pelatihan dan guru SMK mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan modul dilakukan secara sistematis, kontekstual, dan aplikatif, dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Modul ajar yang disusun mampu meningkatkan partisipasi peserta, mempermudah proses pelatihan, serta relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Kolaborasi antara BLKK dan SMK mitra menjadi kunci keberhasilan dalam penyusunan materi yang sesuai dengan standar industri. Penelitian ini menyarankan bahwa model pengembangan modul berbasis kebutuhan dan kolaborasi lintas lembaga dapat diterapkan di lembaga pelatihan serupa.