Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelanggaran Kesantunan Berbahasa dalam Acara Lapor Pak Nadya; Yunus, Muhammad; Syakir, Akhmad; Rusmalina
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 3, No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v3i3.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kesantunan dan fungsi pelanggaran kesantunan berbahasa pada tuturan dalam program acara Lapor Pak. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik yang merupakan cabang ilmu bahasa yang mempelajari hubungan tanda, makna, dan konteks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah rekaman video program Lapor Pak yang diunggah di kanal YouTube Trans7 Official, khususnya 5 episode pada tanggal 1, 2, 3, 6, dan 7 Februari 2023. Data yang diperoleh terdiri dari 55 data pelanggaran prinsip kesantunan. Dari data tersebut diketahui bahwa terdapat 1) 26 pelanggaran maksim kesepakatan, 2) 16 pelanggaran maksim penghargaan, 3) 6 pelanggaran maksim kedermawanan, 4) 3 pelanggaran maksim kesimpatian, 5) 2 pelanggaran maksim kebijaksanaan, dan yang terakhir 6) 2 pelanggaran maksim kerendahan hati atau kesederhanaan. Untuk keseluruhan data yang diperoleh terdiri dari 52 data fungsi pelanggaran maksim kesantunan. Dari data tersebut diketahui bahwa terdapat 1) 41 fungsi pelanggaran tindak tutur asertif, 2) 9 fungsi pelanggaran tindak tutur direktif, dan terakhir 3) 2 fungsi pelanggaran tindak tutur ekspresif.
Feminisme dalam Film Mimpi Ananda Raih Semesta Karya Aishworo Ang (Analisis Semiotika Roland Barthes) Resmi, Nopia Citra; Yunus, Muhammad; Anwari, M. Ridha; Rusmalina
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 3, No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v3i3.324

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanda dan makna film Mimpi Ananda Raih Semesta dalam mempresentasikan feminisme dan menjelaskan feminisme dalam adegan film Mimpi Ananda Raih Semesta. Teori yang digunakan untuk memecahkan penelitian ini adalah teori semiotika dan feminisme. Objek penelitian adalah film Mimpi Ananda Raih Semesta yang merupakan film Indonesia yang diproduksi dan ditayangkan pada tahun 2016 dengan durasi 105 menit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika model Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta terdapat adegan-adegan yang menggambarkan nilai feminisme yang dilihat melalui tanda dan makna yang telah dianalisis. Selain itu, dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta antara lain menggambarkan seorang perempuan yang pantang menyerah, kuat, mandiri, juga cerdas. Yang terakhir, berdasarkan hasil analisis melalui pembagian feminisme dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta, yaitu feminisme liberal, feminisme radikal, dan feminisme eksistensialis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta terdapat adegan-adegan yang menggambarkan nilai feminisme yang dilihat melalui tanda dan makna yang telah dianalisis. Selain itu, dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta antara lain menggambarkan seorang perempuan yang pantang menyerah, kuat, mandiri, juga cerdas. Yang terakhir, berdasarkan hasil analisis melalui pembagian feminisme dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta.
Peran Lingkungan Belajar Dalam Mendukung Perkembangan Motorik Anak Usia Dini: Systematic Literature Review Rusmalina
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i1.5683

Abstract

Perkembangan motorik pada anak usia dini merupakan fondasi kritis bagi pertumbuhan kognitif, sosial, dan fisik anak secara menyeluruh. Berbagai kajian terkini melaporkan tren penurunan kompetensi motorik dasar yang dikaitkan dengan kualitas lingkungan belajar yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis bukti ilmiah terkini mengenai peran multidimensi lingkungan belajar dalam mendukung perkembangan motorik anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA 2020. Penelusuran dilakukan pada tiga basis data, yaitu SINTA, Scopus, dan Google Scholar, dengan rentang publikasi 2021 sampai 2025. Dari 207 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria inklusi dan disintesis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar berperan melalui empat dimensi yang saling terintegrasi: dimensi fisik, pedagogis, sosial, dan naturalistik. Lingkungan fisik yang stimulatif, aktivitas terstruktur berbasis tujuan, kompetensi guru sebagai mediator, serta pemanfaatan alam sebagai media belajar terbukti secara konsisten mendukung perkembangan motorik kasar maupun halus anak usia dini. Lingkungan belajar yang optimal bagi perkembangan motorik anak usia dini bersifat multidimensi dan memerlukan integrasi sinergis antara aspek fisik, pedagogis, sosial, dan naturalistik. Perancangan lingkungan belajar yang responsif dan berbasis bukti merupakan intervensi strategis yang perlu diprioritaskan dalam kebijakan dan praktik pendidikan anak usia dini.