Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Simple Financial Report and Assistance in the Framework of Improving Financial Literacy of MSME Actors in Tirawuta Village Bay, Agus Zul Bay; Astaginy, Niar; Pracita, Sriayu; Fetni, Fetni; Fajri Adi, Qadaruddin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM menjadi salah satu penunjang terwujudnya perekonomian yang kuat dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Hal tersebut disebabkan UMKM merupakan salah satu usaha yang dapat tetap bertahan dalam kondisi ekonomi yang kurang baik. UMKM yang berkelanjutan tentunya didukung dengan sistem manajemen keuangan yang baik dalam wujud pengelolaan keuangan yang baik. Salah satu wujud manajemen keuangan yang dilakukan adalah melalui pencatatan transaksi keuangan. Pencatatan transaksi dapat diwujudkan dengan membuat suatu pembukuan sederhana. Pelatihan dan pendampingan pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini mampu meningkatkan kesadaran bagi pelaku UMKM tentang manfaat pentingnya pengelolaan keuangan melalui pembuatan laporan keuanagan (pembukuan sederhana). Pelatihan dan pendampingan ini mampu meningkatkan wawasan dan pengetahuan pelaku UMKM dalam Menyusun rencana dan pengambilan keputusan untuk kemajuan UMKM yang berkelanjutan. Kegiatan ini berkoordinasi dengan pemerintah Desa Tirawuta Kab. Kolaka Timur. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM berupa literatur review dan pendekatan langsung pembuatan pembukuan sederhana. Kegiatan ini membuat pelaku UMKM menyadari bahwa laporan keuangan dapat memberikan wawasan tentang keadaan aktual usaha dan juga dapat digunakan untuk membuat keputusan bisnis. dari kegiatan ini ditemukan beberapa pelaku UMKM telah memiliki kemampuan membuat pembukuan sederhana dengan membedakan keuangan pribadi dan keuangan usaha. Melalui kegiatan ini dapat memberikan gambaran tentang manajemen keuangan pelaku UMKM sehingga dengan terlaksananya kegiatan ini mampu menumbuhkan pemahaman dan motivasi pelaku UMKM akan pentingnya pembukuan sederhana dalam manajemen keuangan.
Sosialisasi dan Peningkatan Kapasitas Siswa SMK Negeri 4 Kolaka di Era Society 5.0 Zul Bay, Agus; Arafat, Arafat; Fetni, Fetni; Prio Utomo, Puji; Kumalasari, Fitri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3258

Abstract

Era Society 5.0 merupakan gagasan tentang masyarakat yang menyatukan dunia digital dan dunia fisik melalui penggunaan teknologi digital untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dan berkelanjutan. Era Society 5.0 menekankan penggunaan teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), big data, dan robotika untuk mengatasi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Kegiatan sosialisasi dan peningkatan kapasitas siswa SMK N 4 Kolaka di Era Society ini bertujuan untuk meningkatkan minat siswa SMK untuk tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan pemanfaatan teknologi informasi di era society 5.0. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan kegiatan yaitu: Identifikasi dan analisis kapasitas siswa SMKN 4 Kolaka melalui survei dan studi lapangan, Sosialisasi, Edukasi, dan Workshop terkait motivasi lanjut perguruan tinggi setelah lulus SMK dan perkembangan teknologi dan informasi di era society 5.0 dan Evaluasi kegiatan dengan mengukur sejauh mana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh setelah melakukan kegiatan. Kegiatan ini terlaksana sesuai dengan strategi dan rencana yang ada pada metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan antusias siswa dalam mengikuti kegiatan sampai akhir. Sosialisasi ini dapat meningkatkan motivasi siswa untuk melanjutkan studi pada jenjang perguruan tinggi. Kegiatan ini juga memberikan efek pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan siswa dalam pemanfaatan teknologi informasi.
Social Critique within the Kabhanti Modero Tradition: An Interactional Development Communication Model among the Muna Indigenous Community Fetni, Fetni; Fait, Taslim; Mardiana, Mardiana; Ashari, Saepul
SIGn Journal of Social Science Vol 6 No 2: Desember 2025 - Mei 2026
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37276/sjss.v6i2.685

Abstract

The top-down structural development communication paradigm often leads to communication impasses and fails to accommodate grassroots aspirations. Amidst this bureaucratic paralysis, the kabhanti modero oral tradition among the Muna indigenous community in Southeast Sulawesi Province emerges not merely as an entertainment medium but as a dialogic space that actively responds to development failures. This study aims to examine the mechanisms of social critique encapsulated within kabhanti modero lyrics and to analyze the operationalization of this tradition as an interactional development communication model. This research employed a qualitative case study design, using participatory observation, in-depth interviews with core communicators and customary leaders, and documentation of sacred life-cycle rites. The research results demonstrated that the chanted pantun lyrics serve as symbolic interaction instruments to articulate the community’s real grievances regarding infrastructure failures through polite yet politically coercive metaphors. The operationalization of this critique delivery is executed through a centralized circular formation that dismantles spatial barriers between the lay public and government elites. Furthermore, the existence of a conflict mitigation pact, internal message curation mechanisms, the involvement of customary authorities, and collective validation from the audience provide absolute social legitimacy for demands to improve government performance. This study concludes that kabhanti modero constitutes a tangible social control instrument and a highly effective form of sociological sanction. Therefore, local governments are recommended to integrate this cultural dialogic space into development planning deliberations to minimize elitist information bias.