Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi dan Penapisan Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 pada Kelompok Lanjut Usia di Gereja Katolik St. Fransiskus Asisi Alfianto Martin; Alexander Halim Santoso; Triyana Sari; Giovanno Sebastian Yogie; Bruce Edbert; Daniel Goh; Valentino Gilbert Lumintang
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA Vol. 5 No. 2 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/pkmsisthana.v5i2.808

Abstract

The aim of education and screening for type 2 diabetes mellitus in the elderly group is to provide early detection of type 2 diabetes mellitus and increase knowledge of type 2 diabetes mellitus using seminars, workshops, counseling, and leaflet media. This activity involves checking blood sugar levels as a screening for type 2 diabetes mellitus and providing education regarding signs and symptoms, risk factors, treatment, and complications that occur in type 2 diabetes mellitus. This activity is important to increase insight and create behavior that is willing to carry out self-care so that complications of type 2 diabetes mellitus can be avoided.
Edukasi Dan Skrining Kesehatan Kulit Pada Kelompok Lanjut Usia Sukmawati Tansil Tan; Alexander Halim Santoso; Triyana Sari; William Gilbert Satyanegara; Dean Ascha Wijaya; Bruce Edbert; Brian Albert Gaofman; Valentino Gilbert Lumintang
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA Vol. 5 No. 2 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/pkmsisthana.v5i2.816

Abstract

Aging of the skin that occurs in the elderly has an impact on skin moisture. There are various factors that can influence skin moisture, both unchangeable and changeable. Disturbed skin moisture can cause various skin problems and reduce the sufferer's quality of life. This makes it important to provide education and skin hydration screening to the public, especially the elderly. Education is carried out by conveying information about skin moisture, influencing factors, as well as ways to prevent and care for the skin. The increasing number of elderly people in Indonesia makes it important for us to pay attention to their health. Skin care that can be done to maintain skin hydration includes using moisturizers, humidifiers in rooms with low humidity, using soft soap without fragrance, avoiding long showers, using sunscreen, and clothing that is not too tight. It is hoped that education and screening can increase public awareness regarding the importance of maintaining skin hydration, especially for the elderly, with the ultimate goal of improving the quality of public health in Indonesia.
SKRINING KOMPLIKASI PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA SUKAWALI, KECAMATAN PAKUHAJI, KABUPATEN TANGERANG, PROVINSI BANTEN Felicia Angelina; Bruce Edbert; Ernawati
Ebers Papyrus Vol. 31 No. 2 (2025): EBERS PAPYRUS
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/dr68sb25

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering bersifat asimptomatik namun berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular, serebrovaskular, dan ginjal. Rendahnya tingkat kesadaran, kepatuhan pengobatan, serta pemanfaatan layanan kesehatan pada tingkat komunitas meningkatkan risiko terjadinya komplikasi hipertensi. Skrining dini di masyarakat menjadi penting untuk mendeteksi faktor risiko dan gejala awal komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining komplikasi pada pasien hipertensi di tingkat komunitas serta meningkatkan kesadaran pasien terhadap kondisi kesehatannya guna mencegah terjadinya komplikasi dan meningkatkan kepatuhan pengobatan. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif berbasis komunitas yang dilaksanakan di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pada Juli 2025 dengan teknik pengambilan non-consecutive sampling. Sebanyak 30 pasien dengan hipertensi primer dipilih secara purposif. Penelitian diawali dengan diagnosis komunitas menggunakan Paradigma Blum, penentuan prioritas masalah dengan metode Delphi, serta analisis akar masalah menggunakan diagram fishbone. Data dikumpulkan melalui kuesioner terkait gejala komplikasi (bersifat subjektif), pemeriksaan fisik berupa pengukuran tekanan darah dan status gizi, serta pemeriksaan gula darah sewaktu menggunakan alat terkalibrasi oleh tenaga kesehatan terlatih. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil: Seluruh responden (100%) memiliki tekanan darah yang belum terkontrol. Mayoritas responden berusia <60 tahun (60%) dan berjenis kelamin perempuan (90%). Sebanyak 60% responden mengalami obesitas tingkat I dan 16,67% memiliki kadar gula darah sewaktu ≥200 mg/dL. Gejala subjektif yang paling sering dilaporkan dalam tiga bulan terakhir adalah sakit kepala hebat, pandangan buram, dan gangguan memori (66,7%), diikuti keluhan berdebar-debar (60%). Faktor utama yang berkontribusi terhadap rendahnya pengendalian hipertensi meliputi rendahnya edukasi kesehatan, kepatuhan pengobatan yang buruk, keterbatasan akses tidak langsung ke fasilitas kesehatan, serta prioritas kerja pada usia produktif. Kesimpulan: Skrining komplikasi hipertensi di tingkat komunitas mampu mengidentifikasi pasien berisiko tinggi dan gejala awal komplikasi. Kegiatan ini penting untuk deteksi dini dan perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program pelayanan kesehatan primer disertai edukasi yang berkesinambungan guna menurunkan risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi.