Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NARASI PADA SISWA SMP Grinitha, Virry; Ramadan Lazuardi, Dian
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2024): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljlel.v4i1.695

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks narasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuklinggau melalui model pembelajaran CIRC. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dari pratindakan sampai dengan Siklus II. Pengumpulan data dengan teknik tes. Pada hasil pratindakan diketahui hasil rata-rata nilai adalah 67,75 dengan ketuntasan klasikal 45%. Pada kegiatan siklus I diketahui rata-rata nilai adalah 69,5 engan ketuntasan klasikal 55%. Pada siklus II diketahui rata-rata nilai adalah 76 dengan ketuntasan klasikal 85%. Berdasarkan hasil rata-rata dikatahui peningkatan dari pratindakan ke siklus I adalah 1,75 sedangkan peningkatan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus I adalah 10%. Pada Siklus I ke siklus II diketahui peningkatan rata-rata nilai adalah 6,5 sedangkan ketuntasan mengalami peningkatan 30%. Selanjutnya peningkatan rata-rata nilai pratindakan ke siklus II adalah 8,25 dengan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus II adalah 40%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran CIRC kemampuan menulis teks narasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuklinggau dapat meningkat.
REVITALISASI LITERASI MEMBACA MELALUI CERITA RAKYAT LOKAL PADA SISWA SMP NEGERI 2 LUBUKLINGGAU Puspita Sari, Inda; Grinitha, Virry; Nugroho, Agung
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v5i2.929

Abstract

Rendahnya minat dan kemampuan literasi membaca siswa masih menjadi permasalahan utama di tingkat sekolah menengah pertama, termasuk di SMP Negeri 2 Lubuklinggau. Kondisi ini dipengaruhi oleh terbatasnya bahan bacaan yang kontekstual dan dekat dengan pengalaman budaya siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi literasi membaca siswa SMP Negeri 2 Lubuklinggau melalui pemanfaatan cerita rakyat lokal sebagai bahan bacaan alternatif yang edukatif dan bermakna. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, sosialisasi literasi membaca, pendampingan kegiatan membaca, diskusi pemahaman bacaan, serta evaluasi melalui observasi dan angket respon siswa. Cerita rakyat lokal dipilih dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa serta diintegrasikan dalam kegiatan literasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan literasi, serta kemampuan memahami isi bacaan secara lebih baik. Selain itu, pemanfaatan cerita rakyat lokal mampu menumbuhkan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai budaya daerah. Kegiatan ini disimpulkan efektif sebagai alternatif strategi penguatan literasi membaca sekaligus pelestarian kearifan lokal di lingkungan sekolah
PENDAMPINGAN PEWARA SEKOLAH UNTUK PENGUATAN LITERASI LISAN SISWA SMP NEGERI 2 LUBUKLINGGAU Grinitha, Virry
Jurnal PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi lisan siswa melalui pendampingan keterampilan pewara sekolah di SMP Negeri 2 Lubuklinggau. Literasi lisan merupakan kompetensi dasar yang penting dalam mendukung kemampuan berkomunikasi, kepercayaan diri, serta partisipasi aktif siswa dalam berbagai kegiatan sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan observasi awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tingkat keterampilan siswa, penyuluhan dan pelatihan tentang konsep dasar pewara sekolah, teknik vokal, intonasi, artikulasi, dan etika berbahasa, serta pendampingan berbasis praktik melalui simulasi memandu acara sekolah. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan observasi kinerja dan angket respon siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi lisan siswa, yang ditandai dengan meningkatnya kejelasan pengucapan, penguasaan materi acara, keberanian tampil di depan umum, serta pemahaman terhadap peran pewara sekolah. Selain itu, siswa menunjukkan respon positif terhadap kegiatan pendampingan dan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan sekolah. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan pewara sekolah efektif dalam memperkuat literasi lisan siswa SMP Negeri 2 Lubuklinggau dan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif program pengembangan keterampilan berbahasa lisan di lingkungan sekolah.