Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KINERJA ALAT BOR FURUKAWA HCR 1200 TERHADAP PENCAPAIAN TARGET PRODUKSI BATU ANDESIT BULAN FEBRUARI DI PT BUKIT ASAM TBK Anggraini, Aprilia Astra; Ahmad Husni; Ridho Yovanda
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i4.5314

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menganalisis pengaruh kinerja alat bor HCR 1200 terhadap pencapaian target produksi batu andesit di area penambangan PT Bukit Asam Tbk. Penelitian ini dilakukan di Quarry Bukit Tapuan PT Bukit Asam Tbk., Tanjung Enim, Sumatera Selatan, dari 8 Januari hingga 8 Maret 2024, dengan alat penelitian berupa stopwatch, meteran, dan peralatan lainnya untuk mengukur produktivitas dan efisiensi alat bor. Perusahaan ini menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode open pit mining, tidak hanya menambang batubara tetapi juga memproduksi batu andesit yang penting untuk infrastruktur jalan tambang, pembangunan perkantoran, dan pengelolaan lingkungan. Efisiensi pemboran sangat mempengaruhi produksi, di mana peningkatan efisiensi kerja akan meningkatkan produksi secara otomatis. Faktor-faktor yang mempengaruhi penetrasi bor meliputi umur alat bor, jenis mata bor, tekanan, berat mata bor, dan kondisi medan. Hambatan seperti cuaca buruk, kerusakan alat berat, dan area pemboran yang tidak rata dapat memperlambat waktu edar alat bor. Penelitian dilakukan dengan metode analisis data kuantitatif, melibatkan data waktu pemboran, diameter dan kedalaman lubang bor, serta target produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis alat bor Furukawa HCR1200-DSIII belum sepenuhnya mendukung target produksi 39 lubang ledak per hari, meskipun memiliki efisiensi kerja 58,33% dan kemampuan mengebor 31-39 lubang ledak per hari. Kendala utama meliputi buruknya kondisi medan dan ketidakefisienan dalam penggunaan waktu kerja. Kata Kunci : Produksi, Alat bor HCR 1200, Batu Andesit, PT. Bukit Asam Tbk
EVALUASI REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA DI BANKO BARAT PT BUKIT ASAM TBK TANJUNG ENIM SUMATERA SELATAN Safitri, Titis Putri; Ahmad Husni; Ridho Yovanda
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i4.5429

Abstract

ABSTRAKKegiatan penambangan ini dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan seperti hilangnya vegetasi, sehingga harus dilakukan kegiatan reklamasi dengan tujuan untuk memperbaiki atau memulihkan kondisi lingkungan yang telah rusak dan mengembalikan vegetasi di lingkungan bekas penambangan. Keberhasilan reklamasi 50% ditentukan oleh kegiatan revegetasi, oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi pada pertumbuhan tanaman di area reklamasi Banko Barat id 17 PT Bukit Asam Tbk Tahun Tanam 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan reklamasi pada tambang batubara Pt bukit asam tbk tanjung enim di dapatkan nilai tingkat keberhasilan reklamasi sebesar 44% sehingga kegiatan reklamasi di PT Bukit Asam Tbk. tahun tanam 2021 belum dikatakan berhasil dan dapat diterima, sesuai dengan ketentuan Permenhut No P60 Tahun 2009 karena disesuaikan dengan data - data yang sudah diambil dilapangan .Kata Kunci : PT Bukit Asam Tbk., Reklamasi, Revegetasi, Keberhasilan Revegetasi. Kepustakaan : Tahun 1999-2020.
ANALISIS PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI PADA LAPISAN TANAH PENUTUP (OVERBURDEN) GUNA MENGOPTIMALISASI HASIL PELEDAKAN DI PIT TSBC PT BUKIT ASAM TBK TANJUNG ENIM SUMATERA SELATAN Anjeli Dwita; Ahmad Husni; Ridho Yovanda
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i6.5679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis beberapa aspek penting dalam kegiatanpeledakan di bidang pertambangan, khususnya di PT Pamapersada Nusantara, Pit TSBC Tambang Air Laya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat rancangan peledakan yang optimal, menganalisis distribusi fragmentasi hasil peledakan, serta mengevaluasi efektivitas peledakan berdasarkan hasil fragmentasi yang diperoleh. Metodologi penelitian melibatkan observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis data menggunakan perangkat lunak Wipfrag. Proses peledakan melibatkan beberapa tahapan, mulai dari persiapan hingga pengecekan pasca peledakan, serta penanganan misfire dan pembuatan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan peledakan yang diterapkan melibatkan bahan peledak utama seperti ANFO dan powergel, dengan pola peledakan yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Datageometri peledakan aktual diukur dan dibandingkan dengan data geometri rencana untuk mengevaluasi deviasi dan pengaruhnya terhadap hasil fragmentasi. Analisis distribusi fragmentasi menggunakan perangkat lunak Wipfrag menunjukkan efektivitas peledakan yang dilakukan.
Evaluasi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pengangkutan Overburden dari Front Penambangan Menuju Disposal di PT X Lahat Sumatera Selatan Sefi Aranda; Reni Arisanti; Ahmad Husni
Journal of Engineering and Applied Technology Vol 2 No 1 (2026): : June: Scripta Technica: Journal of Engineering and Applied Technology
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/41y7w230

Abstract

Overburden transportation constitutes a critical stage in open-pit mining operations, characterized by a high level of safety risk and a direct influence on production continuity. This study aims to evaluate the implementation of Occupational Safety and Health (OSH) in overburden hauling activities from the mining front to the disposal area at PT X, Lahat Regency, South Sumatra. The research employed a descriptive design integrating qualitative and quantitative approaches. Data were collected through field observations, interviews with relevant stakeholders, questionnaires administered to workers and heavy-equipment operators, and hazard identification alongside risk assessment using the Risk Assessment Matrix. The findings indicate that OSH implementation at PT X can be classified as satisfactory, as reflected in the high level of compliance with personal protective equipment usage, routine safety briefings, adequate safety signage, and active supervision by OSH personnel. Risk analysis shows that most hauling activities fall within low to moderate risk categories, although several hazards still require additional control measures. Overall, the OSH system in overburden transportation operates effectively; nevertheless, continuous evaluation remains essential to enhance operational safety and further reduce accident potential.
Evaluasi Sinkronisasi Alat Gali Muat dan Alat Angkut Pengupasan Overburden di PT XXY Yopan, Yopan; Ahmad Husni; Rodiyah Nursani
Journal of Engineering and Applied Technology Vol 2 No 1 (2026): : June: Scripta Technica: Journal of Engineering and Applied Technology
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/13vb1212

Abstract

This study evaluates the operational synchronization between loading and hauling equipment in overburden stripping activities at PT XXY, South Sumatra, using an empirical field-based approach conducted from April to June 2025. The system architecture consists of one excavator and several Off Highway Trucks operating within a single active mining front. Primary data were obtained through direct cycle time measurements of at least 30 representative cycles per unit, supported by secondary technical parameters including bucket capacity, swell factor, hauling distance, and effective working hours. Productivity analysis indicates an initial output of 367.81 BCM/hour with a match factor of 0.96, reflecting capacity imbalance and excavator waiting time. Simulation of fleet adjustment to eight hauling units increased productivity to 420.36 BCM/hour and improved system balance while reducing specific fuel consumption from 0.41 to 0.37 liter/BCM. Efficiency evaluation demonstrates that synchronization directly influences operational utilization, energy intensity, and production target achievement.