Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tingkat Livability pada Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di DKI Jakarta Gunandar, Calista Mutia; Wiranegara, Hanny Wahidin; Taki, Herika Muhammad
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 19, No 1 (2023): JPWK Volume 19 No. 1 March 2023
Publisher : Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v19i1.41231

Abstract

Penyediaan rusunami merupakan alternatif pemenuhan kebutuhan hunian di perkotaan dengan penduduk yang besar dan lahan yang terbatas. Hadirnya rusunami tidak lepas dari berbagai permasalahan yang ditinjau dari berbagai aspek dalam memenuhi kebutuhan bermukim. Keberhasilan dalam penyediaan rusunami dapat diukur dari tingkat livability. Akan tetapi, pengukuran livability masih dilakukan pada level kota sehingga tidak dapat mengukur realitas livabilitity pada level rusunami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat livability rusunami di DKI Jakarta. Dalam penelitian ini rusunami dikelompokan berdasarkan jumlah towernya menjadi tiga, yaitu klaster rusunami dengan jumlah tower sedikit (1-4 tower), klaster rusunami dengan jumlah tower sedang (5-12 tower), dan klaster rusunami dengan jumlah tower banyak (lebih dari 12 tower). Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode survey angket. Teknik analisis menggunakan second order confirmatory factor dan analisis skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat livability rusunami di DKI Jakarta pada tiga kasus secara bersama adalah sedang. Sementara berdasarkan per kasus, kelompok rusunami bertower banyak memiliki tingkat livability sedang, sedangkan rusunami bertower sedang dan bertower sedikit memiliki tingkat livability tinggi. Secara umum, indikator yang dianggap penting oleh penghuni rusunami berasal dari dimensi kemudahan dan dimensi kenyamanan. Dengan demikian, indikator tersebut perlu diperhatikan untuk meningkatkan livability rusunami di DKI Jakarta.
Efektivitas pembangkit listrik tenaga mikrohidro sebagai penyedia energi baru terbarukan berbasis komunitas: (Studi Kasus: PLTMH Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak dan PLTMH Kali Ombak, Kabupaten Maybrat, Papua Barat) Shofiyah, Ofi; Gunandar, Calista Mutia; Ariyanti, Vincensia Tasha Devi
Social, Ecology, Economy for Sustainable Development Goals Journal Vol. 1 No. 1: (July) 2023
Publisher : Institute for Advanced Science Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/seesdgj.v1i1.2023.260

Abstract

Indonesia is currently trying to achieve the number 7 sustainable development target in the energy sector through renewable energy. This is evidenced by achieving an electrification ratio of 99.20% in Indonesia, with one of Indonesia's renewable energy potentials in micro hydro to provide electricity in rural areas. This research will discuss the potential for providing micro-hydro power plants (PLTMH) outside Java, especially in West Papua Province. The research was conducted qualitatively, using a comparative study research method to compare research variables, namely the operational efficiency of the Anggi PLTMH in Anggi District, Arfak Mountains, West Papua, and the Kali Ombak PLTMH in South Mare District, Maybrat Regency, West Papua from an environmental aspect (analysis of electricity production from the PLTMH, carbon dioxide emissions resulting from the operation of the PLTMH, and a comparison of environmental impacts based on the type of environmental documents) and social aspects (reduction in the cost of community electricity due to the implementation of the PLTMH, the number of households channeled electricity, and the implementation of community involvement in the management of the PLTMH). The study results show that the Anggi PLTMH is more effective than the Kali Ombak PLTMH in providing micro-hydropower in terms of electricity production capacity, reduction of carbon dioxide emissions, and reduction of electricity costs. PLTMH Anggi can generate electricity of 108.9 kW, reduce carbon dioxide by 2.1693 tons of CO2, and save electricity costs of Rp 4,441,891.608, which is superior to PLTMH Kali Ombak. However, currently, there is still a need for development in the social field in the operation of PLTMH, both PLTMH Anggi and PLTMH Kali Ombak, in the form of community involvement because active community involvement has not yet been realized, both in the planning and maintenance stages of PLTMH and the socialization of environmental impacts based on the type of environmental documents to be able to manage the impact perspective. The community's negative attitude toward PLTMH activities.
Instrumen pencegahan pencemaran lingkungan akibat pestisida Theresia, Eliza Sinta; Alfiansyah, Harry; Ardikoesoema, Nurmansyah; Saputra, Yana Anjana; Gunandar, Calista Mutia
Journal of Character and Environment Vol. 1 No. 1: (July) 2023
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jocae.v1i1.2023.253

Abstract

Praktik penggunaan pestisida kimia oleh para petani di seluruh dunia yang berlebihan sudah terjadi sejak lama dan membuat bahayanya semakin parah untuk lingkungan. Telah banyak peneliti mengungkap bahwa penggunaan pestisida kimia akan berdampak pada lingkungan. Bahwa penggunaan pestisida kimia tidak efisien karena dari sejumlah pestisida kimia yang diaplikasikan, hanya satu persen yang tertuju pada sasaran. Salah satu jenis pestisida kimia yang umum digunakan di Indonesia sejak tahun 1950 adalah pestisida kimia yang berbahan dasar zat aktif karbofuran. Penelitian ini menggunakan sistem deskriptif literature review. Penelitian ini menemukan Kebijakan baru dalam peredaran pestisida kimia di Indonesia sangat diperlukan apabila ditinjau melalui kasus kerusakan lahan dan dampaknya bagi kesehatan. Kebijakan tersebut sifatnya harus adaptable agar dapat menyesuaikan perkembangan teknologi pertanian di masa depan.