Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI JUMLAH DEFECT PRODUK POLYBAG VACUUM INVENTORY PATRIES MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA PADA DEPARTEMENT BAG MAKING DI PT ILUVA GRAVURE INDUSTRI Winda Novianti; Rikzan Bachrul Ulum; Hendi Iskandar
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.439

Abstract

Iluva Gravure Industri adalah perusahaan pembuatan produk kemasan atau packaging Khususnya kemasan makanan, minuman dan pembersih pakaian. PT Iluva Gravure Industri untuk produk Polybag Vacuum Inventory Patries mengalami tingginya defect melebihi target perusahaan yaitu 10%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pengendalian kualitas saat ini terhadap defect pada produk polybag vacuum inventory patries di PT Iluva Gravure Industri, untuk mengetahui faktor – faktor penyebab defect produk packaging di PT Iluva Gravure Industri, memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi defect pada produk polybag vacuum inventory di PT Iluva Gravure Industri dengan metode six sigma. Defect yang sering terjadi di perusahaan yaitu defect sobek, bahan bergelombang, potongan tidak pas, lengket dan keriput. Metode yang digunakan adalah metode six sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) fungsinya untuk menurunkan nilai DPMO dan menaikan nilai sigma. Perbaikan yang harus dilaksanakan oleh PT Iluva Gravure Industri yaitu membuat Check Sheet, mengadakan training berkala untuk meningkatkan skill karyawan baru, mengadakan briefing mingguan, karyawan baru wajib didampingi oleh senior dan pemeriksaan perawatan pada mesin. Hasil penelitian yang di peroleh dengan menerapkan metode Six Sigma perusahaan mengalami penurunan DPMO dan naik nya nilai Sigma, dengan hasil sebelum adanya perbaikan 2.092, untuk nilai sigma 4,38 dan setelah adanya perbaikan untuk nilai DPMO 1.411 dan nilai sigma 4,49.
Peningkatan Kesehatan Mental Siswa SMK Melalui Pendekatan Linguistik dan Konseling Bahasa di SMK An Naas Binjai Rudi Purwana; Mariana Mariana; Asrul Asrul; Winda Novianti; Riani Baiduri Siregar; Heri Saputra
Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Februari : Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/inovasisosial.v2i1.1167

Abstract

Mental health issues among vocational high school (SMK) students are becoming increasingly concerning, affecting their academic performance and overall well-being. This study explores the role of linguistic approaches and language counseling in improving students' mental health at SMK An Naas Binjai. The research employs a qualitative method, incorporating interviews, observations, and document analysis to understand how language influences students’ emotional expression, stress management, and social interactions. Findings indicate that a structured linguistic approach, including expressive writing, guided discussions, and positive communication strategies, helps students articulate their emotions better and develop coping mechanisms. Additionally, language counseling, which integrates psychological support with effective communication techniques, enables students to express their feelings constructively, reducing anxiety and enhancing self-confidence. The study highlights the importance of integrating language-based mental health interventions into the school curriculum to create a supportive learning environment. This research suggests that teachers and counselors should be trained in linguistics-based counseling techniques to provide more effective emotional support. Schools should also incorporate structured language activities that encourage open communication and emotional resilience. The findings contribute to the growing discourse on educational psychology by emphasizing the intersection of language, counseling, and mental health in vocational education settings.
Optimalisasi Peran Posyandu dalam Pemberdayaan Masyarakat Terkait Kesehatan dan Kebidanan Purwana, Rudi; Putri Diah Pemiliana; Winda Novianti; Mariana
Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/pzn3vb23

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran Posyandu Melati 12 di Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, sebagai pusat pemberdayaan kesehatan dan kebidanan. Meskipun Posyandu memiliki potensi sebagai sumber informasi dan layanan kesehatan primer, perlu adanya upaya meningkatkan peranannya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kesehatan dan kebidanan. Metode yang diterapkan melibatkan penyusunan program pelatihan bagi kader Posyandu, penyuluhan masyarakat, dan pembentukan kolaborasi dengan pihak terkait. Hasil dari pengabdian ini mencakup peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu, serta kesadaran masyarakat terkait kesehatan dan kebidanan. Kolaborasi yang terjalin berhasil mengoptimalkan pelayanan Posyandu Melati 12 sebagai pusat informasi dan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat. Dampak positif dari pengabdian ini melibatkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam Posyandu Melati 12, perbaikan indikator kesehatan di Kelurahan Tanjung Sari, dan penguatan peran Posyandu dalam pemberdayaan kesehatan dan kebidanan. Simpulannya, pengabdian ini memberikan dampak positif yang signifikan, menjadikan Posyandu Melati 12 bukan hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil peningkatan pengetahuan kader Posyandu, kesadaran masyarakat, dan efektivitas kolaborasi dengan instansi kesehatan dan pemerintah desa. Dengan demikian, diharapkan bahwa Posyandu Melati 12 dapat terus menjadi motor penggerak perubahan positif dalam komunitasnya.