Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Prinsip Konsumsi Pangan Islami (Studi Kasus Perbandingan Mahasiswa Ekonomi Syariah dan Ekonomi Konvensional di Bogor) Hamidah, Siti Nazwa; Mulya, Nur Afni Novia; Lutfiyati, Sofia
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i2.11871

Abstract

Konsumsi pangan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Dalam Islam, konsumsi pangan diatur oleh prinsip-prinsip syariah yang bertujuan untuk menjaga kehalalan, keamanan, dan kesehatan pangan. Implementasi prinsip konsumsi pangan Islami dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari memilih pangan yang halal dan thayyib, hingga menghindari pemborosan dan konsumerisme. Implementasi prinsip konsumsi pangan Islami dapat memberikan berbagai manfaat, baik bagi individu, masyarakat, maupun lingkungan. Bagi individu, implementasi prinsip ini dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan. Bagi masyarakat, implementasi ini dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil dan makmur. Bagi lingkungan, implementasi ini dapat mengurangi dampak negatif konsumsi pangan terhadap lingkungan. Metodologi pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik studi pustaka dan kuesioner yang kami sebar di kalangan mahasiswa ekonomi konvensional dan ekonomi syariah yang ada di Bogor.  Tujuan kami melakukan penelitian ini agar dapat melihat perbandingan terkait penerapan prinsip konsumsi islami pada mahasiswa ekonomi syariah dan ekonomi konvensional di Bogor. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya baik mahasiswa ekonomi syariah maupun ekonomi konvensional sudah menerapkan beberapa prinsip konsumsi dalam islam.
Implementasi Qardh dan Qardhul Hasan dalam Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus BMT Kabandungan) Hamidah, Siti Nazwa; Mulya, Nur Afni Novia; Lutfiyati, Sofia; Ningrum, Widya Selvi Kusuma
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i3.12336

Abstract

Karena Islam adalah agama syumul, agama ini juga memperhatikan masalah ekonomi umat manusia, terutama kemiskinan dan kekurangan sumber pendapatan.. Permasalahan ini dapat diselesikan melalui berbagai mekanisme seperti zakat, sedekah, wakaf dan kaidah bantuan pinjaman. Dalam melakukan bisnisnya, BMT tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga melakukan tugas sosial untuk masyarakat. Ini dilakukan melalui akad qardh, qardhul hasan, atau pinjaman kebaikan, yang replacenya berasal dari zakat, infaq, sedekah, hibah, dan replace tambahan untuk kepentingan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi qardh dan qardhul hasan pada lembaga keuangan syariah. Studi kasus qardh dan qardhul hasan ini  berlangsung di BMT Kabandungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka dan observasi, penelitian ini menggunakan teknik analisis menggunakan informasi dari berbagai sumber. Dapat diketahui bahwa implementasi akad Qardh yang berada di BMT kabandungan bisa di alokasikan untuk apa saja sedangkan untuk qardhul hasan difokuskan untuk peminjaman dibidang kesehatan dan pendidikan.
Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah bagi Pelaku UMKM di Desa Cipicung Melalui Penyuluhan dan Konsultasi Zulfadilla, Siti Fauziah; Putri, Danis Anindita; Kanahaya, Deswita; Asyifa, Fatimah Nur; Sulifah, Fitrah; Budiman, Ichsan; Suci, Siti Nindi Wulan; Nurahma, Siti Selvia; Lutfiyati, Sofia; Amir, Fachrur Razi
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.21668

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cipicung terhadap konsep keuangan syariah serta keterbatasan akses terhadap pembiayaan formal. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui penyuluhan dan konsultasi bersama Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, penyuluhan interaktif, konsultasi, serta monitoring dan evaluasi, dengan instrumen berupa observasi dan wawancara untuk menilai perubahan sikap dan perilaku peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tingkat pemahaman pelaku UMKM. Secara kualitatif, peserta mengalami perubahan positif, antara lain kemampuan mencatat arus kas usaha, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta meningkatnya minat dalam menggunakan produk keuangan syariah. Dengan demikian, kegiatan ini dinilai berhasil dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah bagi UMKM di Desa Cipicung melalui kolaborasi dengan BPRS.