Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penggunaan Google Maps Sebagai Media Pemasaran Produk UMKM Kerupuk Desa Balongbsesuk Kecamatan Diwek Jombang Umam, Fatihul; Arrow Sakti Darren Leksono; Rina Novita Sari Indah; Nisa Umrotul Mila; Mokhamad To'ib; Choirun Ni'mah; Nurul Isnaini; Ervina Martiana; Gagas Erdi Saputro; Waras Harianto; Lantarno; Choirun Nisak; Muhammad Yayang Eka Kurniawan; Mohammad Efendi; Soviska Nur Aini; Miftakhul Jannah; Mochammad Saifur
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202404981000

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Olahan Kerupuk yang berada di Desa Balongbesuk Kecamatan Diwek memiliki potensi pasar yang tinggi. Mayoritas hasil dari olahan ini sebagian besar hanya dijual ke masyarakat setempat, pasar daerah. Hal ini dikarenakan karena belum adanya pengetahuan dan penyuluhan terkait dengan diversifikasi produk olahan hasil UMKM yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat bahwa pentingnya wawasan tentang digital marketing dan perluasan jangkauan pasar. Metode dari kegiatan ini adalah survey dan wawancara terkait kondisi dan kendala yang terjadi, kemudian dilakukan sosialisasi dan pendampingan terkait uapaya penggunaan Google Maps. Hasil dari kegiatan ini telah tercapai yaitu meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya potensi pasar dan digital marketing.
Transformasi Konflik Pasca Pemilihan Kepala Desa Ngudirejo Diwek Jombang Lantarno; Mukari; Tazid, Abu
Journal of Public Power Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jpp.v7i1.7101

Abstract

Konflik merupakan wilayah perebutan kekuasaan yang bertumpu pada kepentingan dan otoritas, sehingga konflik berpotensi melahirkan pertentangan antarindividu, kelompok dan golongan. Konflik erat kaitannya dengan kontestasi politik di berbagai hierarki, termasuk pemilihan kepala desa yang merupakan perebutan otoritas terkecil dalam hierarki namun memiliki implikasi besar dalam pembangunan nasional. Dinamika konflik dalam Pilkades juga terjadi di desa Ngudirejo, Diwek, Jombang dalam pelaksanaanya, terutama pada era kepala desa petahana dari 2007, 2013 dan 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumen, sedangkan penentuan informan dilakukan dengan teknik purposif. Hasil penelitian ditemukan dinamika konflik antara kepala desa dengan perangkat desa, yakni konflik berlanjut pasca pelaksanaan Pilkades dengan bentuk, renggangnya relasi sosial dari masyarakat, yang mengganggu relasi keluarga, kekerabatan, pertemanan, tetangga dan masyarakat; dan terjadinya transformasi konflik pada Pilkades 2019 yang bersumber pada rekonsiliasi kinerja optimal kepala desa sehingga muncul kepercayaan penuh dari masyarakat, sehingga Pilkades berlangsung damai tanpa konflik.
Transformasi Konflik Pasca Pemilihan Kepala Desa Ngudirejo Diwek Jombang Lantarno; Mukari; Tazid, Abu
Journal of Public Power Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jpp.v7i1.7101

Abstract

Konflik merupakan wilayah perebutan kekuasaan yang bertumpu pada kepentingan dan otoritas, sehingga konflik berpotensi melahirkan pertentangan antarindividu, kelompok dan golongan. Konflik erat kaitannya dengan kontestasi politik di berbagai hierarki, termasuk pemilihan kepala desa yang merupakan perebutan otoritas terkecil dalam hierarki namun memiliki implikasi besar dalam pembangunan nasional. Dinamika konflik dalam Pilkades juga terjadi di desa Ngudirejo, Diwek, Jombang dalam pelaksanaanya, terutama pada era kepala desa petahana dari 2007, 2013 dan 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumen, sedangkan penentuan informan dilakukan dengan teknik purposif. Hasil penelitian ditemukan dinamika konflik antara kepala desa dengan perangkat desa, yakni konflik berlanjut pasca pelaksanaan Pilkades dengan bentuk, renggangnya relasi sosial dari masyarakat, yang mengganggu relasi keluarga, kekerabatan, pertemanan, tetangga dan masyarakat; dan terjadinya transformasi konflik pada Pilkades 2019 yang bersumber pada rekonsiliasi kinerja optimal kepala desa sehingga muncul kepercayaan penuh dari masyarakat, sehingga Pilkades berlangsung damai tanpa konflik.