Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Gerakan Literasi Gemar Membaca Pada Anak dan Remaja di Taman Baca Anak Pertiwi Desa Gempolpading Pucuk Lamongan Mumtahana, Lusia; Siti Suwaibatul Aslamiyah; Salman Zahidi; Trista Febbrianti
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024041023000

Abstract

Membaca merupakan salah satu aktivitas yang penting dalam belajar. Melalui membaca berbagai ilmu pengetahuan dapat diperoleh dan kelak mengantarkan pada kesuksesan. Taman Baca Anak Pertiwi didirikan berdasarkan kegelisahan yang mandalam atas kenyataan bahwa kegemaran membaca pada masyarakat Indonesia masih sangat rendah termasuk di Desa Gempolpading Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan. Metode pelaksanaan dalam program pendampingan gerakan literasi ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap pasca kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah dengan mengatasi solusi: Kurangnya minat baca anak-anak, Belum bisa memanfaatkan taman baca sebagai ladang diskusi dan pengenalan literasi terhadap anak-anak, Kurangnya aktivitas yang produktif sebagai anak sekolahdan setelah pulang sekolah. Dengan pendampingan pentingnya literasi melalu program read aloud, membaca senyap, minggu mendongeng dan menulis cerita. Bekerjasama dengan karang taruna dan Lembaga Pendidikan setempat.
Pedagogi Islam dan Nilai-Nilai Humanis dalam Pendidikan Islam Kontemporer M. Zainuddin Alanshori; Siti Suwaibatul Aslamiyah; Salman Zahidi
Akademika Vol 19 No 1 (2025): Akademika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/adk.v19i1.2487

Abstract

The reconstruction of Islamic pedagogic concepts and the integration of humanistic values in contemporary Islamic education is a strategic response to global challenges such as spiritual crises, social pressures, and moral decadence. This research aims to explore how Islamic pedagogic concepts can be reconstructed with an approach to the humanistic values of Islamic education in the contemporary era? And what are the forms of integration of humanistic values in learning practices in Islamic educational institutions? The method used is Systematic Literature Review (SLR) This approach is also in accordance with the guidelines of Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and MetaAnalyses (PRISMA). The results of the study show that pedagogic approaches based on humanistic values, such as empathy, self-awareness, spirituality, and active participation, are able to present a learning space that is not only cognitive, but also touches the affective and moral dimensions of students. Thus, humanistic Islamic education is not only a bridge between tradition and modernity, but also a cultural and spiritual force in building a generation that is intelligent, moral, and ready to face the dynamics of the world wisely
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN FIQIH DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL DI PONDOK PESANTREN AL-IKHLASH SEDAYULAWAS BRONDONG LAMONGAN Aprilianto, Dwi; Salman Zahidi; Nurul Lailiyah Fibriyatul Mukarromah
Akademika Vol 19 No 2 (2025): Akademika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/adk.v19i2.2626

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pembelajaran fikih dalam meningkatkan kecerdasan spiritual di Pondok Pesantren Al-Ikhlash Sedayulawas Brondong Lamongan. Permasalahan yang sering ditemukan adalah santri seringkali memahami fikih hanya sebagai teori tanpa menginternalisasi nilai-nilai spiritualnya, sehingga ibadah hanya menjadi formalitas belaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan observasi, wawancara mendalam dengan Direktur Pondok, guru fikih, dan santri, serta dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran fikih dilakukan secara sistematis melalui tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan meliputi penyusunan Rencana Pembelajaran (RPP) yang komprehensif dan jadwal harian. Tahap pelaksanaan menggunakan berbagai metode seperti ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pembiasaan ibadah (salat berjamaah wajib, salat sunah, puasa wajib dan sunah) yang didukung oleh pengawasan ketat dari tim ibadah (IST) serta metode targhib dan tarhib. Tahap evaluasi meliputi tes lisan dan tertulis, ujian praktik, dan evaluasi kegiatan harian. Implementasi ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kecerdasan spiritual siswa, yang diidentifikasi melalui empat indikator utama: kesadaran beribadah, kualitas kesabaran, kecenderungan berbuat baik, dan empati yang kuat. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam menumbuhkan motivasi internal siswa untuk beribadah sunah dan disiplin dalam aspek-aspek minor salat wajib