Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN PEMERINTAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH PADA KANTOR KECAMATAN BESUK KABUPATEN PROBOLINGGO Ayyu Ainin Mustafidah; Evi Nur Azizah; Inas Islahatul Ummah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 02 (2025): MARET 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pengabdian ini bertempat di Kantor Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo. Tujuan dari laporan keuangan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai pemanfaatan dana yang disediakan untuk program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa di Kantor Kecamatan Besuk. Pengelolaan keuangan yang baik dan efisien menjadi hal krusial dalam memastikan kelangsungan program serta dampak positif bagi masyarakat yang menerima manfaat. Laporan ini mencantumkan detail mengenai pemasukan, pengeluaran, serta penilaian terhadap efektivitas penggunaan dana yang telah diberikan. Data yang disajikan diambil dari dokumentasi keuangan yang sah dan telah diaudit oleh pihak yang berwenang. Melalui laporan ini, diharapkan akan memberikan gambaran yang tepat mengenai distribusi dana, serta berkontribusi pada proses perencanaan dan perbaikan kualitas program pengabdian masyarakat di masa yang akan datang. Ada beberapa tahap dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu tahap perencanaan, tahap perizinan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan.
Implementasi Aplikasi Sakti Sebagai Upaya Efisiensi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Di Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo Filzah Qurratu ‘Aini; Intan Paramita; Amanda Patricia; Ayyu Ainin Mustafidah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.98

Abstract

Implementasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) di Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo bertujuan untuk peningkatan efisiensi serta akuntabilitas pada pengelolaan anggaran. Aplikasi ini sepenuhnya mengganti total sistem manual sebelumnya dengan modul anggaran terpadu, sehingga memfasilitasi pencatatan transaksi yang akurat serta pelaporan otomatis. Riset ini sepenuhnya memakai cara kualitatif deskriptif dengan teknik berupa wawancara, observasi, dan juga dokumentasi untuk menganalisis efektivitas aplikasi SAKTI. Temuan penelitian tersebut secara jelas mengindikasikan bahwa SAKTI telah sangat mempercepat proses perencanaan, pelaksanaan, dan juga pelaporan anggaran, mengurangi secara signifikan risiko kesalahan pencatatan, serta meningkatkan secara sangat substansial transparansi data keuangan. Selain itu, penggabungan SAKTI dengan Sistem Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (SPAN) sangat mempermudah proses pencairan dan pemeriksaan dana yang lebih cepat. Akan tetapi, penerapan hal tersebut masih menemui beragam hambatan yang cukup berarti. Kendala-kendala ini mencakup keterbatasan pada infrastruktur, kesiapan dari sumber daya manusia, serta resistensi terhadap perubahan itu sendiri. Oleh karena itu, guna mengoptimalkan kegunaan aplikasi ini, diperlukan penambahan pada kapasitas server, pelatihan untuk pengguna, serta perbaikan sistem yang lebih adaptif. Dengan demikian, SAKTI turut berperan serta dalam mewujudkan suatu sistem finansial yang jauh lebih efisien, transparan, dan akuntabel di lingkup Kemenag Kota Probolinggo.
Manajemen Sumber Daya Insani Dalam Mendukung Peningkatan Pelayanan Di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember Rizkiyatul Hasanah; Nazhifah Mildani Nuruddhuha; Arrum Maulidya; Ayyu Ainin Mustafidah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.172

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Manajemen Sumber Daya Insani (MSDI) dalam meningkatkan efektivitas pelayanan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember. Sebagai institusi yang bertanggung jawab atas pelayanan keagamaan, Kemenag Jember menghadapi tantangan dalam mengelola sumber daya manusia secara optimal guna meningkatkan profesionalisme dan efisiensi layanan publik. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi strategi MSDI yang diterapkan, termasuk perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan dalam pengelolaan pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi melalui sistem digital seperti Srikandi, Sipenari, Siskohat, Simpeg, dan e-Kinerja mampu mempercepat proses administrasi, meningkatkan transparansi, serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik. Namun, kendala seperti keterbatasan anggaran, kurangnya infrastruktur teknologi, serta kebutuhan peningkatan kompetensi pegawai masih menjadi tantangan yang harus diatasi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan pegawai, optimalisasi penggunaan teknologi, serta penguatan sistem evaluasi kinerja untuk memastikan MSDI dapat diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan. Kesimpulannya, pengelolaan sumber daya insani yang efektif dan berbasis teknologi menjadi faktor utama dalam mewujudkan layanan publik yang profesional, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Peran Sistem Informasi Akuntansi Dalam Efektivitas Pelaksanaan Pencatatan Anggaran Infrastruktur Desa (Infrades) Di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Jember Ayyu Ainin Mustafidah; Ismi Nuvita Wulandari; Khusnul khotimah P.W
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran sistem informasi akuntansi dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan pencatatan anggaran infrastruktur desa (Infrades) di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Jember. Fokus utama penelitian ini adalah di DPUBMSDA Kabupaten Jember, terutama dibidang infrastruktur. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini berusaha menjawab berbagai pertanyaan terkait topik yang sedang dieksplorasi. Hasil dari penelitian ini memberikan sejumlah penjelasan mengenai penerapan sistem informasi akuntansi serta kualitas data yang diperoleh di DPUBMSDA terutama pada bagian bidang infrastruktur desa.Implementasi sistem informasi menjadi sangat penting dalam proses pencatatan anggaran infrastruktur desa, karena dapat menyediakan solusi dan meminimalisir permasalahan sekaligus meningkatkan kualitas data. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) menawarkan solusi yang komprehensif untuk mengatasi berbagai tantangan dalam pencatatan anggaran infrastruktur desa. Meskipun terdapat keterlambatan dalam penerapannya, sistem ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam menyediakan informasi yang tepat waktu dan akurat. SIA sangat berfungsi sebagai alat dalam pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, dan penyajian informasi akuntansi, sehingga menjadikannya relevan dan berguna untuk pengambilan keputusan di instansi pemerintah.
Strategi Perusahaan PT Kereta Api Indonesia (PERSERO) Dalam Meningkatkan Pelayanan Jasa Transportasi Kereta Dila Ayu Lestari; Ayyu Ainin Mustafidah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 2 (2024): GJMI - FEBRUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i2.315

Abstract

Strategi merupakan rencana jangka panjang yang dibuat oleh suatu organisasi atau perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam lingkungan bisnisnya. Strategi perusahaan merinci langkah-langkah yang harus diambil oleh perusahaan untuk mengelola risiko, mempertahankan keunggulan kompetitif, dan terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diterapkan PT. KAI DAOP IX Jember dalam peningkatan kualitas pelayanan jasa transportasi kereta api, serta mengetahui apa faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan strategi peningkatan kualitas pelayanan PT KAI DAOP IX Jember. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah melakukan analisa SWOT yang baik terdiri dari kekuatan pasar, kelemahan dari perusahaan ini, peluang dari adanya produk perkeretaan, dan terakhir ancaman yang terjadi. Selain itu peneliti sudah menelaah lebih lanjut terkait kesediaan untuk bekerja di pemerintahan saat ini baik itu karyawan tetap maupun kontrak. Selama Perusahaan berdiri sudah ada perluasan penawaran layanan dibandingkan tahun sebelumnya menjadi hal biasa dengan mengurangi jumlah keberatan dari pelanggan yang menggunakan layanan tersebut. Hal yang terpenting ada upaya yang cukup besar dari pihak manajemen untuk memecahkan masalah dalam melayani perkeretaapian.
Pemanfaatan Barcode Scanner Pada Peningkatan Pelayanan Dan Kepuasan Masyarakat Di Kecamatan Trowulan Nur Rhofikhotul Azizah; Fina Dwi Nur Laili; Ayyu Ainin Mustafidah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 2 No. 1 (2024): JIMNU - MARET
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v2i1.265

Abstract

Pelayanan masyarakat kian menjadi perhatian pemerintah, sehingga pemerintah terus berusaha membuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Seperti halnya yang terjadi di kantor kecamatan  Trowulan hingga saat ini pemerintah terus berusaha dan bekerja sama dengan para staff untuk mencapai tujuan tersebut. kebijakan yang diberlakukan di kantor kecamtan Trowulan ialah pemberlakuan survey kepuasan masyarakat melalui media scan barcode. Studi ini memanfaatkan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana informasi seputar isu yang dibahas dianalisis melalui teknik wawancara. Data yang dikumpulkan dengan observasi dan wawancara kepada staff Kantor Kecamatan Trowulan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengenalkan secara luas terkait survei masyarakat menggunakan scan barcode, sehingga masyarakat dapat mendapatkan pelayanan secara maksimal.
PROSEDUR PELAPORAN DAN PERHITUNGAN DALAM PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) ATAS BARANG/JASA KENA PAJAK DI PT. KAI (PERSERO) DAOP 9 JEMBER Alan Dorit Andila; Lutfiyanto; Mohammad Ainur Ridho; Ayyu Ainin Mustafidah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 02 (2024): MARET 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan pajak yang dikenakan atas penjualan barang dan jasa serta impor barang oleh pengusaha, termasuk PT. KAI (Persero) DAOP 9 Jember sebagai salah satu perusahaan yang beroperasi dalam sektor transportasi. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuan dari hasil pengabdian ini adalah untuk menganalisis dan menggambarkan prosedur yang diterapkan dalam pelaporan dan perhitungan Pajak Pertambahan Nilai di PT. KAI (Persero) DAOP 9 Jember. Serta untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana perusahaan tersebut mengelola aspek perpajakan dalam aktivitas operasionalnya. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasi prosedur tersebut, termasuk kompleksitas regulasi perpajakan, perubahan kebijakan, dan perluasan cakupan operasional perusahaan.
Model Pengelolaan Zakat Di Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sidogiri Cabang Bondowoso Armawi Armawi; Ayyu Ainin Mustafidah
IJIEF: Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 6 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : Department of Islamic Economics, Postgraduate Program, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijief.v6i1.852

Abstract

Zakat dapat berfungsi sebagai salah satu sumber dana sosial-ekonomi bagi umat Islam. Artinya pendayagunaan zakat yang dikelola oleh Badan Amil Zakat tidak hanya terbatas pada kegiatan- kegiatan tertentu saja yang berdasarkan pada orientasi konvensional, tetapi dapat pula dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan ekonomi umat, seperti dalam program pengentasan kemiskinan dan pengangguran dengan memberikan zakat produktif kepada mereka yang memerlukan sebagai modal usaha. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagaimana Model Pengelolaan Zakat di LAZ Sidogiri Cabang Bondowoso?. Setelah diketahui fokus dari penelitian ini, maka tujuan dari penelitian ini adalah : Untuk mengetahui dan mendeskripsikan Model Pengelolaan Zakat di LAZ Sidogiri Cabang Bondowoso. Pengelolaan zakat yang dilakukan pada LAZ Sidogiri meliputi perencanaan, pengumpulan zakat, penyaluran zakat, pelaporan zakat. Perencanaan pengelolaan zakat di LAZ Sidogiri cabang Bondowoso berdasarkan rencana yang telah dibuat secara Nasional oleh LAZ Sidogiri pusat dalam rapat kerja tahunan, salah satunya sentralisasi pengelolaan dana zakat dengan sistemik dari cabang Bondowoso ke pusat. Pengumpulan zakat, terkait proses pengumpulan dana zakat, LAZ Sidogiri sementara menggunakan sistem jemput dari rumah ke rumah, perkantoran, dan perusahaan. Pengumpulan dana zakat ini dimaksudkan untuk mensejahterakan ummat dan mengingatkan akan kewajiban para Muzakki. Penyaluran, LAZ Sidogiri di dalam menyalurkan dana zakat yang diperoleh dari para muzakki, mekanisme penyalurannya juga secara produktif dan konsumtif. Adapun bentuk penyaluran zakat produktif yang dilakukan oleh LAZ Sidogiri adalah dengan cara memberikan bantuan modal usaha kepada para mustahik. Penyaluran zakat konsumtif, bentuk penyaluran secara konsumtif di LAZ Sidogiri diantaranya ialah melalui pemberian beras secara langsung, penyaluran zakat fitarah, dll. Pelaporan pengumpulan zakat di LAZ Sidogiri cabang Bondowoso mutlak menggunakan konsep Vertical Accountability yaitu hanya mempertanggung jawabkan semua pelaporan kepada LAZ Sidogiri pusat. Sedangkan LAZ Sidogiri pusat akan melaporkan pengelolaan dana zakatnya kepada publik. Yang dalam hal ini dikenal dengan Horizontal Accountability, yaitu pertanggungjawaban kepada pihak masyarakat luas atas pengelolaan dana.
Strategi Pengelolaan Zakat Dalam Pemberdayaan Mustahiq Di BAZNAS Kabupaten Lumajang Aziz Abdillah; Ayyu Ainin Mustafidah
IJIEF: Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2021): Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : Department of Islamic Economics, Postgraduate Program, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijief.v4i2.871

Abstract

Zakat memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat. Manfaat zakat dapat dirasakan apabila zakat dikelola dengan baik. Sementara itu, pengelolaan zakat di Indonesia masih kurang efektif, masyarakat cenderung membayarkannya langsung kepada mustahiq, seolah-olah masyarakat belum percaya sepenuhnya kepada lembaga pengelola zakat. Oleh sebab itu, untuk mengetahui peran dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Lumajang dalam pemberdayaan mustahiq. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana strategi Pengelolaan Zakat dalam pemberdayaan mustahiq di BAZNAS kabupaten Lumajang ?. 2). Apa saja kendala pengelolaan zakat di BAZNAS kabupaten Lumajang dalam pemberdayaan mustahiq ? Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: 1) Strategi pengelolaan zakat dalam pemberdayaan mustahiq di BAZNAS kabupaten Lumajang. 2) Kendala-kendala pengelolaan zakat dalam pemberdayaan mustahiq di BAZNAS Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan teknik puposive sampling dan Analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan strategi pengelolaan zakat dengan prinsip good governance: 1). Transparanasi. Memberikan laporan secara transparan kepada publik melalui website atau media elektronik lainnya dan melalui media cetak berupa majalah. 2). Akuntabilitas. Seberapa jauh penyaluran dana ini sesuai dengan target, sasaran, program dan tersampaikan kepada mustahiq untuk tetap menjaga kepercayaan publik. 3). Responsibilitas. Respon cepat untuk menyelesaikan kendala-kendala dan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat, BAZNAS hadir dengan cepat dan segera dalam menyelesaikan permasalahan umat. 4). Independensi. Tidak terikat dengan pihak-pihak lain yang mempengaruhi atau ikut campur tangan terhadap pengelolaan zakat. 5). Kesetaraan & Kewajaran. Setara dengan lembaga amil zakat lainnya yang didirikan oleh masyarakat dalam lingkup internal, dan setara dengan lembaga-lembaga kepemerintahan dalam lingkup eksternal. Temuan kendala –kendala yang dihadapi: 1). Kurangnya kepercayaan masyarakat. 2). Kurangnya peran serta ulama untuk memberikan dukungan. 3). Masyarakat belum mengenal BAZNAS lebih dekat. 4) Belum adanya Perda yang mengatur tentang zakat harus disalurkan kepada lembaga pengelola. 5). Kurangnya kesadaran masyarakat.
Pendayagunaan Zakat Untuk Sanitasi Dalam Perspektif Maqasid As-Syari’ah Di BAZNAS Jember Halili Halili; Ayyu Ainin Mustafidah
IJIEF: Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 5 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : Department of Islamic Economics, Postgraduate Program, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijief.v5i1.894

Abstract

Di Indonesia masih banyak beberapa daerah yang masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses air bersih yang dapat langsung untuk dikonsumsi dan fasilitas sanitasi yang menjamin kesehatan mereka, yang dampaknya dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti diare yang diakibatkan oleh kekurangan air dan tercemarnya air. Salah satu cara untuk memberantas problem tersebut ialah dengan memanfaatkan dana zakat atau pendayagunaan zakat. Hal ini yang mendorong BAZNAS Jember untuk berinisiatif untuk menyalurkan dana zakatnya dalam bentuk pembangunan atau renovasi fasilitas-fasilitas sanitasi. BAZNAS Jember memiliki program-program terutama program kesehatan terutama yang berkaitan dengan pembangunan fasilitas. Sementara umat manusia dalam perkembanganya bersifat dinamis, baik dalam hal pola fikirnya atau cara pandangnya terhadap hukum islam. Disini menjadi penting tinjaun Maqasid as-Syariah dalam pendayagunaan zakat untuk sanitasi melihat di dalam al-Quram dan as-Sunnah tidak ada yang mengarah kepada zakat untuk sanitasi lebih spesifik kepada delapan golongan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Mengetahui apa itu sanitasi dan fungsinya. 2). Mengetahui bagaimana pendayagunaan zakat untuk sanitasi di BAZNAS Jember. 3). Mengetahui bagaimana pandangan Maqasid As-Syari’ah terhadap pendayagunaan zakat untuk sanitasi. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian kualitatif, sehingga data yang dihasilkan berupa data deskriptif yaitu berupa kata-kata tertulis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Maqasid As-Syari’ah. Data-data diperoleh dengan wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisa dengan menggunakan analisis deskriptif, yang mengacu pada analisis data secara induktif. Dari hasil analisis tersebut diperoleh bahwa bentuk pendayagunaan zakat untuk sanitasi dilakukan dengan tiga tahap: 1). Sosialisasi 2). Memfasilitasi pelayanan zakat 3). Implementasi. Pendayagunaan zakat untuk sanitasi ternyata ikut membantu memperbaiki perekonomian mustahik, dan maslahat yang dihasilkan terasa lebih lama dan kontinu dari pada pendistribusian secara konsumtif sekaligus pemanfaatan yang lebih merata terhadap kaum muslim utamanya. Dalam artian ketika kebutuhan pokok seperti makan serta memiliki tempat tinggal yang layak telah terpenuhi, namun aktivitas ekonomi terhambat dikarenakan akses sanitasi yang ada tidak memadai, maka sanitasi yang pada awalnya bersifat hajiyat (حاجية) atau bahkan tahsiniyat (تحسنية) bisa naik tingkatan menjadi dharury (ضرورية). Sehingga, konsep dharury (ضرورية), hajiyat (حاجية) dan tahsiniyat (تحسنية) tidak berlaku dalam hirarkinya. Namun, bersifat saling melengkapi dan bergantian dalam satu kasus parsial. Di samping maslahat individu mustahik (maslahah khāssah), pendayagunaan zakat untuk sanitasi juga ikut berpartisipasi dalam pembangunan negara dalam bidang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat umum (mashlahat āmmah). Karena salah satu indikasi sebuah negara sejahtera adalah tercukupi kebutuhan pokok warganya, akses sarana dan prasarana yang baik serta pertumbuhan perekonomian yang baik dan sejahtera.