Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Esham, the Origin of Sukuk for Facing the Crisis: Historical Experience Khairunnisa Musari
IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10 No 1 (2021): April
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.237 KB) | DOI: 10.36835/iqtishoduna.v10i1.945

Abstract

Pandemic brings a crisis. This makes world leaders have to work hard and smartly in managing state budgets. During the heyday of Islam, Muslims also faced crises. Given that time the power of Islam mastered many areas of the world, it can be assumed that the crisis that occurred in the past was a global crisis as it is happening today. The difference is the crisis that occurred at the time because of losing the war. This paper tries to describe the historical experience of the esham, one of the fiscal instruments in the Islamic world that helped the Ottoman Empire overcome the crisis. Esham has mobilized low-cost funds from the public in a relatively concise time. Esham served as a better choice than looking for foreign debt. As the origin of sukuk, esham has simpler structure so that can be used as an alternative to sukuk with a lower cost. To deal with a crisis, esham may intervene in the economy. Esham funds to the real sector in turn will help the government drive the economy as well as control prices in the market for goods and services. Therefore, esham has the potential in facing the crisis.
Reviving Zakat for Micro-Financing and Socio-Economic Development in Algeria Fatima Sayah; Khairunnisa Musari
International Journal of Zakat Vol 6 No 3 (2021): International Journal of Zakat
Publisher : Center of Strategic Studies (PUSKAS) BAZNAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37706/ijaz.v6i3.356

Abstract

Algeria has managed zakat for wealth distribution and project financing by managing and investing the zakat funds as microfinance to create jobs, reduce unemployment and poverty as well as contribute to financing the local development and encouraging investments by providing financial aids and good loan in financing micro-enterprises through qard el-hassan. Although the qard el-hassan program was freezed in 2014, qard el-hassan is slowly but surely has demonstrated its ability as an Islamic solution to achieve its social and economic goals in Algeria by managing the zakat fund as a financing source. By using descriptive statistics as analytical tool, this paper attends to describe: (1) Facts and figures of zakat in Algeria and (2) The role of zakat for financing through qard el-hassan and socio-economic development in Algeria. Overall, this paper encourages the government of Muslim countries to optimize the zakat fund as a financing source through qard el-hassan and/or another productive contract to face the socio-economic financing problem. Moreover, for the Government of Algeria, allocating zakat funds into qard el-hassan has to be considered to be revived to continue the impact of the Algerian zakat fund on the Algerian socio-economic development.
Strategi Pemasaran Pembiayaan KUR Syariah pada Bank Syariah Muhammad Sahrul; Esti Anisa Pratiwi; Ayu Suryaningsih; Khairunnisa Musari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 4 (2023): JPMI - Agustus 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1342

Abstract

Kredit usaha rakyat (KUR) berskema syariah kini telah dapat diakses pada perbankan syariah. Sebagaimana pada perbankan konvensional, Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai pemain utama KUR Syariah juga dituntut untuk berhati-hati dalam mengelola dana KUR agar tidak terjadi pembiayaan macet. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), dengan mengambil studi kasus BSI Kantor Cabang Pembantu Lumajang Imam Bonjol, studi ini ingin mengetahui strategi BSI dalam memasarkan KUR Syariah kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Terdapat dua strategi pemasaran, yaitu secara tradisional dan online, yang keduanya sama-sama menerapkan 5C, yaitu Character, Capacity, Capital Condition of Economy, dan Collateral, untuk menilai kelayakan nasabah mengakses KUR. Dengan menggunakan alat analisis Strenght, Weakness, Opportunities, Threats (SWOT), studi ini menemukan kekuatan dan hambatan yang dimiliki BSI lebih besar daripada kelemahan dan peluang. Rendahnya literasi keuangan syariah menjadi penyebab utama. Studi ini penting untuk dilakukan mengingat KUR adalah program tahunan pemerintah yang populer dan BSI adalah bank syariah terbesar di Indonesia. Terlebih pasca serangan siber terhadap sistem teknologi BSI, hambatan yang dihadapi BSI semakin besar untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Keterlibatan akademisi dan mahasiswa sebagai unsur perguruan tinggi dalam kegiatan kolaboratif berbasis PAR dapat menjadi alternatif solusi untuk mereduksi hambatan melalui peningkatan literasi keuangan syariah.
COOPERATIVE SUKUK, A LOCAL WISDOM OF ISLAM NUSANTARA Musari
Al'Adalah Vol. 19 No. 1 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu konsep kelembagaan ekonomi dan keuangan Islam yang berkembang saat ini adalah sukuk. Sebagai sebuah instrumen pembiayaan, sukuk merupakan alternatif yang lebih baik daripada utang karena adanya unsurunsur kerjasama investasi, berbagi risiko, dan keterlibatan aset atau proyek nyata sebagai dasar penerbitannya. Di Indonesia, sukuk telah diimplementasikan oleh koperasi Gabungan Kelompok Tani untuk membiayai modal kerja petani di sektor riil. Hal ini menjadi penting untuk dikaji karena industri keuangan syariah global umumnya tidak mengenal sukuk pada level lembaga keuangan mikro. Selain itu, kebanyakan aplikasi sukuk selama ini lebih mengalirkan dana kepada sektor keuangan. Hal ini membuktikan keberadaan keuangan Islam sebagai kearifan lokal Islam Nusantara tercermin dari penerbitan sukuk untuk keuangan mikro. Melalui wawancara dengan koperasi Gabungan Kelompok Tani sebagai penerbit sukuk dan melakukan kajian literatur, studi berbasis web, dan mempelajari pengalaman organisasi terkait sukuk wakaf dan bisnis komoditas, studi ini bermaksud untuk memperkenalkan sukuk koperasi untuk keuangan mikro di Indonesia dan mengusulkan model-model bagi koperasi untuk dapat membiayai modal kerja petani. Secara keseluruhan, makalah ini memiliki misi untuk mendorong temuantemuan kearifan lokal Islam Nusantara untuk dapat menjadi studi empiris yang memperkaya pengetahuan tentang ekonomi dan keuangan Islam.
The role of circular economy in supporting sustainable development goals (SDGs) in Indonesia from an Islamic economic perspective Ni’mah, Iffatun; Rokhim, Abdul; Musari, Khairunnisa
Journal of Islamic Economics Lariba Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jielariba.vol10.iss1.art22

Abstract

IntroductionHuman life is currently in a critical situation regarding environmental awareness. Discussions on sustainable development have become a key topic in building sustainable SDGs to achieve environmental preservation. Sustainable development is a crucial benchmark of environmental conservation.ObjectivesThis study aims to explain how the use of circular economy strategies can achieve sustainable development goals in line with the SDGs from an Islamic economic perspective.MethodThis study employed a qualitative literature review method. Secondary data sources, such as books, scientific journals, and previous articles, form the basis for analyzing various issues related to circular economy strategies and sustainable development.ResultsThe findings indicate that the circular economy plays an important role in supporting sustainable development goals in Indonesia, particularly in achieving SDG goal number 8, which aims for sustainable, inclusive economic growth and the creation of decent work for all. Additionally, the circular economy is closely related to achieving SDG goal number 12, which ensures sustainable consumption and production patterns. Islamic economics plays a crucial role in supporting the implementation of SDGs in Indonesia by involving various products and ecosystems, including Sharia-compliant financial products, halal food and beverages, Islamic entrepreneurs, and the circular economy related to resource utilization.ImplicationsThe results highlight the importance of the circular economy as a strategic approach for addressing environmental challenges and achieving long-term sustainability. The integration of Islamic economic principles offers a robust framework to promote ethical and responsible resource management.Originality/NoveltyThis study provides a unique perspective by combining the concepts of circular economy and Islamic economics to explore their combined impact on achieving sustainable development goals. This contributes to a broader understanding of how cultural and religious principles can enhance sustainability.
Strategi Pengembangan Wisata Rembangan: Optimalisasi Wahana ATV Untuk Menarik Minat Gen Z Fuad, Mohamad Zakaria Husni; Azzain, Abdullah Faqih; Rohim, Muhammad Abdur; Musari, Khairunnisa
Jurnal Kajian Pariwisata Dan Perhotelan Vol. 2 No. 03 (2025): Januari-April 2025
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jkph.v2i03.2427

Abstract

Rembangan Tourism is one of the tourist destinations in Jember Regency which offers various facilities such as hotels, restaurants and swimming pools. However, the number of visits from young people, especially Gen Z, is still relatively low. To overcome this problem, the management added ATV rides to attract the interest of the younger generation. From a sharia economic perspective, tourism development must pay attention to the principles of justice, benefit and sustainability. This research aims to analyze the effectiveness of ATV rides in increasing the interest of Gen Z and evaluate their management based on sharia economic principles. The method used in this research is a qualitative approach with direct observation, interviews with managers and visitors, and secondary data analysis. The research results show that ATV rides have great potential to attract Gen Z, especially if combined with digital marketing strategies based on halal tourism and sharia values. Apart from that, Rembangan tourism also needs to consider sustainability aspects in its management so that it remains in line with sharia economic principles and can provide long-term benefits for the surrounding community.
Produktivitas Mesin Roasting Kopi Di Perumda Perkebunan Kahyangan Jember: Analisis Etika Bisnis Islam Khairunnisa Musari; Mohammad Halil Hakiki; Moh. Rizky Abadi; Diki Hendrianto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.163

Abstract

Indonesia merupakan salah satu produsen kopi robusta terkemuka di dunia. Salah satu produsen kopi robusta adalah Pemerintah Kabupaten Jember melalui badan usahanya, yaitu Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas penggunaan mesin roasting kopi dalam meningkatkan efisiensi produksi perusahaan dari sudut pandang ekonomi dan etika bisnis Islam. Selain menyerukan keadilan, kejujuran, dan akuntabilitas dalam menjalankan usaha, ekonomi dan etika bisnis Islam juga mengusung prinsip yang mengedepankan mizan (universal balance) dan melarang perilaku israf (zero-waste) serta tabzir (zero-extravagances). Dengan pendekatan metode Service-Learning (SL), di mana pembelajaran dipadukan dengan keterlibatan nyata dalam proses produksi, data penelitian ini dikumpulan melalui observasi langsung, wawancara dengan produsen (operator dan manajemen perusahaan) serta pencatatan catatan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin roasting berkapasitas 60 kg/proses dapat menghasilkan kopi robusta dengan rendemen 81%, dengan menggunakan suhu optimal 160°C selama 30 menit. Namun, 40 liter bahan bakar diesel per proses masih perlu diminimalkan guna efisiensi energi dan mengurangi dampak negatif pada lingkungan. Penelitian ini merekomendasi Perusahaan untuk selektif memilih mesin roasting dengan teknologi yang ramah lingkungan dengan tetap mengedepankan produktivitas, melakukan pengelolaan limbah, serta menerapkan model sirkularitas 19Rs.
Dampak Digitalisasi Layanan E-Samsat Dalam Meningkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor Di Kabupaten Jember Mohammad Aldi Eka Putra; Muhammad Rizki Hafianto Putra; Nalurita Emylia; Khairunnisa Musari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.170

Abstract

Pada era transformasi digital pelayanan dituntut serba cepat dan bisa mencakup semua pihak. Digitalisasi layanan publik menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administratif, termasuk dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi layanan Electronic - Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (E-Samsat) dalam meningkatkan kepatuhan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Jember dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, partisipasi langsung, dan analisis dokumen dari berbagai sumber. Temuan penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan E-Samsat memberikan dampak positif terhadap kepatuhan Wajib Pajak (WP) dengan meningkatkan kemudahan akses, efisiensi waktu, serta transparansi dalam proses pembayaran pajak. Namun, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan literasi digital di kalangan wajib pajak, kendala teknis dalam sistem pembayaran, serta kurangnya sosialisasi terkait manfaat dan prosedur layanan E-Samsat. Untuk itu, optimalisasi layanan digital ini perlu didukung dengan peningkatan infrastruktur teknologi, sosialisasi yang lebih kepada masyarakat, serta penyediaan layanan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam penggunaan sistem. Hasil penelitian pengabdian masyarakat ini diharapkan memberikan wawasan empiris mengenai efektivitas digitalisasi dalam sistem perpajakan daerah serta memberikan rekomendasi bagi pengambil kebijakan dan penyelenggara digitalisasi dalam meningkatkan kepatuhan WP, utamanya dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB), melalui transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Promoting Qarḍ al-Ḥasan in Nanofinance to Counter The Moneylender in Southeast Asia Musari, Khairunnisa
Studia Islamika Vol. 26 No. 1 (2019): Studia Islamika
Publisher : Center for Study of Islam and Society (PPIM) Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sdi.v26i1.5990

Abstract

Moneylending is a real humanitarian problem in Asian countries, including in Southeast Asia. This study examines moneylending activities in this region, where poor people become a target. An emergency need forces them to seek out a moneylender. This paper argues that nanofinance may address the microfinance gap to counter the moneylender. Despite the existence of nanofinance, it has not obtained as much attention as microfinance. However, nanofinance activities have run in some Asian countries to help the poor. By interviewing some informants in Indonesia, Vietnam, and Cambodia, and then reviewing the empirical study and context in Malaysia, Thailand and Brunei, this paper intends to: (1) Describe the practice of moneylending in Indonesia, Vietnam, Cambodia, Malaysia, Thailand and Brunei; (2) Describe the nanofinance practice in Indonesia and Thailand; (3) Promote qarḍ al-ḥasan as the philanthropy contract of (Islamic) nanofinance.
Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Siklus Penggajian Pegawai ASN dan Non ASN Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Jember Khairunnisa Musari; Mohamad Yunus; Febri Sholeh Hamsyah; Mohammad Alung Prayogi
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 2 (2024): GJMI - FEBRUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i2.342

Abstract

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jember merupakan instansi pemerintah yang menjadi pusat literasi masyarakat. Tim pengabdian berinisiatif untuk membantu dalam menyiapkan informasi yang dapat diakses oleh publik tentang siklus penggajian pegawai ASN dan non ASN. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode service learning dengan merefleksikan mata kuliah dengan permasalahan di lokasi pengabdian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Target pengabdian yang dilakukan adalah untuk memberikan informasi tentang siklus penggajian pegawai ASN dan non ASN di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jember.