Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN ENDOCARP SAWIT UNTUK STABILISASI TANAH LUNAK PEATLAND Misnawati; Marlia Adriana; Norminawati Dewi; Suhaimi
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v9i1.120

Abstract

During this use Endocarp mostly produced by the oil palm plantation industry. Research is done by mixing Endocarp oil palm that has been sun-dried with maximum dry conditions along with soft clay soil with a content of Endocarp 4%, 6%, and 8%. The sample used in this study is a samples undisturbed , and samples disturbed prepared in the laboratory by mixing clay and Endocarp with a variation of the mixture used is 4%, 6%, and 8% from one bag of clay weighing 2 kg. There is a mix Endocarp the following results were obtained: equal to 1.37 gram/cm3 with a water content of 24.72% (original soil). The CBR value of the mixture Endocarp this study 4%, 6%, 8% obtained the result that the CBR value is mixed Endocarp 4% has the greatest CBR value, which is equal to 7.99% (Unsocked) and 6.69% (socked). The UCT value of the soil will increase in the presence of a mixture Endocarp until mixed Endocarp added by 4% and the UCT value will decrease after the mixture Endocarp above 8% fiber content, maximum UCT value is produced in the mixture Endocarp 4% with a qu value of 0.9295 kg/cm2. The value of the soil shear resistance (su) on the test Vane Shear Test continued to improvement in the mixture Endocarp as much as 4% worth 92 kPa (25 blow condition).
TEKNOLOGI KONSTRUKSI PADA LAHAN RAWA DI KALIMANTAN SELATAN: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Muhammad Rizan Adam; Budi Kurniawan; Norminawati Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan Selatan memiliki lahan rawa seluas 2,5 juta hektar, mencakup 66% dari total wilayah, yang menimbulkan tantangan kompleks dalam pembangunan infrastruktur. Karakteristik tanah rawa yang memiliki daya dukung rendah, kadar air tinggi, dan kompresibilitas besar memerlukan pendekatan konstruksi yang khusus dan adaptif. Penelitian ini menganalisis perkembangan teknologi konstruksi di lahan rawa Kalimantan Selatan melalui tinjauan literatur sistematis terhadap 45 publikasi terpilih dari berbagai database. Analisis kualitatif difokuskan pada inovasi dalam teknologi pondasi, stabilisasi tanah, dan penggunaan material konstruksi. Hasil menunjukkan bahwa teknologi preloading dengan Prefabricated Vertical Drain (PVD) mampu mengurangi penurunan tanah hingga 60% dan mempercepat konsolidasi 4,2 kali lipat. Pondasi tiang pancang beton prategang berdiameter 40–60 cm dan kedalaman 25–40 meter dapat menahan beban hingga 280 ton per tiang. Geotekstil woven meningkatkan nilai CBR hingga 285%, sementara stabilisasi dengan semen 10–15% menghasilkan kuat tekan 400–800 kPa. Penggunaan material lokal seperti abu sekam padi dan kapur terbukti efektif dan ekonomis. Ke depan, fokus perlu diarahkan pada pemantauan jangka panjang, integrasi teknologi digital, dan pemanfaatan material berkelanjutan berbasis limbah lokal.
PENGARUH PASIR PANTAI SEBAGAI PENGGANTI PASIR PADA UMUMNYA TERHADAP ASPHALT CONCRETE – BINDER COURSE (AC-BC) Ansyari, Akbar; Norminawati Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v1i2.12

Abstract

Penggunaan bahan batuan yang terus menerus menyebabkan semakin sulit untuk didapatkan, sehingga peluang untuk memanfaatkan material alternatif dimana mempunyai spesifikasi yang hampir mirip terhadap agregat campuran perkerasan lentur dengan harga yang ekonomis dan mutu yang sama. Pengujian Marshall Test pada benda uji aspal dengan bahan pengganti pasir umum dipakai untuk perkerasan lentur menjadi pasir pilihan yaitu pasir pantai daerah Takisung, Tanah Laut terhadap karakteristik uji Marshall Test campuran Asphalt Concrete – Binder Course (AC-BC). Material agregat kasar dan agregat halus batu pecah yang digunakan dari ex. PTP dari Kabupaten Tanah Laut. Material Pasir umumnya digunakan yaitu Pasir Barito. Material Pasir yang digunakan sebagai alternatif yaitu pasir pantai, Tanah Laut sebagai pasir pengganti. Aspal yang digunakan adalah produk shell dengan penetrasi 80/100. Hasil pengujian Marshall Test didapat Rongga dalam campuran (VIM) Pasir Barito 3,8% dan Pasir Pantai dengan nilai 4,1%. Rongga terisi aspal (VFB) Pasir Barito 74% dan Pasir Pantai 75%. Stabilitas Marshall Pasir Barito 1150 kg dan Pasir Pantai 1140 kg. Pelelehan (Flow) dari kedua material yang berbeda dengan nilai yang sama yaitu 34%, dan Rongga dalam campuran pada kepadatan membal (refusal) Pasir Barito 3,2% dan Pasir Pantai 2,8%. Maka Pasir Pantai dapat digunakan sebagai bahan alternatif perkerasan campuran aspal yang memenuhi Spesifikasi Jalan dan SNI.
Analisis Keterkaitan Nilai Dynamic Cone Penetrometer (DCP) Terhadap Tingkat Kerusakan Perkerasan Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Pada Ruas Jalan Bajuin Norminawati Dewi; Muhammad Azhar; Marlia Adriana
AGREGAT Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i2.28569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai California Bearing Ratio (CBR) hasil uji Dynamic Cone Penetrometer (DCP) dengan tingkat kerusakan perkerasan jalan yang dinilai menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Lokasi penelitian berada di ruas Jalan Bajuin sepanjang 900 meter dengan 18 titik pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai CBR berkisar antara 5,9 hingga 37,7, sedangkan nilai PCI menggambarkan kondisi perkerasan yang bervariasi dari gagal hingga baik. Analisis korelasi antara nilai CBR dan PCI menghasilkan koefisien sebesar -0,23202 yang tergolong sangat lemah dan tidak signifikan karena lebih kecil dari nilai r tabel (0,468). Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi tanah dasar yang direpresentasikan oleh nilai DCP bukan merupakan faktor penyebab utama kerusakan jalan pada ruas tersebut. Faktor lain seperti beban lalu lintas yang tinggi dan kondisi struktur perkerasan yang kurang optimal memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap tingkat kerusakan yang terjadi
ANALISA KINERJA PELAYANAN TERMINAL TPE C H. SOEMARSONO P.A KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN permadi, bima; Hafsha Yanti Siregar; Norminawati Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.53

Abstract

Terminal H. Soemarsono P.A yang terletak di Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu fasilitas penting dalam mendukung mobilitas angkutan umum di wilayah Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional terminal berdasarkan indikator-indikator utama seperti kapasitas daya tampung, fasilitas pelayanan, sirkulasi kendaraan, dan tingkat kenyamanan pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, observasi langsung, dan wawancara dengan pengguna serta pengelola terminal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja terminal masih belum optimal, ditandai dengan ketidakseimbangan antara kapasitas dan volume kendaraan, kurangnya fasilitas penunjang seperti ruang tunggu, sanitasi, dan sistem informasi penumpang, serta lemahnya pengelolaan arus kendaraan masuk dan keluar terminal. Rekomendasi dari studi ini mencakup peningkatan fasilitas fisik, perbaikan sistem manajemen operasional, serta penataan ulang zona terminal untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan Terminal H. Soemarsono P.A dapat berfungsi lebih maksimal sebagai simpul transportasi yang mendukung konektivitas regional. Secara keseluruhan, pelayanan di Terminal H. Soemarsono P.A dinilai sangat memuaskan, dengan 62% responden merasa sangat puas dan 38% puas terhadap pelayanan terminal, Secara keseluruhan Terminal H. Soemarsono P.A telah berfungsi dan melayani masyarakat, meskipun masih banyak aspek yang harus dibenahi. Proses pengembangan dan peningkatan fasiitas serta pengelolaan terminal perlu dilakukan secara bertahap untuk mencapai kenyamanan, keamanan, dan pelayanan yang optimal sesuai standar terminal angkutan tipe C.
POTENSI DAN PEMANFAATAN PASIR PUTIH (PASIR KUARSA) SEBAGAI AGREGAT HALUS DALAM KONSTRUKSI BETON : TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Muhammad Rizan Adam; Norminawati Dewi; Hendra Putra Dipanegara
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.72

Abstract

Pasir putih atau pasir kuarsa merupakan material mineral berbutir halus dengan kandungan silika (SiO₂) tinggi yang memiliki karakteristik fisis dan kimia unggul untuk diaplikasikan pada konstruksi, khususnya sebagai agregat halus dalam campuran beton. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis potensi serta performa teknis pasir kuarsa sebagai substitusi parsial maupun total terhadap agregat halus konvensional melalui telaah sistematis terhadap literatur nasional dan internasional. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa penggunaan pasir kuarsa mampu meningkatkan kekuatan tekan, ketahanan aus, dan densitas beton, serta mengurangi porositas apabila dikombinasikan dengan desain campuran yang tepat dan kontrol kadar impurities organik. Penggunaan aditif tertentu seperti superplasticizer dan silica fume ditemukan dapat memperbaiki workability sehingga beton tetap memenuhi syarat kemudahan pengerjaan meski kandungan pasir kuarsa tinggi. Selain aspek teknis, pemanfaatan pasir kuarsa sebagai material alternatif juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi ekonomi konstruksi dengan menekan kebutuhan transportasi material konvensional dan memperkuat kemandirian pasokan material lokal. Namun, optimalisasi pemanfaatannya masih memerlukan kajian keberlanjutan terkait dampak lingkungan penambangan, risiko reaksi alkali–silika jangka panjang, dan pengembangan standar teknis nasional yang lebih spesifik untuk material pasir kuarsa sebagai agregat konstruksi. Secara keseluruhan, temuan kajian ini menegaskan bahwa pasir putih/pasir kuarsa memiliki prospek besar sebagai material agregat halus dalam konstruksi beton yang unggul, ekonomis, dan berorientasi keberlanjutan, sehingga layak untuk ditingkatkan penggunaannya melalui riset lanjutan, inovasi teknologi, dan dukungan kebijakan sektor konstruksi.
Penguatan Kapasitas Bisnis Pengrajin Baralink Berbasis Sitem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja, Dan Lingkungan (SMK3L) Norminawati Dewi; Marlia Adriana; Widiya Astuti Alam Sur; Aidil Fajar Zulfahri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v10i2.391

Abstract

Program PKM bersama Mitra Industri Rumah Tangga Bata Merah Soimah dilaksanakan melalui empat kegiatan utama, yaitu pelatihan pembuatan katalog digital sebagai media promosi, pelatihan SMK3L yang mencakup praktik penggunaan APAR dan edukasi bahaya paparan debu serta pentingnya APD, pelatihan penggunaan media sosial untuk digital marketing, serta monitoring dan evaluasi penerapan teknologi dan strategi pemasaran. Seluruh kegiatan menghasilkan peningkatan pemahaman mitra terkait keselamatan kerja, pembuatan konten promosi, dan pemanfaatan media digital dalam pemasaran. Selanjutnya, tim PKM akan melakukan evaluasi berkala guna menilai efektivitas penerapan SMK3L dan digital marketing dalam mendukung pengembangan usaha. Kebaruan kegiatan ini terletak pada penggabungan pelatihan SMK3L dan digital branding dalam satu model penguatan kapasitas bagi industri rumah tangga batu bata.