Oematan, Richard
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Makna dan Nilai Dalam Syair Lagu Pengiring Tarian Bena-Bena Pada Masyarakat Desa Oelnaineno Kecamatan Takari Kabupaten Kupang: Indonesia Anin, Nofenri; Boimau, Sanhedri; Oematan, Richard
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v7i2.181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan nilai yang terkandung dalam Syair Lagu Pengiring Tarian Bena-Bena pada masyarakat Desa Oelnaineno, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Linguistik Kebudayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Syair Lagu pengiring tarian Bena-Bena pada masyarakat Desa Oelnaineno, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang mengandung beberapa makna yakni (1) makna religius berupa bukti penggalan syair yang menunjukkan pentingnya menghormati sesama; (2) makna sosial berupa pentingnya membangun rasa persaudaraan antar sesama; (3) makna sejarah berupa penggalan syair yang mengingatkan pelantunnya untuk mengingat pesan-pesan yang disampaikan oleh para leluhur zaman dulu; dan (4) makna kebersamaan yaitu berupa penggalan syair lagu yang menggambarkan kebersamaan para gadis manis menampilkan tarian sesuai syair yang dilantunkan. Syair lagu pengiring tarian Bena-bena juga mengandung beberapa nilai yakni (1) nilai sosial berupa pentingnya membangun rasa persaudaraan sebagai kepedulian terhadap sesama anggota masyarakat; (2) nilai etika atau moral berupa pentingnya memberi hormat kepada orang lain; (3) nilai estetika yaitu ketika para penari diibaratkan seperti burung elang dan burung camar yang melayang-layang di angkasa; dan (4) nilai budaya yakni kebiasaan yang telah ada sejak turun-temurun pada masyarakat Oelnaineno. Membangun rasa persaudaraan sangat penting sebagai wujud kehidupan sosial.
Makna Tuturan Adat Ika Suti Masyarakat Desa Napi Kecamatan Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan: Indonesia Fallo, John Darwis; Oematan, Richard; Ingunau, Temmy M. E.; Mesah, Jeff Wilfred
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v7i2.186

Abstract

Ritual adat ika suti dalam perkawinan adat menggunakan bahasa budaya yang terbilang halus dan unik. Selain itu, Bahasa yang digunakan dalam tuturan ritual adat ika suti dalam perkawinan adat tersebut memiliki makna budaya kebahasaan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan makna budaya kebahasaan tuturan ritual adat ika suti masyarakat Desa Napi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan teori lingusistik kebudayaan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan wawancara. Dalam melakukan teknik simak, diterapkan teknik perekaman sebagai teknik dasarnya. Kemudian dilanjutkan dengan teknik lanjutan berupa teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Selanjutnya dilakukan teknik wawancara terstruktur dan tak terstruktur. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif dielektif. Hasil penelitian ditemukan berbagai makna budaya kebahasaan yang terdapat dalam tuturan ritual adat ika suti masyarakat Desa Napi pada masyarakat suku Amanuban di Kabupaten Timor Tengah Selatan yakni, Pertama, makna psikologis yang didalamnya terdapat makna percaya diri, makna motivasi dan makna kasih sayang. Kedua, makna filosofis yang didalamnya terdapat, makna menyadari kedudukan sebagai istri, makna berpengertian dan makna keterampilan.
Makna dan Nilai Tuturan Adat Ta’auba Ma Ta’noeba Masyarakat Mollo Kabupaten Timor Tengah Selatan: Indonesia Mnune, Santri Medy; Oematan, Richard; Boimau, Sanhedri
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i1.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan nilai yang terkandung dalam Tuturan Adat Ta’auba ma Ta’noebamasyarakat Mollo Kabupaten Timor Tengah Selatan. Manfaat dalam penelitian ini (1) diharapkan untuk memperkaya keilmuan Tuturan Ta’auba ma Ta’noeba masyarakat Mollo (2) dapat memberi gambaran makna dan nilai yang terkandung dalam Tuturan Ta’auba ma Ta’noeba masyarakat Mollo. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Linguistik kebudayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini mrnunjukan bahwa Tuturan Adat Ta’auba ma Tanoeba masyarakat Mollo mengandung beberapa makna sebagai berikut: (1) makna sosial , (2) makna religius (3) makna kebersamaan (4) makna kepatuhan. Dan juga mengandung beberapa nilai yakni (1) nilai sosial (2) nilai etika/ moral, (3) nilai budaya.
Tindak Tutur Direktif dalam Stand up Comedy Ari Kriting: Indonesia Oematan, Richard Roberto; Fallo, John; Kolnel, Arnot
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v6i1.102

Abstract

Directive speech acts in Ari Kriting's Stand up Comedy include the form and function of directive speech acts. This study aims to explain the form and function of directive speech acts. This type of research is descriptive qualitative research. The data source was obtained from Ari Kriting's Stand up Comedy video. Data collection techniques, namely techniques of observation and data recording and data analysis. The data analysis technique was carried out by listening to Ari Kriting's Stand up Comedy video in its entirety and translating his speech into written form and then marking the utterances that belong to the type of directive speech act. The research results in Ari Kriting's Stand up Comedy found several types of directive speech acts. These directive speech acts are: (a) Riquistives include: inviting. begging. (b) Quistions include: asking, interrogating. (c) Advisory includes: warning, suggesting.
Kemampuan Menulis Teks Anekdot Bermuatan Kearifan Lokal Pada Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri Noemuke Tahun Pelajaran 2024/2025: Indonesia Nesimnasi, Adriana; Bani, Ona Diana; Oematan, Richard
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.467

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VIIIA SMP Negeri Noemuke dalam menulis teks anekdot bermuatan kearifan lokal. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif. Pendekatan normatif adalah suatu metode penelitian yang berfokus pada penelitian dan evaluasi pada suatu fenomena atau objek yang sedang dipelajari berdasarkan pada standar, nilai, atau norma yang telah ditetapkan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif yaitu suatu mekanisme kerja penelitian yang mengandalkan uraian deskriptif kata atau kalimat yang disusun secara cermat dan sistematis mulai dari menghimpun data sehingga menafsirkan dan melaporkan hasil penelitian. Hasil penelitian kemampuan menulis teks anekdot bermuatan kearifan lokal pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri Noemuke Tahun Pelajaran 2024/2025, menunjukkan sangat baik yang terdiri dari 8 orang, cukup baik terdiri dari 6 orang, baik terdiri dari 1 orang, dan kurang baik terdiri dari 5 orang. Kemampuan menulis teks anekdot bermuatan kearifan lokal pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri Noemuke Tahun Pelajaran 2024/2025 dengan nilai rata-rata kelas 73,7 kategori baik. The purpose of this study is to describe the ability of class VIIIA students of Noemuke State Junior High School in writing anecdotal texts containing local wisdom. The approach used is a normative approach. A normative approach is a research method that focuses on research and evaluation of a phenomenon or object being studied based on established standards, values, or norms. The method used is descriptive qualitative. Descriptive qualitative is a research work mechanism that relies on descriptive descriptions of words or sentences that are arranged carefully and systematically starting from collecting data to interpreting and reporting research results. The results of the study on the ability to write anecdotal texts containing local wisdom in class VIIIA students of Noemuke State Junior High School in the 2024/2025 Academic Year, showed very good consisting of 8 people, quite good consisting of 6 people, good consisting of 1 person, and poor consisting of 5 people. The ability to write anecdotal texts containing local wisdom in class VIIIA students of Noemuke State Junior High School in the 2024/2025 Academic Year with an average class value of 73.7 in the good category.
Makna dan Nilai Tuturan dalam Upacara Adat Mulha’i Duik pada Masyarakat Suku Rote Termanu Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang: Indonesia Ingunau, Kinenty; Boimau, Sanhedri; Oematan, Richard; Ingunau, Temy Miswan Elifas; Mesah, Jeff Wilfred
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v8i2.485

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah Makna dan Nilai yang terkandung dalam tuturan upacara adat Mulha’i Duik pada masyarakat suku Rote Termanu Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna dan nila tuturan dalam upacara adat Mulha’i Duik pada masyarakat suku Rote Termanu Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami juga sebagai sumbangan referensi untuk acuan (literatur) bagi peneliti selanjutnya. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori linguistik kebudayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh terkait makna yang terkandung dalam upacara adat Mulha’i Duik adalah Makna sejarah, kekeluargaan, kesedihan, Kebersamaan, Simbolis. Sedangkan nilai yang terdapat nilai budaya, gotong royong, religious, sosiologis, edukatif. The problem in this study is the meaning and value contained in the speech of the Mulha'i Duik traditional ceremony in the Rote Termanu tribe community of Pukdale Village, East Kupang District, Kupang Regency. The purpose of this study is to describe the meaning and value of speech in the Mulha'i Duik traditional ceremony in the Rote Termanu tribe community of Pukdale Village, East Kupang District, Kupang Regency. The expected benefits of this study are to know and understand as well as a contribution of references for references (literature) for further researchers. The theory used in the study is the theory of cultural linguistics. The method used in this study is descriptive qualitative. The results obtained related to the meaning contained in the Mulha'i Duik traditional ceremony are the meaning of history, kinship, sadness, togetherness, symbolic. While the values contained are cultural values, mutual cooperation, religious, sociological, educational.