H, Irawan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penegakkan Hukum Tindak Pidana Korupsi Secara Restorative Justice Berdasarkan Teori Hukum Social Engineering Ma’ruf, Rachman; Fahmi, Fahmi; H, Irawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10930

Abstract

Menggunakan prinsip keadilan restoratif dan filosofi hukum rekayasa sosial, pemberantasan korupsi. Dalam terang teori hukum rekayasa sosial, esai ini berfokus pada bagaimana menjalankan undang-undang korupsi dengan cara keadilan restoratif. Karena jenis penelitian ini bersifat normatif, maka data sekunder dari segi hukum, sumber dari literatur terkait, serta kamus data tersier, media, dan ensiklopedia, semuanya digunakan sebagai sumber data. Untuk mendapatkan data untuk makalah ini, tinjauan literatur digunakan. Temuan dari penelitian ini antara lain Beberapa individu masih percaya bahwa hanya melalui tindakan penindas korupsi dapat dikalahkan karena, dalam pandangan mereka, tindakan tersebut dapat berfungsi sebagai pencegah aktivitas atau perilaku korup. Kondisi sosial, ekonomi, dan politik saat ini telah memungkinkan terjadinya korupsi yang meluas, terorganisir, dan sistematis di berbagai bidang, termasuk lembaga negara, lembaga pemerintah, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, lembaga perbankan dan jasa keuangan, serta seperti di sejumlah bidang kehidupan publik lainnya. Dan penulis menyarankan, sesuai dengan teori hukum rekayasa sosial, diharapkan pembuat undang-undang, aparat penegak hukum, masyarakat pencari keadilan, dan kelompok masyarakat lainnya dapat berpartisipasi aktif dalam menciptakan suatu produk hukum dengan melaporkan setiap dugaan tindak pidana korupsi mulai dari lingkungan RT/RW sampai dengan tingkat provinsi. Untuk mencapai keseimbangan kepentingan, negara juga harus memberikan apresiasi kepada mereka yang melaporkan tindak pidana korupsi di masyarakatnya, sejalan dengan poin-poin utama Roscoe Pound.
Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Perencanaan Bisnis Produk Teh Daun Bidara Baintjo, Jerikho; Baintjo, Jerikho R S; Wanti, Sri; Yahya, Delviani; Aprilia, Salsabila Irsa; H, Irawan; Benawan, Dea Anggreani Putri; Revaldy, Rafly
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/qqarns09

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kewirausahaan mahasiswa melalui pendampingan pengembangan produk teh daun bidara sebagai produk herbal unggulan berbasis potensi lokal di Kecamatan Ampana Kota. Program pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, pelaku usaha herbal, dan masyarakat sebagai mitra kegiatan. Bentuk pendampingan meliputi identifikasi potensi lokal daun bidara, pelatihan analisis peluang usaha menggunakan SWOT, penyusunan Business Model Canvas (BMC), pendampingan perancangan produk dan kemasan, serta penguatan strategi pemasaran berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan kewirausahaan mahasiswa, terutama dalam perencanaan bisnis, inovasi produk herbal, dan pemasaran digital. Selain itu, masyarakat mitra memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan daun bidara sebagai produk bernilai tambah yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha mikro. Program ini berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan kewirausahaan berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi di wilayah lain.