Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemikiran Filsafat Islam Indah, Sentia; Fitrisia, Azmi; Ofianto, Ofianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11098

Abstract

Pemikiran filsafat terus mengalami perkembangan sesuai peradabannya. Dimana perkembangan filsafat ini dapat dikelompokkan berdasarkan peradabanya masing-masing yang ikut serta dipengaruhi oleh latar belakang kultur, lingkungan, wilayah, kepercayaan, dan lain sebagainnya dimana pemikiran filsafat itu lahir dan berkembang. Filsafat juga berperan besar dalam menciptakan cabang-cabang ilmu baru. Filsafat sendiri memberikan kebebasan sebebas-bebasnya kepada otak manusia untuk berfikir, hal ini bertujuan hanya untuk mengetahui kepastian sesuatu persoalan. Namun, terkait perkembangan filsafat terutama pemikiran filsafat islam, adanya anggapan dari orang-orang barat bahwasanya filsafat islam hanya menjiplak filsafat yunani dan tidak adanya pembaharuan di dalam filsafat islam sehingga perlu dikaji kembali terkait penyebutan filsafat islam itu sendiri. Oleh sebab itu, maka perlu untuk melihat dan memahami terkait perkembangan pemikiran filsafat islam. Adapun penulisan ini menggunakan metode literature review yang selanjutnya dilakukan analisis disintesis terhadap hasil penelitian menggunakan metode naratif dengan mengelompokkan informasi atau data sesuai dengan tujuan penelitian.
Peran Indeks Kebahagiaan (Human Happiness Index) Dalam Perumusan Kebijakan Publik di Indonesia Indah, Sentia; Magriasti, Lince
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait Peran Indeks Kebahagiaan (Human Happines Index) dalam Perumusan Kebijakan Publik di Indonesia. Jenis penulisan artikel ini menggunakan metode literature review. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada umumnya, suatu negara dalam mengukur tingkat kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya berdasarkan pada objek ekonomi seperti GDP, inflasi, dls yang kemudian mengabaikan pemerataan ekonomi. Oleh sebab itu, perlunya melakukan pengukuran terkait keberhasilan pembangunan melalui indikator kesejahteraan dengan indeks kebahagiaan. Indeks kebahagiaan ini dapat menampilkan kepuasan sosial masyarakat berupa pelayanan public yang diberikan, rasa ekamanan, dls serta juga aspek ekonomi. Hasilnya, berbagai negara di dunia telah menggunakan indeks kebahagiaan ini untuk mengukur tingkat kesejahteraan serta keberhasilan pembangunannya termasuk Indonesia dengan melakukan menggunakan 19 indikator yang tercakup dalam 3 dimensi kehidupan berupa dimensi Kepuasan Hidup (Life satisfaction), dimensi perasaan (affect), dan dimensi makna Hidup (Eudaimonia). Sehingga, indeks kebahagiaan ini dapat dijadikan acuan bagi para perumus kebijakan agar dapat mengeluarkan kebijakan yang lebih baik dan tepat serta mengarahkan pada tercapainya kesejahteraan masyarakat yang kemudian dapat meningkatkan keberhasilan pembangunan negara indonesia
Pengujian Diskresi Pejabat Pemerintah oleh PTUN Indah, Sentia; Frinaldi, Aldri
AHKAM Vol 2 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ahkam.v2i4.2323

Abstract

The purpose of this research is to determine how the PTUN tests the discretion of government officials by means of normative legal research methods. So, that it could be concluded that’s discretion had Law no. 30 of 2014 regarding Government Management. Meanwhile, for discration decisions that are deemed to be violations or discrepancies announced by government bodies or officials, administrative settlement processes, administrative appeals and lawsuits can be carried out in court. Where, the use of discretion may be exercised by government officials while still exercising it for several government officials, then the testing of discretion by the PTUN against government officials is based on various specific reasons, and the discretion exercised by government officials must be accountable.
Implikasi Kebijakan Desentralisasi Dan Otonomi Daerah Terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan Di Indonesia Indah, Sentia; Frinaldi, Aldri; Hendranaldi, Hendranaldi; Magriasti, Lince
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16922

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui terkait Implikasi kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah terhadap kualitas pelayanan pendidikan di Indonesia. Penulisan artikel ini dengan menggunakan metode literature review. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada umumnya dapat dikatakan implikasi dari kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia terhadap kualitas pelayanan pendidikan yang diberikan masih dinilai kurang. Hal ini dikarenakan dari berbagai temuan yang memperlihatkan masih sulitnya akses terhadap pelayanan pendidikan dan kualitas pendidikan yang masih rendah terutama di daerah perbatasan seperti perbatasan Kalimatan, Provinsi Papua, Papua Barat, dls seperti masih banyaknya fasilitas pendidikan yang kurang, akses sekolah yang jauh dari pemukiman warga, kurangnya tenaga pengajar, dls. Kata kunci : Desentralisasi, Otonomi Daerah, Pelayanan Pendidikan, Pelayanan Publik
Inovasi Budaya Organisasi dalam Pelaksanaan Program Sosialisasi Pencegahan Stunting oleh Puskesmas Kecamatan Pancung Soal Indah, Sentia; Frinaldi, Aldri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait inovasi budaya organisasi dalam pelaksanaan program sosialisasi pencegahan stunting oleh Puskesmas Pancung Soal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif . Penelitian ini dilakukan pada Puskesmas Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu Kepala Puskesmas Pancung Soal, Tenaga Pengelola Gizi Puskesmas Pancung Soal dan Kader Pembangunan Masyarakat Nagari Kudo-Kudo Inderapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya Inovasi budaya organisasi di Puskesmas Kecamatan Pancung Soal dalam pelaksanaan program pencegahan stunting belum dilakukan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan ditemui bahwa dalam pelaksanaan sosialisasi pencegahan stunting oleh pihak Puskesmas Pancung Soal masih menggunakan metode lama seperti ceramah dan penggunaan media sosial seperti facebook yang belum rutin dilakukan serta belum adanya pegawai yang ditunjuk secara khusus dalam bertugas mengelola dan memberikan informasi terkait pencegahan stunting tersebut. Sehingga belum adanya pembaharuan atau inovasi baik dalam bentuk cara ataupun metode dalam pelaksanaan program sosialisasi pencegahan stunting oleh Puskesmas Kecamatan Pancung Soal.
Mewujudkan Pelayanan Prima Melalui Profesionalisme Birokrat Indah, Sentia; Syamsir, Syamsir
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait perwujudan Pelayanan Prima Melalui Profesionalisme Birokrat. Jenis penulisan artikel ini menggunakan metode literature review. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelayanan publik merupakan sesuatu hal paling dasar dan penting bagi masyarakat. Hal ini dikarenakan melalui pelayanan publik oleh pemerintah dapat memberikan serta bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dalam pelayanan publik terdapat pelayanan prima. Adapun pelayanan prima merupakan bentuk pelayanan publik yang terbaik yang dilakukan oleh birokrat atau pegawai pemerintah dalam memberikan paelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat merasda puas akan pelayanan yang didapatkan karena sesuai dan atau bahkan melebihi harapan dan ekspektasi dari pelayanan  yang didapatkan tersebut. Adapun  dalam upaya mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat atau publik ini, dibutuhkan birokrat atau pegawai pemerintah yang profesional. Hal ini dikarenakan dengan adanya profesionalitas yang tinggi dari para birokrat ataupun pegawai pemerintah akan dapat mewujudkan tercapainya pelayanan prima tersebut. Apabila pelayanan prima telah dilaksanakan maka akan dapat mencapai kepuasan masyarakat yang akan bermuara pada terjadinya peningkatan kepercayaan masyarakat (Public thrust) terhadap pemerintah. Selain itu kualitas pelayanan publik merupakan salah satu bentuk keberhasilan dari pelaksanaan reformasi birokrasi itu sendiri.  Itulah mengapa peningkatan pelayanan publik menjadi hal penting dalam reformasi birokrasi yang terdapat pada salah satu rencana aksi dari 9 rencana aksi pada Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025.  
Efektivitas Upaya Pencegahan Stunting Di Nagari Inderapura Barat Indah, Sentia; Adnan, M. Fachri; Khaidir, Afriva
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas upaya pencegahan stunting di Nagari Inderapura Barat, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian dilakukan pada instansi dan pihak terkait yang ada di Nagari Inderapura Barat yang sekaligus menjadi informan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  pelaksanaan berbagai upaya pencegahan stunting di Nagari Inderapura Barat berupa pelaksanaan kegiatan posyandu, pemberian PMT bagi anak balita stunting dan pendirian rumah desa sehat belum efektif dilaksanakan. Hal ini dikarenakan masih terdapatnya beberapa permasalahan dan atau kendala dalam pelaksanaan program-program tersebut seperti belum terlaksananya kegiatan posyandu secara rutin, pemberian PMT yang masih dinilai kurang, serta rumah desa sehat yang belum dapat dijalankan sebagaimana fungsinya. Kata Kunci : Efektivitas, Nagari Inderapura Barat, Pencegahan Stunting
Alokasi Dana Kesehatan untuk Pencegahan Stunting Pada APB Nagari di Kecamatan Pancung Soal Indah, Sentia; Frinaldi, Aldri; Asnil, Asnil; Putri, Nora Eka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui terkait dengan alokasi dana kesehatan untuk pencegahan stunting pada APB Nagari di Kecamatan Pancung Soal. Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada Nagari Inderapura Barat dan Nagari kudo-Kudo Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan. Informan pada penelitian ini meliputi Wali Nagari Inderapura Barat, Wali Nagari kudo-Kudo Inderapura dan Bidan Desa Nagari Inderapura Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya beberapa nagari di Kecamatan pancung Soal dalam pengalokasian anggaran atau dana bidang kesehatan termasuk di dalamnya untuk upaya pencegahan stunting masih dinilai kurang karena rata-rata alokasinya di bawah 10% dari total APB Nagari. Sehingga, dalam pelaksanaan beberapa program upaya pencegahan stuntingpun menjadi belum optimal karena kurangnya anggaran tersebut. Kata Kunci : Alokasi Dana Kesehatan, APB Nagari, Stunting