Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Gerindo dalam Memerangi Kolonialisme di Indonesia Siregar, Nurul Khoiriyah; Putri, Dwi Indah Anneke; Salsabila, Cindy Rizky; Siallagan, Jeriko B
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolonialisme di Indonesia selama berabad-abad telah meninggalkan luka mendalam bagi rakyat Indonesia. Penindasan dan eksploitasi oleh kolonialisme mendorong munculnya berbagai perjuangan bangsa Indonesia, baik fisik maupun non-fisik. Pada masa pergerakan nasional, perjuangan non-fisik menjadi signifikan dengan terbentuknya gerakan-gerakan politik, termasuk partai-partai nasionalis seperti Gerindo. Gerindo, didirikan pada tahun 1937, bertujuan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia melalui langkah-langkah rasional di bidang sosial, budaya, dan politik. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejarah perjuangan partai Gerindo dalam memerangi kolonialisme di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi literatur, termasuk reduksi data untuk memperoleh informasi paling relevan dan penyajian data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gerindo berperan signifikan dalam meningkatkan kesadaran nasional dan memotivasi rakyat Indonesia untuk berjuang meraih kemerdekaan. Meskipun dibubarkan oleh Belanda pada tahun 1942, semangat perjuangan Gerindo tetap hidup dan menginspirasi rakyat hingga kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Gerindo berjuang melalui pergerakan politik, ekonomi, dan sosial, termasuk mendorong otonomi, bekerja sama dengan organisasi nasionalis lain, dan menggalakkan inisiatif ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada Belanda. Kesimpulannya, Gerindo memainkan peran penting dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia dengan strategi komprehensif yang memperkuat nasionalisme dan mempercepat proses menuju kemerdekaan.
Jejak Sejarah Pinggan di Tanah Batak: Studi pada Masyarakat Adat Desa Aloban Siregar, Nurul Khoiriyah; Putri, Dwi Indah Anneke; Siallagan, Jeriko Bonar; Situmeang, Talenta Febriani; Pasaribu, Henidar Nesya Ramona; Pasaribu, Piola Wantri; Amelia, Pidia
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7367

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran keramik Eropa, khususnya jenis pinggan, dalam praktik sosial dan ritual adat masyarakat Batak Angkola di Desa Aloban, Kabupaten Padang Lawas Utara. Artefak ini awalnya masuk sebagai produk kolonial dan mengalami akulturasi hingga menjadi simbol status serta warisan budaya sakral. Dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan kajian dokumen sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pinggan awalnya hanya digunakan oleh kalangan bangsawan, namun kini telah mengalami demokratisasi fungsi meski tetap bernilai sakral dalam konteks adat. Transformasi peran pinggan mencerminkan akulturasi budaya Eropa-Batak sekaligus tantangan pelestarian di tengah modernisasi. Salah satu cara melestarikan pinggan dari ancaman penurunan jumlah ialah melalui pemberdayaan masyarakat di desa Aloban yang dilakukan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia, khususnya masyarakat adat, dalam hal ini pemberdayaan tidak hanya mempertahankan kuantitas namun juga  mengedukasi masyarakat terkait sejarah, makna serta nilai dari pinggan tersebut.  Penelitian ini memperkaya wacana sejarah budaya dan mendorong kesadaran kolektif untuk menjaga warisan budaya lokal.