Eka Putra Ramdhani
Department Of Chemistry Education, Faculty Of Teacher Training And Education, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Jl. Politeknik Km. 24, Senggarang, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29115, Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Zarah

Potensi Pemanfaatan Red mud Pulau Bintan Ramdhani, Eka Putra; Permana, Dian
Jurnal Zarah Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Zarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.489 KB)

Abstract

Red mud is a solid waste residue of the digestion of bauxite ores with caustic soda for alumina production. Bintan Island as one of the bauxite mines in Indonesia has a large red mud potential that can be utilized for research utilization. Red mud has a negative impact on the environment because the condition is alkaline, and in the form of fine-grained mud, and the amount is large enough. Over the last decade, research has been conducted to increase the added value of red mud. This journal explains briefly about the potential of red mud in order to be used as reference for red mud development in Bintan Island. Keywords: Red Mud, Bintan Island, Utilization   Red mud adalah residu atau bahan buangan yang berasal dari pengolahan bauksit untuk produksi alumina. Pulau Bintan sebagai salah satu derah tambang Bauksit di Indonesia memiliki potensi red mud dalam jumlah besar yang dapat dimanfaatkan untuk penelitian pemanfaatannya. Red mud mud’dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan karena kondisinya bersifat basa, dan dalam bentuk lumpur berbutiran halus, serta jumlahnya cukup besar. Selama dekade terakhir, telah dilakukan berbagai penelitian untuk meningkatkan nilai tambah red mud. Jurnal ini memaparkan secara singkat mengenai potensi red mud agar dapat dijadikan bahan referensi pengembangan red mud di pulau Bintan. Kata kunci: Red Mud, Pulau Bintan, Pemanfaatan
SINTESIS Ɣ-AL2O3 DARI ZEOLIT ALAM SUMBAWA Ramdhani, Eka Putra; Yanuar, Emsal; Zulkifli, Zulikifli; Sarwana, Wirya
Jurnal Zarah Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Zarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.417 KB) | DOI: 10.31629/zarah.v6i2.691

Abstract

ɣ- Al2O3 merupakan material yang paling luas digunakan sebagai substrat katalis dalam otomotif dan industri petroleum, komposit struktural untuk pesawat luar angkasa, serta pelapis tahan panas (Thermal wear coatings). Kandungan aluminium dari zeolite alam sangat potensial dalam sintesis ɣ-Al2O3, sehingga pada penelitian ini difokuskan pada pemisahan alumina dengan besi dan silika menggunakan metode pelindihan dilanjutkan dengan presipitasi, sebagai bahan dasar sintesis ɣ-Al2O3 dengan memvariasikan suhu kalsinasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pemisahan alumina dengan besi dan silika dari zeolite alam Sumbawa berhasil dilakukan. Hal ini ditunjukan dengan persentase alumina sebesar 89.80%, sehingga sangat potensial sebagai bahan dasar sintesis ɣ-Al2O3. Selain itu, dari ketiga variasi suhu kalsinasi yaitu pada 550, 650, dan 750 oC dalam penelitian ini, suhu 750 oC merupakan suhu yang baik dalam pembentukkan ɣ - Al2O3.
Potensi Pemanfaatan Red mud Pulau Bintan Ramdhani, Eka Putra; Permana, Dian
Jurnal Zarah Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.489 KB) | DOI: 10.31629/zarah.v6i1.325

Abstract

Red mud is a solid waste residue of the digestion of bauxite ores with caustic soda for alumina production. Bintan Island as one of the bauxite mines in Indonesia has a large red mud potential that can be utilized for research utilization. Red mud has a negative impact on the environment because the condition is alkaline, and in the form of fine-grained mud, and the amount is large enough. Over the last decade, research has been conducted to increase the added value of red mud. This journal explains briefly about the potential of red mud in order to be used as reference for red mud development in Bintan Island. Keywords: Red Mud, Bintan Island, Utilization Red mud adalah residu atau bahan buangan yang berasal dari pengolahan bauksit untuk produksi alumina. Pulau Bintan sebagai salah satu derah tambang Bauksit di Indonesia memiliki potensi red mud dalam jumlah besar yang dapat dimanfaatkan untuk penelitian pemanfaatannya. Red mud mud’dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan karena kondisinya bersifat basa, dan dalam bentuk lumpur berbutiran halus, serta jumlahnya cukup besar. Selama dekade terakhir, telah dilakukan berbagai penelitian untuk meningkatkan nilai tambah red mud. Jurnal ini memaparkan secara singkat mengenai potensi red mud agar dapat dijadikan bahan referensi pengembangan red mud di pulau Bintan. Kata kunci: Red Mud, Pulau Bintan, Pemanfaatan
SINTESIS Æ”-AL2O3 DARI ZEOLIT ALAM SUMBAWA Ramdhani, Eka Putra; Yanuar, Emsal; Zulkifli, Zulikifli; Sarwana, Wirya
Jurnal Zarah Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.417 KB) | DOI: 10.31629/zarah.v6i2.691

Abstract

ɣ- Al2O3 merupakan material yang paling luas digunakan sebagai substrat katalis dalam otomotif dan industri petroleum, komposit struktural untuk pesawat luar angkasa, serta pelapis tahan panas (Thermal wear coatings). Kandungan aluminium dari zeolite alam sangat potensial dalam sintesis ɣ-Al2O3, sehingga pada penelitian ini difokuskan pada pemisahan alumina dengan besi dan silika menggunakan metode pelindihan dilanjutkan dengan presipitasi, sebagai bahan dasar sintesis ɣ-Al2O3 dengan memvariasikan suhu kalsinasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pemisahan alumina dengan besi dan silika dari zeolite alam Sumbawa berhasil dilakukan. Hal ini ditunjukan dengan persentase alumina sebesar 89.80%, sehingga sangat potensial sebagai bahan dasar sintesis ɣ-Al2O3. Selain itu, dari ketiga variasi suhu kalsinasi yaitu pada 550, 650, dan 750 oC dalam penelitian ini, suhu 750 oC merupakan suhu yang baik dalam pembentukkan ɣ - Al2O3.
Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga Kimia (ULTAKIM) Berbasis Kemaritiman pada Materi Hakikat Ilmu Kimia Dina Karina; Inelda Yulita; Eka Putra Ramdhani
Jurnal Zarah Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.682 KB) | DOI: 10.31629/zarah.v7i1.1286

Abstract

Kurangnya media pembelajaran merupakan salah satu masalah yang terdapat di SMAN 1 Singkep Barat. Pembelajaran yang monoton membuat siswa kurang tertarik dan merasa bosan pada saat proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) mengembangkan media pembelajaran ULTAKIM berbasis kemaritiman; 2) mengetahui validitas media pembelajaran ULTAKIM; 3) tanggapan siswa terhadap media pembelajaran ULTAKIM berbasis kemaritiman yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) yang dikembangkan melalui tahapan (1) define, (2) design, dan (3) development. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar validasi, dan lembar respon siswa. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu rata-rata persentase validasi oleh ahli media sebesar 97,5% dengan kriteria sangat layak, ahli materi diperoleh persentase sebesar 93,7% dengan kriteria sangat. Berdasarkan penilaian tersebut, maka media pembelajaran ULTAKIM berbasis kemaritiman pada materi hakikat ilmu kimia yang telat dikembangkan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran kimia.
ISOLASI DAN SKRINING ANTIBAKTERI DARI KAPANG ENDOFIT TANAMAN BAJAKAH (SPATHOLOBUS LITTORALIS HASSK) Dina Fitriyah; Hilfi Pardi; Friska Septiani Silitonga; Eka Putra Ramdhani; Noviana Ika Puspitasari
Jurnal Zarah Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Zarah
Publisher : Prodi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotik merupakan salah satu solusi untuk melawan berbagai penyakit infeksi. Namun pemakaian antibiotik sintesis kontiniu tidak hanya membunuh patogen itu sendiri tetapi juga dapat mempercepat terjadinya resistensi. Sumber bahan baru bioaktif yang banyak dieksplorasi sekarang ini adalah kapang endofit. Penelitian ini melakukan isolasi dan skrining antimikroba kapang endofit yang hidup dalam jaringan batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk). Penelitian ini bertujuan : 1) Mengisolasi kapang endofit dari batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.)  dan 2) Mengetahui kemampuan antimikroba dari isolat kapang endofit batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk. Metode skrining antimikroba yang digunakan yaitu metode difusi cakram terhadap patogen bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolasi kapang endofit dari bajakah menghasilkan 4 isolat. Ekstrak kapang isolat UMRCC03 dengan media produksi PDB, pada  hari ke-20 memiliki zona hambat sebesar  15,11±0,19 terhadap Escherichia coli dan 15,56±0,50 terhadap Staphylococcus aureus. Hal ini menmbuktikan bahwa kapang endofit batang bajakah menunjukkan aktivitas antimikroba pada patogen Escherichia coli dan Staphylococcus aureus seperti bioaktivitas dari tanaman inangnya.