Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

SINTESIS Ɣ-AL2O3 DARI ZEOLIT ALAM SUMBAWA Ramdhani, Eka Putra; Yanuar, Emsal; Zulkifli, Zulikifli; Sarwana, Wirya
Jurnal Zarah Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Zarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.417 KB) | DOI: 10.31629/zarah.v6i2.691

Abstract

ɣ- Al2O3 merupakan material yang paling luas digunakan sebagai substrat katalis dalam otomotif dan industri petroleum, komposit struktural untuk pesawat luar angkasa, serta pelapis tahan panas (Thermal wear coatings). Kandungan aluminium dari zeolite alam sangat potensial dalam sintesis ɣ-Al2O3, sehingga pada penelitian ini difokuskan pada pemisahan alumina dengan besi dan silika menggunakan metode pelindihan dilanjutkan dengan presipitasi, sebagai bahan dasar sintesis ɣ-Al2O3 dengan memvariasikan suhu kalsinasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pemisahan alumina dengan besi dan silika dari zeolite alam Sumbawa berhasil dilakukan. Hal ini ditunjukan dengan persentase alumina sebesar 89.80%, sehingga sangat potensial sebagai bahan dasar sintesis ɣ-Al2O3. Selain itu, dari ketiga variasi suhu kalsinasi yaitu pada 550, 650, dan 750 oC dalam penelitian ini, suhu 750 oC merupakan suhu yang baik dalam pembentukkan ɣ - Al2O3.
SINTESIS Æ”-AL2O3 DARI ZEOLIT ALAM SUMBAWA Ramdhani, Eka Putra; Yanuar, Emsal; Zulkifli, Zulikifli; Sarwana, Wirya
Jurnal Zarah Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Zarah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.417 KB) | DOI: 10.31629/zarah.v6i2.691

Abstract

ɣ- Al2O3 merupakan material yang paling luas digunakan sebagai substrat katalis dalam otomotif dan industri petroleum, komposit struktural untuk pesawat luar angkasa, serta pelapis tahan panas (Thermal wear coatings). Kandungan aluminium dari zeolite alam sangat potensial dalam sintesis ɣ-Al2O3, sehingga pada penelitian ini difokuskan pada pemisahan alumina dengan besi dan silika menggunakan metode pelindihan dilanjutkan dengan presipitasi, sebagai bahan dasar sintesis ɣ-Al2O3 dengan memvariasikan suhu kalsinasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pemisahan alumina dengan besi dan silika dari zeolite alam Sumbawa berhasil dilakukan. Hal ini ditunjukan dengan persentase alumina sebesar 89.80%, sehingga sangat potensial sebagai bahan dasar sintesis ɣ-Al2O3. Selain itu, dari ketiga variasi suhu kalsinasi yaitu pada 550, 650, dan 750 oC dalam penelitian ini, suhu 750 oC merupakan suhu yang baik dalam pembentukkan ɣ - Al2O3.
Green Synthesis AgNPs Immobilized to Whatman Paper Using Chromolaena odorata Extract and Its Application as Photocatalyst Kiki Firanita; Syamsul Hidayat; Fadhli Dzil Ikram; Syamsul Bahtiar; Emsal Yanuar
JPSE (Journal of Physical Science and Engineering) Vol 7, No 1 (2022): JPSE (Journal of Physical Science and Engineering)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Synthesis and immobilization of silver nanoparticles (AgNPs) to Whatman paper carried out using Cromolaena odorata extract irradiated by sunlight. The UV-Vis shows silver nanoparticles successfully formed from AgNO3 1 mM, 2 mM, and 3 mM with the absorption peaks at 455 nm, 452 nm, and 451 nm, respectively. The SEM shows AgNPs are spherical with an average particle size are 60.45 nm, 63.19 nm, and 68.42 nm, respectively. The EDX spectrum shows the composition of silver immobilized to Whatman paper increase with increasing concentration of 10.14Wt%, 64.48Wt%, and 70.48 Wt%, respectively. AgNPs/Whatman paper has a cubic crystal structure, space group Fm-3m, lattice parameter (a) 4.0862 Ǻ and crystal size of 42.94 nm. FTIR reach peaks at 520.78 cm-1 and 1,059 cm-1 explains the vibration of the Ag-O bonds indicated the formation of AgNPs. Furthermore, the photocatalyst ability for dye degradation was evaluated using methylene blue 10 ppm under sunlight for 6 hours. The result shows a changed colour to fade and decreases the absorbance ability of methylene blue. Therefore, it can be concluded that green synthesis and immobilization of AgNPs/Whatman paper have a potential to be applied as photocatalyst materials for dye degradation.DOI: 10.17977/um024v7i12022p006
PENERAPAN TEKNOLOGI PEMISAHAN MENINGKATKAN PRODUKSI MINYAK KEMIRI DIDESA BATUDULANG KACAMATAN BATULANTEH SUMBAWA Emsal Yanuar
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jwd.v1i3.82

Abstract

Desa Batudulang adalah salah satu desa di Kecamatan Batulanteh yang memiliki potensi tanaman kemiri. Sejauh ini, biji kemiri telah digunakan oleh kelompok KUB Sumber Alam untuk memproduksi minyak kemiri, kegiatan ini telah menjadikan desa Batudulang sebagai desa penghasil minyak kemiri pertama di Pulau Sumbawa dan bahkan di NTB. Fokus kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan kemampuan kelompok bisnis untuk mengurangi waktu produksi minyak kemiri. Waktu produksi dikurangi dengan menerapkan teknologi pengeringan matahari untuk mengeringkan biji kemiri, penyaringan cepat untuk memisahkan minyak dari ampas biji kemiri menggunakan corong vakum dan di ikuti dengan proses pengemasan. Penggunaan solar drier dalam proses pengeringan biji kemiri memerlukan waktu sekitar dua hari, yang awalnya tanpa menggunakan solar drier membutuhkan waktu sekitar 8-10 hari. Kemudian kemiri ditekan oleh mesin hidrolik untuk mendapatkan minyak kemiri. Minyak kemiri yang dihasilkan masih memiliki partikel, sehingga harus disaring menggunakan vakum Buchner. Dalam proses ini, waktu produksi berkurang menjadi 1 hari dari sebelumnya perlu dipraktekkan 8 hari. Dengan menerapkan teknologi pengeringan matahari untuk mengeringkan biji hazelnut, penyaringan cepat untuk memisahkan minyak menggunakan saluran vakum diikuti dengan proses pengemasan dapat mengurangi waktu produksi minyak kemiri menjadi 3 hari yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar 16 hari.
Pelatihan Pembuatan Ecobrick Sebagai Upaya dalam Penanggulangan Sampah Plastik di SMKN 2 Sumbawa Besar Fauzi Widyawati; Syamsul Bahtiar; Rita Desiasni; Lalu Suhaimi; Emsal Yanuar; I Putu Widiantara
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v3i1.262

Abstract

Sampah plastik merupakan sampah yang paling sering dijumpai, salah satunya di lingkungan sekolah, bahkan terkadang keberadaannnya tidak dihiraukan. Sehingga, menyebabkan jumlah sampah plastik meningkat setiap harinya. Peningkatan jumlah sampah plastik disebabkan proses pengelolaan sampah yang rumit dan biaya investasi yang mahal. Permasalahan sampah merupakan tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda. Sehingga, pengenalaan pengelolaan sampah pada siswa-siswa sangat penting, karena akan menumbuhkan karakter yang peduli akan linkungannya. Salah satu metode dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan yaitu dengan pembuatan batu bata ramah lingkungan (ecobrick). Program Studi Teknik metalurgi dan mahasiswa Program MBKM UTS Mengajar bekerjasama dengan SMKN 2 Sumbawa Besar untuk mengolah limbah sampah plastik. SMKN 2 Sumbawa Besar memiliki tempat pembuangan sampah induk yang didominasi oleh sampah anorganik dari botol plastik dan bungkusan makanan ringan.  Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan yaitu diawali dengan observasi lapangan metode diskusi, pelatihan dan praktek langsung pembuatan ecobrick. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya sampah anorganik bagi Kesehatan dan lingkungan, serta dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas para siswa SMKN 2 Sumbawa Besar untuk mengelola sampah anorganik. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan, menunjukkan para siswa-siswi memiliki keinginan dan kemauan yang tinggi dalam mempelajari proses pengelolaan sampah dari limbah sampah plastik, yang ditandai dengan partisipasi aktif para siswa mengikuti setiap proses-proses dalam pembuatan bata ramah lingkungan (ecobrick).
ANALYSIS OF THE EFFECT OF CALCINATION AND SULFURIC ACID (H2SO4) CONCENTRATION ON THE POMALAA NICKEL ORE LEACHING PROCESS, SOUTHEAST SULAWESI Emsal Yanuar; Rahmat Bukahri, La Ode; Bahtiar, Syamsul; Hidayat, Syamsul; Sudirman; Ardiansyah, Eka
Hexagon Jurnal Teknik dan Sains Vol 5 No 2 (2024): HEXAGON - Edisi 10
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v5i2.4580

Abstract

Analisis pengaruh konsentrasi larutan asam sulfat (H2SO4) dan suhu kalsinasi terhadap persen ekstraksi nikel dari bijih nikel Pomalaa menggunakan metode hidrometalurgi telah berhasil dilakukan. larutan pelindi yang digunakan pada penelitian ini adalah H2SO4 0.5 M, 2 M dan 4 M, sementara suhu kalsinasi bijih nikel diroasting pada suhu 350oC, 450oC dan 550oC. Bijih nikel didestruksi menggunakan larutan aqua regia untuk menganalisis kadar total nikel dalam bijih dan diperoleh kadar nikel sekitar 6.5429%. Berdasarkan hasil penelitian, persen ekstraksi nikel tertinggi diperoleh sekitar 70.850% pada sampel yang dikalsinasi 550oC dengan kondisi reaksi larutan pelindian H2SO4 2 M, rasio padat cair 1/20 (S/L) waktu pelindian sekitar 240 menit. Persen ekstraksi biji nikel tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan ketika kondisi reaksi menggunakan H2SO4 4 M untuk ektraksi nikel. Sementara ketika larutan pelindiannya menggunakan asam H2SO4 0.5 M menunjukkan terjadi peningkatan persen ekstraksi nikel seiring meningkatnya suhu kalsinasi. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan ekstraksi nikel dari 28% pada sampel tanpa dikalsinasi menjadi 52% ketika bijih nikel dikalsinasi pada suhu 550oC. Hasil ini menunjukkan bahwa persen ekstraksi nikel sangat dipengaruh oleh perlakuan kalsinasi bijih nikel ketika diektraksi menggunakan asam sulfat konsetrasi rendah, namun ketika menggunakan H2SO4 dengan konsetrasi tinggi tidak memberikan pengaruh yang signifikan.
Peningkatan Kompetensi Menulis Buku Ajar: Upaya mewujudkan Pembelajaran Orisinal Melalui Pelatihan Online di Universitas Teknologi Sumbawa Hakim, Lukmanul; Junadin, Junadin; Yanuar, Emsal; Ananda, Nova Adhitya
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v6i3.510

Abstract

Quality learning is strongly supported by the availability of textbooks. Through the work produced by lecturers in the form of textbooks, it will have an impact on the originality of learning. This activity aims to improve the competence of lecturers in writing textbooks through online training. The implementation of the activity by the Academic Directorate of the Innovation Center (PIA) of the University of Technology using the Zoom platform. The delivery method uses lectures and responses. Participants totaled 47 people from representatives from 6 faculties. The results of the activity showed that participants were involved in providing responses to questions and responses, understanding the content of the material, and participants' readiness in writing textbooks. The results of the evaluation were carried out through a pre-test with a score of 60% and a post-test of 93% with an increase of 33% N-Gen. This activity is a good effort to improve the competence of writing textbooks as part of realizing original learning.
Fabrication of Fe3O4/PEG 4000/Oleic Acid Ferrofluids on Crystal Structure and Magnetic Properties Using Rhee Sumbawa Iron Sand Bahtiar, Syamsul; Islam, Izzul; Jayatri, Adella Ulyandana; Widyawati, Fauzi; Yanuar, Emsal
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i1.8108

Abstract

The fabrication of ferrofluid using Fe3O4 nanoparticles synthesized from Rhee Sumbawa iron sand has been successfully carried out. This fabrication was conducted to study the crystal structure characteristics and magnetic properties of the ferrofluid from Rhee iron sand. The fabrication used the co-precipitation method at room temperature to synthesise Fe3O4 nanoparticles. In contrast, the ferrofluid fabrication employed a magnetic stirrer with the addition of PEG 4000/Oleic Acid as a surfactant. The structure and magnetic characteristics of the Fe3O4/PEG 4000/AO ferrofluid will be investigated in this work. The results of the XRF characterization show an Fe content of 91.73%, indicating that the purity of Fe has been successfully increased using a permanent magnet separation method. The XRD characterization results show the formation of a cubic crystal system with lattice parameters a=b=c = 9.3797 Å, α=β=γ = 90°, and the crystal size obtained from the refinement is 8.42 nm. The TEM characterization results indicate that the morphology of the nanoparticles is spherical with a particle size of 7.34 nm. The VSM characterization results obtained the ferrofluid magnetization value in the 0.08–0.34 emu/g range.
Synthesis of Cellulose from Decorticated Sisal Plants (Agave sisalana) using the Acid Hydrolysis Method Widyawati, Fauzi; Hidayat, Syamsul; Wiradana, Aditya; Setyaningtyas, Ayunda Kinasih; Bahtiar, Syamsul; Yanuar, Emsal
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i3.8099

Abstract

Sisal Plant Production Process (Agave sisalana) produces waste of around 95%, which is wasted and can be an environmental problem because it is not processed properly. Sisal decortication waste contains active biochemical compounds, one of which is cellulose, which has the potential to be used in various fields. Cellulose is one of the most widely distributed and abundant biopolymers on Earth, as the main source of renewable materials obtained from plant fibers. Initial Treatment of Fiber Alkalization using 5% NaOH solution (1:20) for 2 hours at a temperature of 80 °C at a speed of 200 rpm. Then the bleaching process(bleaching). Samples of the results of alkalization treatment using hydrogen peroxide solution (H2THE23%) at a temperature of 80 °C for 3 hours, repeated once. In the Acid Hydrolysis process, the resulting sample is bleached with acid using sulfuric acid (H2SO465%) at a temperature of 80 °C for 1 hour (1:20). Sample Characterization Fiber characterization using the NDF test to determine cellulose content. The results of the cellulose content test in sisal fiber decortication waste were 1.545 mg/L Based on the results of the study, nanocellulose with a high % crystallinity was successfully extracted from sisal fiber decortication waste using a chemical treatment method. The FTIR spectrum shows a broad band at 3358-3410 cm-1which is the vibration of the OH group of cellulose. The removal of lignin levels was successfully carried out, showing that the peak of the spectrum band produced was only 1279.26 cm-1. The average size of nanocellulose particles is around 10-30 nm and consists of 30-100 cellulose molecules.
Penerapan Asam Lemak Hidroksamat dalam Industri Farmasi dan Kosmetik Muhsinun, Muhsinun; Yanuar, Emsal
Journal of Science and Technology: Alpha Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Science and Technology: Alpha, April 2025
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/alpha.v1i2.146

Abstract

This study aims to explore the application of hydroxamic fatty acids in the pharmaceutical and cosmetic industries, with a focus on their biological activities, product formulations, and compound stability in practical applications. Biological activity assays demonstrated that hydroxamic fatty acids exhibit significant antimicrobial effects against Escherichia coli and Staphylococcus aureus, as well as effective anti-inflammatory activity by reducing the production of pro-inflammatory cytokines in RAW 264.7 cells. Furthermore, anticancer tests on human breast cancer cells (MCF-7) showed that these compounds can inhibit cancer cell proliferation. In terms of product formulation, hydroxamic fatty acids were found to be stable in cosmetic products (facial serums and hair masks) and pharmaceutical products (topical ointments), with results indicating improvements in skin elasticity and hair quality, along with a reduction in inflammation symptoms in patients. However, a major challenge in the application of hydroxamic fatty acids lies in their complex synthesis process, which requires hazardous chemicals, thereby increasing production costs and impacting environmental sustainability. Therefore, further research is needed to develop more efficient and environmentally friendly synthesis methods. Overall, the findings of this study suggest that hydroxamic fatty acids hold significant potential for development as effective and safe active ingredients in the pharmaceutical and cosmetic industries.