Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS SENTIMEN KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA MENGGUNAKAN ALGORITMA SVM Ilka Zufria; Aidil Halim Lubis; Siti Septia Febiyaula
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i3.2118

Abstract

Abstract: Based on Law No. 2 of 2002, Indonesia states that the National Police of the Republic of Indonesia is a state instrument that plays a role in maintaining security and public order, enforcing the law and providing protection, protection and service to the community. In the eyes of the public, public services are experiencing a crisis of trust. This crisis provides important lessons for local governments and the police in Indonesia. With various news about the police via internet media, especially Twitter, which can influence public opinion. User opinions are used as research material for sentiment classification using the SVM algorithm using 801 data. The data is then given labels (classes) using a lexicon based method with an Indonesian language dictionary. From the labeling results, 444 positive opinions and 357 negative opinions were obtained. From several opinions that have been obtained, sentiment analysis will be carried out using the SVM algorithm. This research also applies the word weighting method or TF-IDF. The system will be evaluated using Confusion Matrix. In the test results, it was found that the level of accuracy produced using the Support Vector Machine algorithm was 83.95%, precision was 85.71%, recall was 87,50%, and f1-score was 86.60%. Keywords: Sentiment Analysis, Indonesian Republic Police, SVM Abstrak: Berdasarkan Undang-undang No.2 Tahun 2002, Indonesia menyatakan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Di mata masyarakat, pelayanan publik sedang mengalami krisis kepercayaan. Krisis ini menjadikan pelajaran penting bagi pemerintah daerah dan kepolisian di Indonesia. Dengan adanya berbagai berita mengenai kepolisian melalui media internet khususnya twitter yang dapat memengaruhi opini masyarakat. Opini pengguna dimanfaatkan sebagai bahan penelitian klasifikasi sentimen menggunakan algoritma SVM dengan menggunakan 801 data. Data kemudian diberi label (kelas) dengan menggunakan metode lexicon based dengan kamus berbahasa Indonesia. Dari hasil pelabelan diperoleh data berlabel positif sebanyak 444 opini dan 357 opini negatif. Dari beberapa opini yang sudah didapatkan, maka akan dilakukan analisis sentimen dengan menggunakan algoritma SVM. Penelitian ini juga menerapkan metode pembobotan kata atau TF-IDF. Sistem akan dievaluasi dengan menggunakan Confusion Matrix. Pada hasil pengujian didapatkan tingkat akurasi yang dihasilkan dengan menggunakan algoritma Support Vector Machine adalah sebesar 83.95%, precision sebesar 85.71%, recall sebesar 87,50%, dan f1-score sebesar 86,60%. Kata kunci: Analisis Sentimen, Kepolisian Republik Indonesia, SVM
SISTEM PENGUKURAN DAN OTOMATISASI DAYA LISTRIK RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY TSUKAMOTO Rizki Abdul Hakim Siregar; Muhammad Ikhsan; Aidil Halim Lubis
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3166

Abstract

Abstract: The need for an accurate household electrical power measurement and control system is becoming increasingly urgent to prevent equipment damage due to power fluctuations and to optimize energy consumption. This study tested a system with 15, 20, 25, 30, and 40-watt lamp loads using the ZMPT101B sensor for voltage and ACS712 for current, which were integrated with an Arduino Uno. Fuzzy logic was applied to control the relay based on sensor measurements, taking into account parameters such as voltage, current, and power. This fuzzy logic allows the system to make power regulation decisions automatically and adaptively in response to changes in load conditions, thereby increasing system efficiency and reliability. The results show that the system successfully achieved design and automation goals. Measurements on a 15-watt load resulted in a voltage of 218 V, a current of 0.068 A, and a power of 15.33 watts; on a 20-watt load, the voltage was 221 V, the current was 0.091 A, and the power was 19.80 watts; on a 25-watt load, the voltage was 220 V, the current was 0.114 A, and the power was 24.95 watts; on a 30-watt load, the voltage was 219 V, the current was 0.136 A, and the power was 29.84 watts; and on a 40-watt load, the voltage was 219 V, the current was 0.182 A, and the power was 40.36 watts.   Keyword: Power Measurement System, Household Energy Control, ZMPT101B Sensor, ACS712 Sensor, Arduino Uno, Fuzzy Logic Abstrak: Kebutuhan sistem pengukuran dan kontrol daya listrik rumah tangga yang akurat semakin mendesak untuk menghindari kerusakan peralatan akibat fluktuasi daya dan mengoptimalkan konsumsi energi. Penelitian ini menguji sistem dengan beban lampu 15, 20, 25, 30, dan 40watt menggunakan sensor ZMPT101B untuk tegangan dan ACS712 untuk arus, yang diintegrasikan dengan Arduino Uno. Logika fuzzy diterapkan untuk mengontrol relay berdasarkan pengukuran sensor, dengan mempertimbangkan parameter tegangan, arus, dan daya. Logika fuzzy ini memungkinkan sistem untuk membuat keputusan pengaturan daya secara otomatis dan adaptif terhadap perubahan kondisi beban, sehingga meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem. Hasil menunjukkan bahwa sistem berhasil dalam perancangan dan otomatisasi. Pengukuran pada beban 15 watt menghasilkan tegangan 218 V, arus 0,068 A, dan daya 15,33 watt pada beban 20 watt, tegangan 221 V, arus 0.091 A, dan daya 19,80 watt pada beban 25 watt, tegangan 220 V, arus 0,114 A, dan daya 24,95 watt; pada beban 30 watt, tegangan 219 V, arus 0,136 A, dan daya 29,84 watt serta pada beban 40 watt, tegangan 219 V, arus 0,182 A, dan daya 40,36 watt.Kata kunci: Daya Listrik, Kontrol Energi Rumah Tangga, Sensor ZMPT101B, Sensor ACS712, Arduino Uno, Logika Fuzzy Â