Sabambam, Maria Nesta
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Partisipasi Mahasiswa Tingkat Dua Prodi Pelayanan Pastoral dalam Hidup Menggereja melalui Kegiatan Evangelisasi Sabambam, Maria Nesta; Nainaif, Rosina Tubani; Wahyuni, Sri
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.518 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i4.1228

Abstract

Peran aktif kaum muda dalam gereja saat ini semakin sulit ditemukan termasuk para mahasiswa prodi pelayanan pastoral. Dari situasi tersebut maka peneliti mengadakan kegiatan untuk meningkatkan keterlibatan mereka baik dalam bidang pengudusan, pelayanan, kesaksian, pewartaan dan persekutuan melalui kegiatan evangelisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kegiatan Evangelisasi mampu meningkatkan partisipasi mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral - Yayasan Institut Pastoral Indonesia Program studi pelayanan pastoral tingkat dua dalam hidup menggereja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa melalui panca tugas gereja dapat meningkatkan partisipasi mahasiawa tingkat dua prodi pelayanan pastoral dalam hidup menggereja melalui kegiatan evangelisasi. Dari lima belas reponden setelah dilakukan pre test menunjukkan hasil akumulasi sebesar 355 point jika diprosentase sebesar 23,6 % kemudian setelah dilakukan perlakuan hasil menujukkan peningkatan yaitu 830 point jika diprosentase sebesar 55,3%. Jadi ada kemajuan 475 point atau jika diprosentase mengalami kemajuan 31,6%
Convenientes Ex Universo: Melangkah Bersama Menuju Keadilan Dunia Sabambam, Maria Nesta; Lika, Maria Oktaviana; Gale, Maria Grisela Regina; Deri, Yuliana; Yuliati, Yuliana Eni
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i1.1941

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi respons Gereja Katolik terhadap tantangan global pada pertengahan 1980-an, khususnya melalui dokumen Convenientes Ex Universo Berhimpun dari seluruh dunia untuk keadilan di dunia. Gereja menyoroti pentingnya keadilan sebagai landasan moral dan etika dalam mengatasi ketidaksetaraan ekonomi dan ketidakadilan global. Konsep pembebasan dari penindasan dan keadilan bagi kaum miskin menjadi fokus utama, ditekankan melalui ajaran sosial dan teologi pembebasan Gereja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, menyoroti betapa pentingnya keadilan sebagai wujud penghormatan terhadap kehidupan. Kesimpulan menggarisbawahi peran aktif Gereja dan pemerintah dalam menegakkan keadilan serta mempromosikan kesejahteraan bagi kaum miskin dan terlantar. Selain itu, penelitian ini merinci peran umat Katolik dalam merespons panggilan untuk berpartisipasi dalam menciptakan dunia yang lebih adil dan damai, sesuai dengan ajaran dan nilai-nilai moral Gereja Katolik.
Kompetensi Belajar Generasi Z di Era Society 5.0 Sabambam, Maria Nesta; Goa, Lorentius
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v9i2.471

Abstract

Generasi Z adalah kelompok orang yang lahir antara pertengahan tahun 1990-an dan awal tahun 2010-an, dan mereka memiliki ciri-ciri pembelajaran unik. Fakta bahwa inovasi dan perkembangan teknologi terus berlanjut dan terus berkembang dengan cepat hingga saat ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya terus berkembang, tetapi juga berkembang dengan cepat dan berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan manusia. Untuk memanfaatkan potensi yang ditawarkan oleh revolusi digital, penting untuk terus mengelola perubahan ini dengan cermat, menjamin inklusi, dan mengembangkan literasi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemampuan belajar Generasi Z di era Revolusi Industri 5.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang melibatkan kajian pustaka sebagai sumber data utama. Generasi Z adalah generasi yang tumbuh dan berkembang di era teknologi yang canggih. Proses belajar mereka juga bergantung pada teknologi. Mereka belajar dengan memanfaatkan teknologi. Generasi Z sering mengambil bagian dalam pembelajaran online, yang mencakup kursus online, tutorial video, dan sumber daya pembelajaran digital.
EREJA YANG MELAYANI MENURUT EVANGELII GAUDIUM DI ZAMAN REVOLUSI INDUSTRI 5.0 Sabambam, Maria Nesta; Tato, Theresia Aryanti Mando; Fingky, Julianti; Duha, Marsela Sadaria; Leu, Helena Hay
Jurnal Pelayanan Pastoral Jurnal Pelayanan Pastoral (JPP) Vol.5 No.1 April 2024
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM), STP-IPI Malang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/jpp.v5i1.454

Abstract

The Church is a community of believers called to serve one another and help those around them in various forms of service, such as charitable activities, social assistance, and emotional support. In carrying out these missionary tasks, the Church often faces challenges, both from outside and from within itself and it is inevitable that in many such situations the Church continues to expand the scope of its ministry. The Church is called in the era of the industrial revolution 5.0. The Industrial 5.0 era typically includes developments such as connected manufacturing, high levels of automation, and more profound use of technology in industrial processes. The role of the Church or religion in this context may vary depending on how society and the Church itself respond to technological change and social dynamics. Some possible considerations regarding the role of the Church in the Industry 5.0 era include: Ethical considerations related to technology: The Church can engage in educating its congregation on the ethical use of technology, including artificial intelligence, automation, and high connectivity. This may involve articulating an ethical perspective on the use of technology to ensure that these developments benefit the common good and protect human dignity. In the context of Industry 5.0, society is likely to be increasingly digitally connected. Churches may wish to consider ways to form and nurture online communities to support spiritual growth and friendship. However, it is important to note that church responses to these changing times may vary and not all churches adopt modern technology in the same way. This depends on the specific values and traditions of each ecclesial community.