Alfiyatin, Yuliana
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KATERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SKALA DI KELAS VI MI AL-FALAH Alfiyatin, Yuliana
JEMI Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : STIT Al-Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/jemi.v3i2.706

Abstract

The results of the interviews revealed that sixth-grade students at MI Al-Falah Dakiring Socah Bangkalansaat are currently experiencing difficulties in learning because they are unmotivated and do not pay attention to the teacher's explanations. As a result, many students are unable to develop critical thinking skills and often give perfunctory answers to the exercises given by the teacher. They also lack in-depth analysis of the steps needed to solve the problems given. Deep learning, which is pedagogical learning to meet the needs of today's education. Deep learning is learning that focuses on a comprehensive understanding of concepts, meaningful information management, and the ability of students to relate the knowledge they have acquired to real life, as well as to think critically, reflectively, and creatively in problem solving. This research method is field research that adopts a qualitative approach. Field research includes types of research that require researchers to go directly to the research location and interact directly with the local community. In this study, researchers can directly experience the phenomena that arise in the field and gain a comprehensive and clear understanding of the situation and conditions at the research location. The analysis shows that there are changes in students before and after using deep learning. Among other things, students become more active in discussions with their classmates and group members, actively ask questions, actively search for data or information through learning resources, and analyze each question by trying to answer based on analysis and data. Students are more confident in expressing their opinions, challenging their peers' opinions based on data and analysis, and willing to collaborate to find solutions to the questions and problems they encounter. This indicates an improvement in students' critical thinking skills through the use of deep learning in the scale material in the sixth grade at MI Al-Falah Dakiring Socah Bangkalan. This certainly has a positive impact, enabling learning objectives to be achieved. Given several obstacles in the learning process, as a researcher and classroom teacher, I have carefully prepared learning scenarios before the lessons begin so that the efforts that have been planned can minimize the obstacles encountered during the learning process, thereby ensuring that the learning objectives are achieved to the fullest extent possible. Keywords: Deep learning, critical thinking skills
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING DENGAN ALAT PERAGA KABARU PADA MATERI LUAS PERMUKAAN PRISMA DAN LIMAS Alfiyatin, Yuliana
AL - IBRAH Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran yang berlangsung selama ini cenderung berpusat pada guru, siswa tidak diberi kesempatan untuk mengkonstruk pengetahuannya sendiri, serta jarangnya penggunaan alat peraga sehingga siswa merasa kesulitan untuk memahami suatu konsep atau materi, akibatnya siswa menjadi pasif dan pembelajaran menjadi membosankan. Salah satu altertatif model pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk mengaktifkan siswa sehingga siswa bereksperimen secara langsung menggunakan alat peraga dalam mencari dan menemukan konsep/prinsip matematika adalah penemuan terbimbing dengan alat peraga KaBaRu pada materi luas permukaan prisma dan limas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan tujuan: mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan perangkat pembelajaran penemuan penemuan terbimbing dengan alat peraga KaBaRu pada materi luas permukaan prisma dan limas. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII-A dari dua kelas yang diambil secara acak di MTs Al-Falah Dakiring-Socah Bangkalan untuk kelas ujicoba. Pengembangan perangkat dilakukan menggunakan model 4-D Thiagarajan yang telah dimodifikasi. Perangkat pembelajaran yang dihasilkan berupa: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Tes Hasil Belajar (THB). Hasil analisis data menunjukkan perangkat pembelajaran penemuan terbimbing dengan alat peraga KaBaRu pada materi luas permukaan prisma dan limas yang dihasilkan baik, ini terlihat dari kemampuan guru mengelola pembelajaran baik, aktivitas siswa dalam pembelajaran efektif, respon siswa positif, tes hasil belajar memenuhi kriteria valid, reliabel, dan sensitif, serta ketuntasan hasil belajar secara klasikal terpenuhi.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING DALAM PANDANGAN SISWA MI AL-FALAH DAKIRING-BANGKALAN Alfiyatin, Yuliana
AL - IBRAH Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia pendidikan banyak sekali tantangan yang dihadapi seorang guru, seperti pengelolaan kelas, pemilihan media pembelajaran ataupun tentang pemilihan strategi,model ataupun metode pembelajaran yang semuanya untukmenciptakan kondisi yang efektif dengan tujuan menggiring siswa mencapai tujuan belajar yang diharapkan. Yamin dan maisah berpendapat bahwa usaha guru dalam menciptakan kondisi yang diharapkan akan efektif apabila: pertama, diketahui secara cepat faktor-faktor yang dapat menunjang terciptanya kondisi yang menguntungkan dalam proses pembelajaran, kedua, dikenal masalah-masalah yang diperkirakan dan biasanya timbul dan dapat merusak iklim pembelajaran, ketiga, dikuasainya berbaga pendekatan dan pengelolaan kelas dan diketahui pula kapan dan untuk masalah mana pendekatan digunakan. Permasalahan-permasalahan di atas lebih cenderung permasalahan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar dikelas. Namun kini dunia sedang dilanda wabah secara global, pun juga Indonesia. Wabah ini dikenal dengan sebutan covid-19 atau coronavirus disease 19 yang menyerang manusia serta penularan manusia terhadap manusia. Dunia Pendidikan di Indonesia saat ini khususnya Lembaga Pendidikan formal baik tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi menerapkan pembelajaran daring/jarak jauh melalui aplikasi online pendukung seperti telepon, whatsapp,classroom, dan sebagainya. Begitu pula pembelajaran ini juga diterapkan di MI Al-Falah Dakiring-Bangkalan. Melalui wawancara dengan kepala madrasah, wali kelas 1 sampai kelas 6 mendapatkan hasil bahwa pembelajaran daring diterapkan sejak akhir maret hingga sekarang, dan dalam proses penerapannya terdapat banyak kendala antara lain tidak semua siswa dan wali siswa mempunya HP android, sehingga usaha yang dilakukan adalah meminjam atau menumpang pada teman lain yang mempunyai HP android, selain itu terdapat kendala sinyal baik dari pihak ssiswa maupun guru dalam proses belajar mengajar, serta hasil rekapitulasi angket yang dilakukan terhadap seluruh siswa sejumlah 78 siswa MI Al-Falah Dakiring Bangkalan terkait efektivitas penerapan pembelajaran daring yang disesuaikan dengan kriteria efektif dalam penelitian ini mendapatkan hasil bahwa : (1)Berdasarkan hasil angket diperoleh, data yang didapat kurang dari 18% responden secara keseluruhan yang menjawab iya atau setuju. Artinya hal tersebut tidak memenuhi kriteria efektif dalam penerapan pembelajaran daring. Selain itu didukung dari hasil wawancara kepala madrasah dan para guru wali kelas yang menyatakan bahwa pembelajaran daring kurang efektif diterapkan dalam proses belajar mengajar di MI Al-Falah Dakiring socah.(2) terdapat kurang dari 54% nilai ulangan harian siswa secara keseluruhan yang mendapat nilai diatas KKM pada mata pelajaran matematika pada saat penerapan pembelajaran daring yang berarti bahwa hal tersebut tidak memenuhi kriteria efektif dalam penerapan pembelajaran. Artinya pembelajaran daring kurang efektif diterapkan dalam proses belajar mengajar di MI Al-Falah Dakiring socah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA POKOK BAHASAN BILANGAN BULAT KELAS VI MI AL-FALAH Alfiyatin, Yuliana
JEMI Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : STIT Al-Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/jemi.v1i2.285

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Karena manusia juga terlahir dengan tanpa membawa apapun untuk hidup di dunia ini. Maka perlu ikut serta berikhtiar dalam proses kehidupan manusia salah satunya dengan belajar. Belajar juga dapat diartikan sebagai kegiatan menuntut ilmu yaitu salah satunya dapat ditempuh melalui pendidikan. Dalam proses belajar, Guru tidak hanya dituntut untuk menguasai bidang studi yang akan diajarkan saja, tetapi juga harus menguasai dan mampu menggunakan salah satunya model pebelajaran. Guru kreatif, professional dan menyenangkan harus memiliki beberapa konsep dan cara untuk mendongkrak kualitas pembelajaran. Pembelajaran akan berjalan dengan baik ketika guru memiliki tanggung jawab di dalam pembelajaran tersebut misalnya inisiatif penggunaan inovasi model pembelajaran yang memungkinkan siswa bisa belajar secara maksimal dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Pembelajaran inkuiri terbimbing merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan siswa untuk belajar secara sistematis, kritis, logis, analitis sehingga mereka dapat merumuskan sendiri penemuannya dengan penuh percaya diri .tujuan penelitian ini adalah Menggambarkan Proses penerapan Model Pembelajaran inkuiri terbimbing dan Untuk mengetahui adanya pengaruh Proses penerapan Model Pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap Hasil Belajar Siswa Pokok Bahasan Bilangan Bulat Kelas VI MI Al-Falah Dakiring. Teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Dokumentasi, Angket , THB (Tes Hasil Belajar). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI MI Al-Falah Dakiring. Pada penelitian ini sampel dari kelas VI berjumlah sebanyak 29 siswa. penelitian ini dilakukan MI. Al-Falah berada di desa Dakiring Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Analisis penelitian ini adalah menggunakan analisis dengan menggunakan rumus prosentase. dari hasil pembahasan dan penelitian tersebut memperoleh kesimpulan sebagai berikut, rekomendasi pada penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat memberi belajar yang baru dan aktif sehingga mendapatkan kesempatan pada siswa untuk belajar lebih dan mampu mencoba hal yang baru tanpa dilepas langsung melainkan guru akan membimbing dan mengarahkanya Kata kunci: Model pembelajaran inkuiri terbimbing, hasil belajar