Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effectiveness of the Pre-Reading Plan (PREP) Strategy in Enhancing Reading Comprehension: A Case Study of Eighth Grade Students at SMPN 3 Panca Rijang Arnas, Riska; Wahyuddin, Nur Rahmah; Hermansyah, Sam; M. Daming, Hamdi
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 11 No. 1 (2024): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effectiveness of the Pre-Reading Plan (PREP) strategy in enhancing reading comprehension among eighth-grade students at SMPN 3 Panca Rijang. Employing a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest method, the research involved 20 students and one English teacher as participants. Data collection included pretests, posttests, and questionnaires, analyzed through qualitative and quantitative methods. Results indicated significant improvements in students' reading comprehension post-implementation of the PREP strategy, with the percentage of students meeting the minimum completeness criteria increasing from 35% to 70%. Additionally, students exhibited higher engagement levels during learning activities, and the teacher's performance in classroom management improved. Many students expressed a positive interest in the PREP strategy. These findings support the conclusion that the PREP strategy effectively enhances reading comprehension among students. It is recommended that the PREP strategy be adopted more widely to foster improved reading skills in English language learning contexts, as it encourages students to activate prior knowledge and engage more deeply with the reading material. Overall, this research highlights the importance of interactive and student-centered teaching strategies in improving reading comprehension and fostering a positive learning environment.
Utilization of Artificial Intelligence in EFL Learning from a Digital Literacy Perspective Wahyuddin, Nur Rahmah; Yanti, Nur Eva; Riska Arnas; Sam Hermansyah
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8331

Abstract

This study investigates how university students utilize Artificial Intelligence (AI) in English as a Foreign Language (EFL) learning from a digital literacy perspective. Conducted between February–April 2024, the research involved nine undergraduate students from Universitas Ichsan Sidenreng Rappang who actively used AI tools such as ChatGPT, Grammarly, and Duolingo in their daily learning practices. Using a qualitative thematic analysis, the study explored students’ experiences, challenges, and expectations regarding AI-supported EFL learning. Findings show that AI contributed substantially to improving students’ vocabulary, grammar accuracy, and speaking fluency, with several participants reporting that AI-based feedback helped them understand errors more quickly and increased their learning motivation—some estimating up to a 20–30% improvement in confidence and task completion efficiency. However, issues such as inconsistent responses, fabricated references, and overreliance on AI revealed gaps in students’ critical digital literacy. The study highlights the need for strengthened digital literacy training and more structured integration of AI tools in higher education to ensure ethical, accurate, and effective use of AI for language learning.
Digitalisasi yang Tertahan: Eksplorasi Sikap Skeptis Pedagang Sayuran terhadap Pemasaran Digital di Pasar Tradisional Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang Nur, Yustika; Wahyuddin, Nur Rahmah; Salida, Amrizal; Nurwafiyyah, Auliyah; Mas’ud, Busrin Raihana
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 5 No. 2 (2025): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v5i2.3437

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap secara spesifik sikap skeptis pedagang sayuran di pasar tradisional Amparita terhadap pemasaran digital dan alasan mendasarinya serta konsekuensinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dan jenis penelitian studi kasus instumental tunggal karena penelitian ini berfokus pada satu kasus di satu lokasi namun memiliki relevansi luas terhadap fenomena serupa di tempat lain. Dengan berfokus pada alasan di balik sikap skeptis, serta bagaimana sikap tersebut memengaruhi keputusannya menggunakan media digital dan dampak ekonominya bagi pedagang sayuran. Analisis data menggunakan pendekatan model Miles dan Huberman yang terdiri Reduksi data, Penyajian data dan Penarikan simpulan atau verifikasi. Agar data yang didapat terjamin keabsahannya, maka dilakukan uji triangulasi yaitu usaha untuk mengecek keabsahan data atau informasi dari sudut pandang yang berbeda-beda terhadap apa yang telah dilakukan oleh periset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap skeptis pedagang sayuran di Pasar Amparita terhadap pemasaran digital disebabkan oleh keterbatasan literasi digital, karakteristik produk yang cepat rusak dan bernilai rendah, serta pengalaman negatif dalam menggunakan media sosial. Bentuk skeptisisme tersebut tampak dari perilaku pedagang yang hanya jarang memposting di media sosial, lebih mengandalkan telepon, mencoba sesekali tetapi berhenti, bahkan ada yang sama sekali tidak pernah mencoba. Konsekuensi dari sikap ini adalah terbatasnya jangkauan pasar, kecilnya keuntungan yang diperoleh, tidak adanya perluasan pasar, hingga tingginya risiko kerugian akibat barang tidak laku. Dengan demikian, sikap skeptis pedagang bukanlah bentuk penolakan mutlak terhadap teknologi, melainkan respons rasional terhadap kondisi ekonomi, sosial, dan teknis yang mereka hadapi.