Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sarung Tenun Alor Berbasis Etnomatika terhadap Kemampuan Mengenal Geometri dan Penjumlahan pada Anak Usia Dini Puling, Imanuel
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.633

Abstract

Penggunaan kain tenun sebagai alat bantu dalam pengenalan geometri dan penjumlahan pada anak usia dini merupakan pendekatan inovatif yang menggabungkan aspek budaya dengan pembelajaran matematika. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media sarung tenun berbasis etnomatematika terhadap kemampuan geometri anak usia dini dan mengetahui kemampuan berhitung pada sarung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode Penelitian yang digunakan adalah Quis eksperiment. Penelitian ini dilakukan di PAUD Duyun kabupaten Alor Teknik. pengumpuln data adalah Observasi, Wawancara dan Tes. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yakni berjumlah 24 anak. Teknik analisis data Uji normalitas, uji Homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kain tenun meningkatkan minat dan keterlibatan anak dalam proses belajar, serta memperkuat pemahaman mereka terhadap konsep-konsep matematika dasar. Penggunaan media sarung tenun khas Alor memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kemampuan geometri anak. penggunaan media sarung tenun khas Alor memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kemampuan konsep penjumlahan anak.
Efektivitas Penggunaan Media Ular Tangga Bilangan Raksasa Untuk Menstimulasi Kemampuan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun susijanti, susi; Khotimah, nurul; Puling, Imanuel
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v4i2.1021

Abstract

Abstrak Dalam kehidupan sehari hari sebenarnya matematika sering digunakan baik itu disadari atau tidak. Di Lingkungan Pendidikan pun, Matematika adalah salah satu pelajaran yang selalu hadir disetiap jenjang pendidikan, mulai tingkat dasar bahkan di perguruan tinggi.Tetapi, bukan rahasia lagi bahwa matematika merupakan salah satu momok bagi sebagian anak. Pada tahap pra operasional anak mulai menunjukan proses berfikir yang jelas serta anak mulai mengenali beberapa simbol, tanda, bahasa, dan gambar. Konsep bilangan menjadi sangat penting karena merupakan konsep matematika yang harus dikuasai oleh anak, karena akan menjadi dasar bagi penguasaan konsep matematika selanjutnya.Lingkup perkembangan kogntif pada anak usia 4 - 5 tahun terdiri dari pengetahuan umum dan sains serta matematik. Ada berbagai cara dalam mengembangkan kemampuan mengenal dan memahami konsep angka dengan cara yang menyenangkan bagi anak, salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan alat permainan edukatif (APE) ular tangga. Penelitian pre-experimental design ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak usia 4 - 5 tahun dalam pemahaman konsep bilangan melalui media pembelajaran ular tangga bilangan. Subjek ujicoba pada penelitian ini adalah 10 anak yang berusia 4 - 5 tahun. Kata Kunci : Media ular tangga, kemampuan kognitif, anak
Permainan Kartu Angka Untuk Meningkatkan Logika Matematika Pada Anak Usia Dini atta, atta fatimatuz zahro; rizka, rizka aisyah; khotimah, nurul; Puling, Imanuel
Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/aura.v4i2.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui kemampuan logika matematika pada siswa kelompok A di RA Tri Bhakti, Desa Claket. (2) Untuk mengetahui penerapan permainan kartu angka dalam meningkatkan logika matematika pada siswa kelompok A di RA Tri Bhakti, Desa Claket. (3) Untuk mengetahui peningkatan permainan kartu angka dalam meningkatkan logika matematika siswa kelompok A di RA Tri Bhakti, Desa Claket setelah menggunakan permainan kartu angka.subjek penelitian ini adalah 10 anak kelompok A RA Tri Bhakti Desa Claket. Menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan analisis dengan teknik deskiptif kualitatif, hasil peneliltian menunjukkan: (1) Media dan strategi kartu angka efektif digunakan dalam pembelajaran RA Tri Bhakti usia 4-5 tahun, (2) Penggunaan kartu angka harus dibuat yang menarik agar siswa lebih semangat dalam belajar. (3) Dalam permainan kartu angka siswa dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing kelompok bisa memainkan kartu angka yang sudan didapatkan, sehingga setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang sama.
ANALISIS BUDAYA PENGASUHAN ANAK USIA DINI DALAM KELUARGA MULTIKULTURAL Maarang, Martheda; Lily, Netry Maria; Puling, Imanuel; Tabun, Norlianti Lusia
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 13 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v13i2.7672

Abstract

Perbedaan budaya dalam keluarga multikultural dapat mempengaruhi pola pengasuhan yang diterapkan kepada anak. Orang tua dengan budaya yang berbeda tentu memiliki persepsi dan konsep adaptasi dalam menerapkan pengasuhan yang baik untuk membentuk perilaku sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pola dan karakteristik pengasuhan yang dilakukan oleh keluarga multikultural atau berbeda suku yaitu orang tua yang berasal dari Pantar dan Abui. Partisipan dalam penelitian ini adalah lima orang ibu yang berasal dari suku Abui yang menikah dengan suami dari suku Pantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara lalu data dianalisis menggunakan milles and Huberman dan grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua adalah demokratis dan permisif, ibu dari suku Abui lebih tegas kepada anak dibandingkan dengan ayah dari suku Pantar. Karakteristik pengasuhan pada keluarga multikultural secara spesifik mengutamakan penanaman nilai keagamaan, toleransi dalam perbedaan pengasuhan, mengenalkan identitas budaya dan gaya pengasuhan tradisional, dan menanamkan nilai karakter dan kebiasaan kepada anak untuk berperilaku baik melalui arahan dan nasihat agar membentuk perilaku sosial yang baik sehingga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan selanjutnya. Kebiasaan yang baik akan membentuk perilaku yang baik.