Articles
Pengaruh Media Audio Visual Berbasis PowerPoint Terhadap Kosa Kata dan Berbicara Pada Anak 4-5 Tahun
Maria Lily, Netry;
Sukartiningsih , Wahyu;
Khotimah, Nurul
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/murhum.v5i1.632
Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh media audio visual berbasis powerpoint interaktif terhadap kemampuan kosa kata dan berbicara pada anak. Penelitian ini dilakukan karena minimnya penguasaan kosa kata dan berbicara pada anak beusia 4-5 tahun di TK Artha Asih 11 Moru dan TK Sinar Pagi Moru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen nonrandomized pretest-posttest control group design. Teknik pengupulan data yang digunakan adalah observasi. Teknik analisis datanya adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial yang akan dihitung dengan menggunakan SPPS versi 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) penerapan media powerpoint interaktif memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kemampuan menerima kosa kata anak usia 4-5 tahun. Hal ini terlihat dari hasil uji independent sample t-test yang menunjukkan nilai Sig. (2-Tailed) sebesar 0.000 yang merupakan nilai signifikansi lebih kecil dari 5%. Selain itu nilai t hitung menunjukkan lebih besar dari t tabel yakni 4.713 > 2.048. 2) Penerapan media powerpoint interaktif memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kemampuan berbicara anak usia 4-5 tahun. Hal ini terlihat dari hasil uji independent sample t-test yang menunjukkan nilai Sig. (2-Tailed) sebesar 0.000 yang merupakan nilai signifikansi lebih kecil dari 5%. Selain itu nilai t hitung menunjukkan lebih besar dari t tabel yakni 3.945 > 2.048.
Improving Children's Fine Motor and Cognitive Skills Through Watercolor Finger Painting Activities
Tabun, Norlianti L;
Maarang, Matrheda;
Lily, Netry Maria
Abdi Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/abdi.v6i2.8182
This article examines the support offered in learning finger painting for the Indria Mola-Kalabahi study group. The aim of this program is to assist young children in early development through finger painting to improve their cognitive abilities and fine motor skills. This task seeks to create a solid developmental base, promoting children's development and equipping them for a successful future. The execution of this program occurred in three phases: 1) Planning, 2) Implementation, and 3) Assessment. Students and instructors from the PG-PAUD Study Program at Universitas Tribuana Kalabahi took part in the project. The youngsters participating ranged from 4 to 6 years old. The finger painting activity demonstrated success in enhancing cognitive and fine motor skills by utilizing readily available and inexpensive materials. The outcomes of the children's finger paintings showed evident advancement during the activity.
Implementation of Collage Techniques to Improve Cognitive and Fine Motor Skills in Children Aged 4-6 Years
Lily, Netry Maria;
Tabun, Norlianti L;
Maarang, Matrheda
Abdi Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/abdi.v6i2.8185
Early childhood development is an essential period for establishing the groundwork and gaining abilities that will impact a child's life ahead. A child's growth is influenced by the stimulation they experience; when they receive adequate stimulation in their early years, children will mature and develop suitably for their age. Some of the essential areas of growth include cognitive abilities and fine motor skills. An engaging educational task that promotes both cognitive skills and fine motor abilities is creating collages. Collage consists of crafting art by adhering dry leaves or various materials to a flat surface or drawing with glue. This service seeks to present new strategies for children, promote imaginative learning techniques, and enhance the growth of cognitive and fine motor skills to guarantee healthy development. The service involved 30 children between the ages of 4 and 6 through techniques like parent socialization, training, and mentoring for children. The technique of creating collages was especially effective for improving cognitive and fine motor skills, as it allows children to enhance their problem-solving skills and reinforces their small muscle development.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MEDIA PLAYDOUGH GUNA MENINGKATKAN MOTORIK HALUS DAN KOGNITIF ANAK DI JEMAAT IMANUEL MOLA
Maarang, Martheda;
Lily, Netry Maria;
Tabun, Norlianti Lusia
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5683
Abstrak Kemampuan motorik halus dan kognitif pada anak usia dini perlu dikembangkan secara optimal. Ini diperlukan dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan menggunakan media playdough. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan media playdough terhadap kemampuan motorik halus dan kognitif melalui kegiatan pengabdian masyarakat di kelompok Indria Jemaat Imanuel Mola. Tim pelaksana adalah dosen dan mahasiswa program studi PG-PAUD Universitas Tribuana Kalabahi. Peserta kegiatan terdiri atas anak usia 4-6 tahun berjumalah 30 orang. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participation Action Resesarch (PAR) terdiri dari tahapan, yaitu: 1) Perencanaan,2) Pelaksanaan, dan 3) Evaluasi. Implementasi media Playdough terlaksana dengan baik dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah dan terjangkau dan hasil evaluasi menunjukkan bahwa meningkatnya kemampuan motorik halus dan kognitif pada anak usia dini dengan menerapkan media Playdough. Kata Kunci: Playdough, Motorik Halus, Kognitif Abstract Fine motor and cognitive abilities in early childhood need to be developed optimally. This is needed to support children's growth and development by using playdough media. This study aims to determine the impact of implementing playdough media on fine motor and cognitive abilities through community service activities in the Indria Jemaat Imanuel Mola group. The implementing team is lecturers and students of the PG-PAUD study program at Tribuana Kalabahi University. Participants in the activity consisted of 30 children aged 4-6 years. The implementation method used is Participation Action Research (PAR) consisting of stages, namely: 1) Planning, 2) Implementation, and 3) Evaluation. The implementation of Playdough media was carried out well by utilizing easy and affordable materials and the evaluation results showed that there was an increase in fine motor and cognitive abilities in early childhood by implementing Playdough media.. Keywords: Playdough, Fine motor, Cognitive
Pengaruh Aplikasi Quizizz Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Pelajaran IPAS Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV di UPTD SD Inpres Lauuky Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor
Petrus Mau Tellu Dony;
Antonius A. Saetban;
Netry Maria Lily3;
Martheda Maarang;
Alboin Selly5
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2049
Rumusan permasalahan penelitian ini ialah Apakah Pengguanan Media Quizizz dapat berpengaruh Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik IV di UPTD SD Inpres Lauuky Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif Pre-eksperimen dengan pendekatan One Grup (pretest posttest), Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah data validator, Tes dan serta Angket Respon guna mengetahui pendapat peserta didik. Dari hasil validator diperoleh nilai sebesar 83,8% dengan kategori “sangat layak”, kemudian Keberhasilan pembelajaran pada penelitian ini ditinjau dari adanya perbedaan nilai antara pretest dan posttest hal ini rerliat dari pretest dan posttest bersifat valid dengan jumlah sampel 23 peserta didik, dapat diketahui bahwa mean pada hasil pretest sebesar 59.34. Sedangkan pada hasil posttest sebesar 74.21, Maka hasil uji normalitas Liliefors Significance Correction berfokus pada kolom Sig. Shapiro-Wilk. Pada hasil pretest menunjukkan Sig. 0.229 dan0.89 pada hasil posttest. Berdasarkan hasil tersebut maka nilai Sig. > 0.05. maka data berdistribusi normal. Sebaliknya, apabila nilai Sig. < 0.05 maka data tidak berdistribusi normal dan juga Uji Paired Sample t-Test muncul hasil Sig. (2-Tailed) sebesar 0.0001 yang berarti nilai Sig. (2-Tailed) < 0.05. Berdasarkan pengambilan keputusan bahwa apabila nilai Sig. (2-Tailed) kurang dari taraf signifikansi 0.05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat diambil Kesimpulan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar pretest dan posttest peserta didik. Artinya penelitian ini berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. nilai t-hitung sebesar 5.082 yang berarti > dari t tabel. t-hitung menunjukkan nilai 6.001> 2.073. Selain itu, terlihat juga perbedaan mean pada hasil pretest dan posttest sebesar 14.86. Kemudian hasil angket respon peserta didik mendapat nilai sebesar 85% yang termasuk dalam kategori “sangat layak”.
Identifikasi Gaya Pengasuhan Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja Terhadap Perilaku Sosial Anak Usia Dini
Maarang, Martheda;
Netry Maria Lily;
Norlianti Lusia Tabun;
Petrus Mau Tellu Dony
Early Childhood: Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Univ Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/earlychildhood.v9i1.6344
Parenting style is a form of behavior given by adults to children by providing quality time with family and paying attention to children as a form of affection, Many activities for working mothers reduce quality time with children, but mothers who do not work spend more time with children. This study aims to determine the parenting styles of working and non-working mothers in the Welai Timur-NTT Village—research using descriptive quantitative methods. The data collection method uses a Google form questionnaire. Data analysis using the descriptive statistical analysis method was analyzed with the help of the average formula. The results of the research from 36 respondents that the parenting style that is often applied is democratic parenting with the percentage of working mothers at 46%, permissive at 28%, and authoritarian at 26%, and mothers who do not work with a percentage of democratic parenting style 42%, permissive 30%, and authoritarian 28%. Children who grow up in democratic parenting bring up positive energy, increase creativity, and have high self-confidence. It is recommended to apply a democratic parenting style to children
Persepsi Orang Tua Terhadap Dampak Penggunaan Gadged Pada Anak Usia 4-6 Tahun
Lily, Netry Maria;
Norlianti Lusia Tabun;
Martheda Maarang;
Petrus Mau Tellu Dony
Early Childhood: Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Univ Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/earlychildhood.v9i1.6345
Gadgets are one real example of how science and technology have advanced and developed rapidly in the modern era. Children use gadgets for various needs and desires, including accessing themed books, picture books, in addition children use gadgets to watch YouTube, access katrun films, and what is more familiar now is to play online games. It is very important for parents to control children in using gadgets because it greatly affects the growth and development of children. The purpose of this study was to find out how parents perceive the impact of gadget use on children aged 4-6 years in Kalabahi City, Teluk Mutiara District, Alor Regency. The method used in this study is descriptive quantitative with descriptive statistical analysis and data collection techniques were carried out using a questionnaire using a Likert scale measurement. The findings of this study indicate that there are 44% of parents who believe that gadgets have a negative impact on children so that they limit the use of gadgets and control their children when using gadgets, but there are also 56% of parents who believe that gadgets have a positive impact on children so that they allow their children to use gadgets as they please so that parents are also free to do their activities.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI BERBASIS BUDAYA LOKAL KUA HORANG SEBUAH PANTUN PANEN PADI
Tabun, Norlianti Lusia;
Maarang, Martheda;
Lily, Netry Maria;
Dony, Petrus Mau Tellu
Early Childhood: Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Univ Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/1m8fwb69
This study aims to explore the character values contained in the traditional pantun "Kua Horang" and explore its implementation strategies in early childhood learning. The approach used is descriptive qualitative with a case study method. Data were obtained through interviews, observations, and documentation of PAUD teachers, traditional figures, and pantun texts. The results of the study indicate that the pantun "Kua Horang" contains character values such as responsibility, mutual cooperation, religion, discipline, respect for nature, perseverance and tenacity and politeness. Integration strategies into PAUD learning include role-playing activities, value discussions, art, and thematic projects. This study confirms that local wisdom can be used as an effective medium in shaping the character of early childhood in a contextual and enjoyable way.
Pengaruh Aplikasi Quizizz Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Pelajaran IPAS Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV di UPTD SD Inpres Lauuky Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor
Petrus Mau Tellu Dony;
Antonius A. Saetban;
Netry Maria Lily3;
Martheda Maarang;
Alboin Selly5
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2049
Rumusan permasalahan penelitian ini ialah Apakah Pengguanan Media Quizizz dapat berpengaruh Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik IV di UPTD SD Inpres Lauuky Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif Pre-eksperimen dengan pendekatan One Grup (pretest posttest), Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah data validator, Tes dan serta Angket Respon guna mengetahui pendapat peserta didik. Dari hasil validator diperoleh nilai sebesar 83,8% dengan kategori “sangat layak”, kemudian Keberhasilan pembelajaran pada penelitian ini ditinjau dari adanya perbedaan nilai antara pretest dan posttest hal ini rerliat dari pretest dan posttest bersifat valid dengan jumlah sampel 23 peserta didik, dapat diketahui bahwa mean pada hasil pretest sebesar 59.34. Sedangkan pada hasil posttest sebesar 74.21, Maka hasil uji normalitas Liliefors Significance Correction berfokus pada kolom Sig. Shapiro-Wilk. Pada hasil pretest menunjukkan Sig. 0.229 dan0.89 pada hasil posttest. Berdasarkan hasil tersebut maka nilai Sig. > 0.05. maka data berdistribusi normal. Sebaliknya, apabila nilai Sig. < 0.05 maka data tidak berdistribusi normal dan juga Uji Paired Sample t-Test muncul hasil Sig. (2-Tailed) sebesar 0.0001 yang berarti nilai Sig. (2-Tailed) < 0.05. Berdasarkan pengambilan keputusan bahwa apabila nilai Sig. (2-Tailed) kurang dari taraf signifikansi 0.05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat diambil Kesimpulan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar pretest dan posttest peserta didik. Artinya penelitian ini berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. nilai t-hitung sebesar 5.082 yang berarti > dari t tabel. t-hitung menunjukkan nilai 6.001> 2.073. Selain itu, terlihat juga perbedaan mean pada hasil pretest dan posttest sebesar 14.86. Kemudian hasil angket respon peserta didik mendapat nilai sebesar 85% yang termasuk dalam kategori “sangat layak”.
ANALISIS BUDAYA PENGASUHAN ANAK USIA DINI DALAM KELUARGA MULTIKULTURAL
Maarang, Martheda;
Lily, Netry Maria;
Puling, Imanuel;
Tabun, Norlianti Lusia
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 13 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32534/jjb.v13i2.7672
Perbedaan budaya dalam keluarga multikultural dapat mempengaruhi pola pengasuhan yang diterapkan kepada anak. Orang tua dengan budaya yang berbeda tentu memiliki persepsi dan konsep adaptasi dalam menerapkan pengasuhan yang baik untuk membentuk perilaku sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pola dan karakteristik pengasuhan yang dilakukan oleh keluarga multikultural atau berbeda suku yaitu orang tua yang berasal dari Pantar dan Abui. Partisipan dalam penelitian ini adalah lima orang ibu yang berasal dari suku Abui yang menikah dengan suami dari suku Pantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara lalu data dianalisis menggunakan milles and Huberman dan grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua adalah demokratis dan permisif, ibu dari suku Abui lebih tegas kepada anak dibandingkan dengan ayah dari suku Pantar. Karakteristik pengasuhan pada keluarga multikultural secara spesifik mengutamakan penanaman nilai keagamaan, toleransi dalam perbedaan pengasuhan, mengenalkan identitas budaya dan gaya pengasuhan tradisional, dan menanamkan nilai karakter dan kebiasaan kepada anak untuk berperilaku baik melalui arahan dan nasihat agar membentuk perilaku sosial yang baik sehingga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan selanjutnya. Kebiasaan yang baik akan membentuk perilaku yang baik.