Claim Missing Document
Check
Articles

PENURUNAN PARTISIPASI ANAK USIA DINI PADA TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN Jumiatmoko, Jumiatmoko
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Wahan Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v5i1.2561

Abstract

AbstractThis study aims to describe the factors causing the decrease of early child participation in Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Huda and its interaction. This research uses qualitative approach with case study method. This research was conducted at TPA Al Huda Dukuh Tanggung Desa Menjing. The sample of this study was 11 children. Data collection was conducted with in-depth interviews and participant observation. Data were analyzed with interactive model analysis. The results of this research include 1) Factors causing the decline of early childhood participation in TPA Al Huda that is a) They have received Islamic learning in kindergarten, b) They do not get special attention from parents, c) Their siblings do not participate, and ) They get Influence from more mature friends, e) They have different sects, and f) They participate in the new mosque dumping. 2) The interaction of factors causing the decline of early childhood participation in the TPA Al Huda shows that the majority of children are affected by more than one factor. Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan penuruan partisipasi anak usia dini di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Huda beserta interaksinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada TPA Al Huda Dukuh Tanggung Desa Menjing. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 11 anak. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara mendalam dan observasi terlibat. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini meliputi 1) Faktor-faktor yang menyebabkan penurunan partisipasi anak usia dini di TPA Al Huda meliputi a) Telah mendapat pembelajaran agama Islam di TK, b) Tidak memperoleh perhatian khusus dari orang tua, c) Kakak kandung tidak berpartisipasi di TPA, d) Pengaruh teman yang lebih dewasa, e) Berbeda aliran/mazhab, dan f) Berpindah ke TPA masjid baru. 2) Interaksi faktor penyebab penuruan partisipasi anak usia dini di TPA Al Huda, menunjukkan bahwa mayoritas anak terdampak lebih dari satu faktor.
Collaborative research between education and medical on study of early childhood neuroscience Jumiatmoko, Jumiatmoko
JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v3i1.1671

Abstract

Student experiences information process causing particular behaviors while studying. Neuroscience is a study to understand behavior and mental process based on brain activity. In Indonesian, collaborative study between education and medicine on preschool-aged children’s neuroscience is still scarce. In fact that using this collaboration, some elements related to student’s behavior and information process can be seen. This paper spells out potential collaborative studies on neuroscience of preschool-aged children. This study is categorized into qualitative descriptive research. The data were collected through an in-depth interview with the head of education and research section of UNS Hospital and document study. The result of the study found a number of potential collaborative studies between UNS Hospital and ECE department of UNS, namely: 1) Assessing level of stress using Bio-neurofeedback; 2) Assessing Learning comfort using Electroencephalograph; 3) Assessing Interest and Aptitude using Electroencephalograph; and 4) Therapy on Gadget Addiction using Bio-neurofeedback. Those findings can be used as a basic for further research about neuroscience in early childhood.
PENURUNAN PARTISIPASI ANAK USIA DINI PADA TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN Jumiatmoko, Jumiatmoko
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Wahan Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v5i1.2561

Abstract

AbstractThis study aims to describe the factors causing the decrease of early child participation in Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Huda and its interaction. This research uses qualitative approach with case study method. This research was conducted at TPA Al Huda Dukuh Tanggung Desa Menjing. The sample of this study was 11 children. Data collection was conducted with in-depth interviews and participant observation. Data were analyzed with interactive model analysis. The results of this research include 1) Factors causing the decline of early childhood participation in TPA Al Huda that is a) They have received Islamic learning in kindergarten, b) They do not get special attention from parents, c) Their siblings do not participate, and ) They get Influence from more mature friends, e) They have different sects, and f) They participate in the new mosque dumping. 2) The interaction of factors causing the decline of early childhood participation in the TPA Al Huda shows that the majority of children are affected by more than one factor. Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan penuruan partisipasi anak usia dini di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Huda beserta interaksinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada TPA Al Huda Dukuh Tanggung Desa Menjing. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 11 anak. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara mendalam dan observasi terlibat. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini meliputi 1) Faktor-faktor yang menyebabkan penurunan partisipasi anak usia dini di TPA Al Huda meliputi a) Telah mendapat pembelajaran agama Islam di TK, b) Tidak memperoleh perhatian khusus dari orang tua, c) Kakak kandung tidak berpartisipasi di TPA, d) Pengaruh teman yang lebih dewasa, e) Berbeda aliran/mazhab, dan f) Berpindah ke TPA masjid baru. 2) Interaksi faktor penyebab penuruan partisipasi anak usia dini di TPA Al Huda, menunjukkan bahwa mayoritas anak terdampak lebih dari satu faktor.
HUBUNGAN ANTARA RELASI GURU-ANAK DENGAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Hapsari, Pudagiwa Nur Fitri; Rahmawati, Anayanti; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Kumara Cendekia Vol 8, No 3 (2020): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v8i3.42603

Abstract

ABSTRAK Relasi guru-anak merupakan interaksi antara guru dengan anak yang terjadi dalam lingkungan sekolah. Jalinan interaksi guru dengan anak penting karena dapat mempengaruhi capaian kemampuan anak dalam berbagai aspek perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara relasi guru-anak dengan kemampuan keaksaraan. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 121 anak TK Kelompok B Se-Gugus 8 Jasmine Laweyan Surakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang diisi oleh guru kelas. Analisis data menggunakan uji korelasi. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman rho yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara relasi guru-anak dengan kemampuan keaksaraan anak. Koefisien korelasi yang didapatkan sebesar 0,350 yang menunjukan arah hubungan positif. Kondisi ini berarti relasi guru-anak yang baik berhubungan dengan peningkatan kemampuan keaksaraan anak, artinya apabila terdapat relasi dengan dimensi kedekatan antara guru-anak memiliki intensitas yang tinggi dan dimensi konflik antara guru-anak memiliki intensitas yang rendah maka kemampuan keaksaraan anak akan dapat berkembang dengan baik. Kata kunci : relasi guru-anak, keaksaraan, anak usia 5-6 tahunABSTRACT Teacher-child relationships were interaction between teacher and children in the school. Interaction of teacher and children was very important because teacher could affect achievement of developmental aspects. The purpose of this study was to find out whether was a correlation between teacher-child relationships with early literacy children. This research was correlation quantitative.  This research sample included 121 children of kindergarten Group B at 8 Jasmine Cluster Laweyan Surakarta. Data collection techniques in this study used questionnaires answered by class teacher. Data analysis used by correlation. Hypothesis test of this research used Spearman rho correlation analysis showed that the significamce value was 0,000 < 0,05 which meant the hypothesis was accepted, namely the correlation between the teacher-child relationships with early literacy children. Correlation coefficient of 0,350, the direction of the correlation showed a positive sign.This condition meant that a good teacher-child relationships related to the improvement of childrens early literacy, This means that if there was a relationship with the dimension of closeness between teacher-child had a high intensity and the dimension of conflict between teacher-child had a low intensity, the child's literacy ability would develop.Keywords: teacher-child relationships, early Literacy, 5-6 Years Old Children
Titik Lemah Perkembangan Moral Anak Usia Dini pada Lembaga PAUD Berbasis Keagamaan Jumiatmoko, Jumiatmoko; Hanafi, Muchtar
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 5, No 2 (2020): December 2020, 8 ARTICLES, PAGES 64 - 142
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v5i2.4393

Abstract

Abstract This study aims to identify the development of early childhood morality in Islamic PAUD institutions which are categorized as undeveloped. This study uses a qualitative approach involving 6 class teachers from 4 Islamic PAUD institutions in Surakarta. A total of 210 data on child development achievements were analyzed quantitatively descriptive and qualitatively. The results of this study indicate that in Islamic PAUD institutions there are competencies related to children's morality that has not yet developed in both the NAM and the Social-Emotional aspects. These findings contributing for the study of the implementation of the Islamic PAUD concept for children's moral development. The theoretical and practical analysis of the results can be used as a reference for improving the approach to developing early childhood morality. Keywords: Moral Development, Morality, Early Childhood, Islamic PAUD Abstrak Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perkembangan moralitas anak usia dini pada lembaga PAUD Islam yang berkategori belum berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan 6 guru kelas dari 4 lembaga PAUD Islam di Surakarta. Sebanyak 210 data capaian perkembangan anak dianalisis secara kuantitatif deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada lembaga PAUD Islam terdapat kompetensi-kompetensi terkait moralitas anak yang belum berkembang baik pada aspek NAM maupun Sosial Emosional. Temuan ini melengkapi kajian hasil implementasi konsep PAUD Islam bagi pengembangan moral anak. Hasil analisis secara teoretis dan praktis dapat digunakan sebagai acuan perbaikan pendekatan pengembangan moralitas anak usia dini.
Implementasi Manajemen Kurikulum pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Rasmani, Upik Elok Endang; Rahmawati, Anayanti; Palupi, Warananingtyas; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Zuhro, Nurul Shofiatin; Fitrianingtyas, Anjar
International Journal of Community Service Learning Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i3.38216

Abstract

Kualitas layanan program pendidikan anak usia dini (PAUD) menunjang keberhasilan peserta didik.  Kurangnya pemahaman pendidik mengenai pengelolaan manajemen PAUD terutama manajemen kurikulum menjadi hambatan dalam peningkatan kualitas layanan PAUD. Manajemen kurikulum sangatlah penting karena manajemen ini menentukan bahan ajar yang disesuaikan dengan aspek perkembangan anak dalam rangka mencapai tumbuh kembang yang optimal dengan pembelajaran yang efektif dan efisien. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi terkait pelaksanaan dan penataan manajemen kurikulum PAUD agar lebih terarah dan berkembang lebih optimal di lembaga PAUD. Sampel pengabdian adalah TK Aulia Surakarta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berjalan dengan baik meskipun terkendala oleh pandemi, dan peningkatan pemahaman dan pelaksanaan manajemen kurikulum PAUD lebih terarah dan berkembang optimal.
HUBUNGAN POLA ASUH AUTHORITATIVE DENGAN KOMPETENSI SOSIAL PADA ANAK USIA 5 – 6 TAHUN Fadhila Nuritasari; Upik Elok Endang Rasmani; Jumiatmoko .Jumiatmoko
Kumara Cendekia Vol 9, No 4 (2021): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v9i4.47982

Abstract

Kompetensi sosial perlu dimiliki anak sejak usia dini untuk berinteraksi secara baik terhadap lingkunganya dan supaya anak tidak berperilaku negatif serta menjadi antisosial. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kompetensi sosial adalah pola asuh. Pola asuh yang banyak diterapkan oleh orang tua adalah pola asuh authoritative karena selalu melibatkan anak dalam kegiatan keluarga dan memberikan kebebasan anak tetapi tetap memberikan batasan pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara pola asuh authoritative dengan kompetensi sosial pada anak usia 5-6 tahun di TK Se-Kelurahan Gadingan, Mojolaban, Sukoharjo. Pendekatan penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Penelitian ini dilakukan pada Januari 2020 menggunakan sampel 56 anak. Pengambilan data penelitian ini menggunakan kuisioner dan diisi oleh orang tua. Hasil hipotesis dilaksanakan dengan uji Spearman Rho. Hasil menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,042 < 0.05 yang bermakna ada hubungan antara pola asuh authoritative dengan kompetensi sosial pada anak usia 5-6 tahun. Koefisien korelasi yang didapatkan sebesar 0,273. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin baik pola asuh authoritative maka semakin baik kompetensi sosial anak pada anak usia 5 – 6 tahun di TK Se-Kelurahan Gadingan, Mojolaban, Sukoharjo.
PENURUNAN PARTISIPASI ANAK USIA DINI PADA TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN Jumiatmoko Jumiatmoko
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Wahan Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v5i1.2561

Abstract

AbstractThis study aims to describe the factors causing the decrease of early child participation in Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Huda and its interaction. This research uses qualitative approach with case study method. This research was conducted at TPA Al Huda Dukuh Tanggung Desa Menjing. The sample of this study was 11 children. Data collection was conducted with in-depth interviews and participant observation. Data were analyzed with interactive model analysis. The results of this research include 1) Factors causing the decline of early childhood participation in TPA Al Huda that is a) They have received Islamic learning in kindergarten, b) They do not get special attention from parents, c) Their siblings do not participate, and ) They get Influence from more mature friends, e) They have different sects, and f) They participate in the new mosque dumping. 2) The interaction of factors causing the decline of early childhood participation in the TPA Al Huda shows that the majority of children are affected by more than one factor. Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan penuruan partisipasi anak usia dini di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Huda beserta interaksinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada TPA Al Huda Dukuh Tanggung Desa Menjing. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 11 anak. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara mendalam dan observasi terlibat. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini meliputi 1) Faktor-faktor yang menyebabkan penurunan partisipasi anak usia dini di TPA Al Huda meliputi a) Telah mendapat pembelajaran agama Islam di TK, b) Tidak memperoleh perhatian khusus dari orang tua, c) Kakak kandung tidak berpartisipasi di TPA, d) Pengaruh teman yang lebih dewasa, e) Berbeda aliran/mazhab, dan f) Berpindah ke TPA masjid baru. 2) Interaksi faktor penyebab penuruan partisipasi anak usia dini di TPA Al Huda, menunjukkan bahwa mayoritas anak terdampak lebih dari satu faktor.
Indikator Perencanaan pada Manajemen Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Unggulan Upik Elok Endang Rasmani; Warananinngtyas Palupi; Jumiatmoko Jumiatmoko; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.611

Abstract

Penelitian ini fokus pada penggalian data perencanaan manajemen PAUD Unggulan di Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif Data diperoleh dengan observasi dan wawancara menggunakan Google Form dengan narasumber terdiri dari kepala sekolah , guru kelas kelompok bermain, guru kelas kelompok A, guru kelas kelompok B, guru ekstrakurikuler tari, guru bahasa Inggris, dan guru ekstrakurikuler gambar. Penelitian ini mengungkap bahwa perencanaan manajemen kurikulum yang terdiri dari 7 (tujuh) indikator utama, merupakan komponen yang paling awal ditetapkan oleh lembaga PAUD Unggulan. Penetapan indikator perencanaan manajemen kurikulum ini berimplikasi pada perencanaan manajemen sumber daya manusia, sarana prasarana, pembiayaan, dan kerjasama.
Improving Early Childhood Education Management through Problem Identification of Institutions Upik Elok Endang Rasmani; Warananinngtyas Palupi; Jumiatmoko Jumiatmoko; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.888

Abstract

The success of managing early childhood education institutions is determined by management aspects such as curriculum, infrastructure, marketing, students, supervision and educators. One of the most important management is management that regulates education personnel because this management determines how educators provide facilities to develop children's abilities so that they can achieve the expected educational goals. This study aims to improve PAUD (Early Childhood Education) Management by identifying institutional problems. This study used a qualitative descriptive research model. The research sample was teachers in Kindergarten AULIA Surakarta. The results showed that the observation, attention, communication, personality of the teacher and the child was good and the teacher always conducted consultations on children's problems. It showed that the average AULIA Surakarta kindergarten teacher had done their job well.