Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mesin Pengiris Ubi untuk Perajin Keripik di Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat Hasan, Faisal Fahmi; Anasril; Hasman, Johny; Lubis, Muhammad Arif Fadhillah; Suherman; Nursiah
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra ini memiliki usaha pembuatan keripik ubi dengan kapasitas produksi antara 100 hingga 200 kg keripik ubi per hari. Proses produksinya dimulai dengan pengupasan dan pencucian ubi yang dibeli, diikuti dengan penyayatan ubi menjadi ketebalan 1 mm hingga 3 mm. Ubi yang sudah disayat kemudian dikeringkan dengan cara ditiriskan, dan akhirnya digoreng menjadi keripik ubi. Permasalahan yang dihadapi adalah penyayatan yang tidak merata dan memakan waktu lama menggunakan mesin sederhana, serta potensi kecelakaan karena ubi dimasukkan secara manual satu per satu. Saat ini, permintaan pasar terhadap keripik ubi stabil dan cenderung meningkat. Untuk mengatasi permasalahan ini, mitra membutuhkan bantuan berupa mesin penyayat ubi kayu yang dapat meningkatkan kualitas sayatan dan jumlah produksi keripik ubi dengan tetap mempertahankan tenaga kerja. Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Politeknik Negeri Medan ini bertujuan untuk memberikan solusi dengan merancang dan membuat mesin penyayat ubi kayu yang efektif dan efisien. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan mutu dan jumlah produksi keripik ubi bagi mitra.
ANALISIS PENGARUH ENERGI MATAHARI TERHADAP TEGANGAN KELUAR SOLAR CELL PADA RANCANG BANGUN SOLAR TRACKING BERBASIS MICROCONTROLER Sitompul, Steven; Ibrahim, Husin; Pratama, Angga Bahri; Hasan, Faisal Fahmi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1678

Abstract

Solar tracking adalah teknologi yang dirancang untuk memaksimalkan penyerapan energi surya dengan memastikan bahwa panel surya selalu menghadap matahari pada sudut yang optimal. Dalam studi ini, sistem pelacakan surya menggunakan mikrokontroller untuk menyesuaikan orientasi panel surya sesuai dengan pergerakan matahari sepanjang hari. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana sinar matahari mempengaruhi tegangan keluaran sel surya dalam sistem pelacakan surya berbasis mikrokontroller tersebut. Percobaan ini melibatkan pengukuran tegangan keluaran sel surya dalam berbagai kondisi cuaca dan posisi matahari dengan panel surya sebesar 50 WP. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan sistem pelacakan surya menghsilkan tegangan keluar rata-rata 13,93 V dibandingkan  dengan panel surya yang teta yang mengahsilakan tegangan keluar rata-rata sebesar 11,4 V.  Studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan sistem pelacakan surya berbasis mikrokontroler secara signifikan meningkatkan tegangan keluaran sel surya sebesar 2,53 V atau  meningkatkan efisiensi sekitar 22% dalam mengubah energi surya menjadi energi listrik. Oleh karena itu, adopsi teknologi ini diharapkan menjadi solusi yang sangat efektif dalam memanfaatkan energi terbarukan, khususnya energi surya.
Design of A Monitoring System for the Implementation of Energy Management in the Electrical Engineering Study Program Workshop of the Medan State Polytechnic Sitepu, Trahman; Suparmono; Salman, Aulia; Hasan, Faisal Fahmi; Sofyan, Zul Fikri; Cholish; Abdullah
International Journal of Applied Research and Sustainable Sciences Vol. 2 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijarss.v2i8.2207

Abstract

The researcher wants to make a KWH meter monitoring tool with estimated usage costs so that the tools he makes can help the community to minimize costs in the electricity consumption area, especially in the workshop room located on the 1st floor of building C at Medan State Polytechnic. The long-term goal of this research is to develop an Internet of Things (IoT)--based KWH meter monitoring tool that can read current, voltage, frequency, power factor, and power consumption. This utilization shows the use of costs that have been incurred in real-time by displaying the results on the LCD and can also be from the user's mobile phone. In this study, the strategy used in the energy management framework was determined using SWOT analysis. From the results of the measurement and monitoring of electrical energy consumption obtained the results that, energy management is carried out by applying Standard Operating Procedures for the use of electrical energy in the electrical engineering workshop room in order to save more minimal energy consumption with a large error (Error) PZEM in measuring Voltage is 0.0198% in measuring Current is 0.612%. in measuring Cosphi is 0.01%. in measuring Frequency is 0.003%. in measuring Power is 0.183%. And the average measurement error rate is below 0.5%, namely 0.23%.
Integrasi Pembelajaran Berbasis STEM melalui Roket Edukatif di MDTA Madrasah Al Wasliyah Melati I Perbaungan Sumatera Utara Amna Rambey, Mustafid; Hadi, Bagus Sidik Waskito; Hasan, Faisal Fahmi; Sembiring, Jhony Hartanta; Adrus, Setia Erlila Refman
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i2.110

Abstract

Masalah utama dalam pembelajaran IPA di madrasah diniyah adalah rendahnya minat dan sikap siswa terhadap sains karena metode pembelajaran yang kurang menarik dan kontekstual. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis sikap siswa pada pembeleajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dengan eksperimen roket edukatif. Kegiatan dilakukan terhadap 20 siswa MDTA Madrasah Al Wasliyah Melati I Perbaungan Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitafif dengan menggunakan angket untuk menilai sikap siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran berbasis STEM. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya perbedaan yang signifikan sikap siswa sebelum dan sesudah dilakukannya eksperimen roket edukatif, dimana rata-rata sikap siswa 51,2 pada pre-test meningkat menjadi 71,45 pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEM dapat membentuk sikap dan motivasi belajar siswa. Kegiatan ini diharapkan menjadi model awal dalam pengembangan pembelajaran sains yang lebih menyenangkan dan bermakna di lembaga pendidikan keagamaan.