Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Verifikasi Luas Lapangan Radiasi penyinaran Linac Tipe Clinac CX Terintegrasi Electronic Portal Imaging Device (EPID) Menggunakan Teknik IMRT Di RSP Universitas Andalas Bagus Sidik Waskito Hadi; Dian Milvita
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.438 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.4.334-338.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk memverifikasi luas lapangan radiasi penyinaran pesawat Linac tipe Clinac CX terintegrasi EPID dengan teknik IMRT. Verifikasi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pesawat Linac yang dimiliki oleh RSP Universitas Andalas. Pesawat Linac adalah alat terapi radiasi eksternal yang digunakan untuk mengobati penyakit kanker. Electronic Portal Imaging Device (EPID) adalah perangkat tambahan yang terintegrasikan pada perangkat Linac dan digunakan untuk  verifikasi dosis radiasi penyinaran. Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) merupakan teknik radioterapi yang menggunakan banyak lapangan radiasi dalam penyinarannya.  Penelitian menggunakan Multi Cube sebagai pengganti tubuh pasien.  Variasi luas lapangan yang digunakan pada penelitian ini adalah lapangan  persegi   (5 x 5)  cm2 sampai (29 x 29) cm2 dengan interval 2 cm dan dengan  energi berkas foton 6 MV dan 10 MV.  Hasil verifikasi luas lapangan radiasi penyinaran menunjukkan hubungan yang linear antara MU penyinaran Linac dan Luas lapangan radiasi untuk energi 6 MV dengan nilai R2 sebesar 0,9362 dan energi 10 MV dengan nilai R2 sebesar 0,9213.  Verifikasi luas lapangan menunjukkan semakin besar luas lapangan radiasi, maka semakin besar pula MU penyinaran Linac yang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa Linac tipe Clinac CX milik rumah sakit Universitas Andalas berada dalam kondisi baik dan dapat digunakan untuk mengobati pasien penyakit kanker.Kata kunci: Electronic Portal Imaging Device (EPID),  Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT), Linac,  Multi Cube.
VERIFIKASI GEOMETRI DAN INDEKS GAMMA PADA PESAWAT LINAC TIPE CLINAC CX TERINTEGRASI EPID DI RS UNIVERSITAS ANDALAS Dian Milvita; Bagus Sidik Waskito Hadi
Wahana Fisika Vol 4, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v4i2.15587

Abstract

Telah dilakukan verifikasi geometri dan indeks gamma pada pesawat Linac tipe Clinac CX yang terintegrasi Electronic Portal Imaging Device (EPID) di Rumah Sakit Universitas Andalas. Verifikasi bertujuan untuk mengetahui kondisi pesawat Linac. Pesawat Linac adalah alat terapi radiasi eksternal yang digunakan untuk mengobati kanker. EPID adalah perangkat tambahan yang diintegrasikan pada pesawat Linac. Verifikasi  dosis radiasi meliputi  respon linearitas, luas lapangan dan indeks gamma. Verifikasi geometri dilakukan dengan melihat status ketepatan penyinaran lapangan radiasi. Pada penelitian ini verifikasi dosis radiasi dibatasi pada verifikasi indeks gamma. Penelitian menggunakan teknik Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) dan multi cube sebagai pengganti tubuh pasien. Variasi yang digunakan pada penelitian terdiri dari variasi luas lapangan radiasi dan energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa verifikasi geometri penyinaran Linac memiliki status sangat baik dengan nilai verifikasi geometri setiap lapangan di sumbu Y dan X tidak melebihi batas toleransi yang ditetapkan yaitu £ 0,3 cm. Verifikasi nilai indeks gamma memiliki status berhasil dengan rata-rata keberhasilan di atas 99 % dengan nilai indeks gamma 0,24. Pesawat Linac tipe Clinac CX milik rumah sakit Universitas Andalas berada dalam kondisi baik sesuai ketetapan IAEA Human Health Series No.31 dan dapat digunakan untuk pengobatan penyakit kanker pada pasien. Kata Kunci:  EPID; IMRT; Linac; verifikasi indeks gamma; verifikasi geometri
Verifikasi Luas Lapangan Radiasi penyinaran Linac Tipe Clinac CX Terintegrasi Electronic Portal Imaging Device (EPID) Menggunakan Teknik IMRT Di RSP Universitas Andalas Hadi, Bagus Sidik Waskito; Milvita, Dian
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.334-338.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk memverifikasi luas lapangan radiasi penyinaran pesawat Linac tipe Clinac CX terintegrasi EPID dengan teknik IMRT. Verifikasi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pesawat Linac yang dimiliki oleh RSP Universitas Andalas. Pesawat Linac adalah alat terapi radiasi eksternal yang digunakan untuk mengobati penyakit kanker. Electronic Portal Imaging Device (EPID) adalah perangkat tambahan yang terintegrasikan pada perangkat Linac dan digunakan untuk  verifikasi dosis radiasi penyinaran. Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) merupakan teknik radioterapi yang menggunakan banyak lapangan radiasi dalam penyinarannya.  Penelitian menggunakan Multi Cube sebagai pengganti tubuh pasien.  Variasi luas lapangan yang digunakan pada penelitian ini adalah lapangan  persegi   (5 x 5)  cm2 sampai (29 x 29) cm2 dengan interval 2 cm dan dengan  energi berkas foton 6 MV dan 10 MV.  Hasil verifikasi luas lapangan radiasi penyinaran menunjukkan hubungan yang linear antara MU penyinaran Linac dan Luas lapangan radiasi untuk energi 6 MV dengan nilai R2 sebesar 0,9362 dan energi 10 MV dengan nilai R2 sebesar 0,9213.  Verifikasi luas lapangan menunjukkan semakin besar luas lapangan radiasi, maka semakin besar pula MU penyinaran Linac yang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa Linac tipe Clinac CX milik rumah sakit Universitas Andalas berada dalam kondisi baik dan dapat digunakan untuk mengobati pasien penyakit kanker.Kata kunci: Electronic Portal Imaging Device (EPID),  Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT), Linac,  Multi Cube.
Integrasi Pembelajaran Berbasis STEM melalui Roket Edukatif di MDTA Madrasah Al Wasliyah Melati I Perbaungan Sumatera Utara Amna Rambey, Mustafid; Hadi, Bagus Sidik Waskito; Hasan, Faisal Fahmi; Sembiring, Jhony Hartanta; Adrus, Setia Erlila Refman
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i2.110

Abstract

Masalah utama dalam pembelajaran IPA di madrasah diniyah adalah rendahnya minat dan sikap siswa terhadap sains karena metode pembelajaran yang kurang menarik dan kontekstual. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis sikap siswa pada pembeleajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dengan eksperimen roket edukatif. Kegiatan dilakukan terhadap 20 siswa MDTA Madrasah Al Wasliyah Melati I Perbaungan Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitafif dengan menggunakan angket untuk menilai sikap siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran berbasis STEM. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya perbedaan yang signifikan sikap siswa sebelum dan sesudah dilakukannya eksperimen roket edukatif, dimana rata-rata sikap siswa 51,2 pada pre-test meningkat menjadi 71,45 pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEM dapat membentuk sikap dan motivasi belajar siswa. Kegiatan ini diharapkan menjadi model awal dalam pengembangan pembelajaran sains yang lebih menyenangkan dan bermakna di lembaga pendidikan keagamaan.
Pemetaan Metode Pengukuran Radon (222-Rn) di Indonesia: Tinjauan Literatur dan Prospek Masa Depan Hadi, Bagus Sidik Waskito; Rambey, Mustafid Amna
Nexus Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): Nexus: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/nst.v1i1.2361

Abstract

Gas radon (222Rn) adalah unsur kimia radioaktif yang tidak memiliki warna, bau, dan rasa sehingga sulit dideteksi tanpa menggunakan alat deteksi radiasi pada temperatur ruangan. Gas radon adalah penyebab kedua setelah rokok yang berkontribusi terhadap 3-14% kasus kanker paru-paru yang ada di dunia. Gas radon yang memiliki dampak berbahaya bagi Kesehatan ini, jika digunakan dengan baik dalam dunia penelitian memiliki beberapa manfaat; antara lain sebagai data sumber endapan uranium yang ada di dalam tanah, sebagai alat bantu acak massa air dan udara di dalam tanah yang mengalami pergerakan akibat adanya dinamika patahan geologi dan sistem panas bumi, sebagai alat bantu acak dinamika interaksi air tanah dan air di permukaan dalam bidang geologi, sebagai salah satu sumber gejala-gejala awal untuk memprediksi gempa tektonik. Di Indonesia telah dilakukan penelitian-penelitian mengenai radiasi gas radon, manfaat serta dampak bahaya dalam kehidupan masyarakat. Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya alam yang cukup terkait bahan bakar nuklir dalam bentuk Uranium dan Thorium. Untuk Uranium terdapat sekitar 90 ribu ton dan Thorium sekitar 140 ribu ton. Unsur-unsur ini akan meluruh menjadi gas radon yang memiliki dampak besar bagi kehidupan manusia. Tinjauan literatur ini bertujuan sebagai pemetaan metode pengukuran radiasi gas radon yang telah dilakukan dan tersebar di seluruh Indonesia serta prospek penelitian radon di masa depan sesuai dengan standar rekomendasi International Commission on Radiological Protection (ICRP).
KARAKTERISASI NILAI KALOR BRIKET BERBASIS CAMPURAN KULIT DURIAN DAN KULIT JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKAR PADAT RAMAH LINGKUNGAN Tarigan, Ayu Syufiatun Br; Ritonga, Fatima Sari; Cuana, Rona; Hadi, Bagus Sidik Waskito
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v7i1.2875

Abstract

Briket biomassa merupakan salah satu solusi energi alternatif yang ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi komposisi campuran kulit durian dan kulit jagung terhadap nilai kalor, waktu nyala awal, lama pembakaran, dan kualitas asap, sekaligus mengkaji keunggulan kombinasi kedua biomassa tersebut dibandingkan pembakaran bahan tunggal yang telah dilaporkan pada penelitian sebelumnya dalam meningkatkan kinerja pembakaran dan kualitas emisi. Bahan baku kulit durian dikarbonisasi pada temperatur 300–400°C, kemudian dicampur dengan kulit jagung kering dan perekat tapioka 5% dari total massa. Campuran dicetak dalam bentuk silinder dan dikeringkan hingga kadar air <10%. Pengujian nilai kalor dilakukan menggunakan kalorimeter bom, sedangkan waktu nyala awal dan lama pembakaran diukur menggunakan stopwatch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi kulit durian meningkatkan nilai kalor dan durasi pembakaran, sedangkan penambahan kulit jagung mempercepat penyalaan awal. Komposisi optimum diperoleh pada rasio 95% kulit durian dan 5% kulit jagung, dengan nilai kalor 27,6 MJ/kg dan waktu pembakaran 150 menit, serta menghasilkan asap tipis. Hasil tersebut memenuhi standar SNI 01-6235-2000 untuk briket biomassa. Dengan demikian, briket campuran kulit durian dan kulit jagung berpotensi menjadi bahan bakar padat alternatif yang efisien dan ramah lingkungan, serta mendukung pengembangan energi terbarukan berbasis limbah pertanian.