Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Redesign of OrthoLPPDUNS External Fixation for Bone Reconstruction Using the Function Analysis System Technique (FAST) Method Herdiman, Lobes; Priadythama, Ilham; Susmartini, Susy; Priyandari, Yusuf; Murdiyantara, I Nyoman Suci Anindya; Apriani, Durkes Herlina
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 19, No. 02, December 2020
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v19i2.10732

Abstract

Taylor Spatial Frame (TSF) better known as an external fixation product from several types of fixation devices in the orthopedic field. The Laboratory of Product Planning and Design has manufactured TSF or called OrthoLPPDUNS external fixations. The OrthoLPPDUNS design found that frame instability forming ring-strut angles caused by strut screw rotations was feeling rough due to backlash. The purpose is how to redesign an OrthoLPPDUNS with a Function Analysis System Technique (FAST). FAST method is applied at each stage of starting from the information stage to the interpretation of the results. The OrthoLPPDUNS design with the joint system uses custom components that cause weakness in frame stability. The use of standard components in joint systems can provide solutions to external fixations, although there are still weaknesses in the ring-strut angle. The OrthoLPPDUNS redesign has a better success rate in terms of stability parameters, allowing more precise bone reconstruction.
PERANCANGAN STASIUN KERJA OPERATOR DI LINTASAN PERAKITAN MANUAL PADA PRAKTIKUM PERANCANGAN TEKNIK INDUSTRI 3 DENGAN PENDEKATAN LEARNING FACTORY Sulistya, Laurentius Damas; Herdiman, Lobes; Susmartini, Susy
Jurnal Sistem Teknik Industri Vol. 21 No. 2 (2019): JSTI Volume 21 Number 2 July 2019
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1470.662 KB) | DOI: 10.32734/jsti.v21i2.1228

Abstract

Program Studi Teknik Industri Universitas Sebelas Maret Surakarta (PSTI-UNS) adalah Sarjana Penyedia Pendidikan Teknik Industri dengan visi untuk menjadi penyedia pendidikan teknik industri yang memiliki reputasi internasional untuk mendukung peningkatan daya saing industri nasional. PSTI-UNS harus memiliki kompetensi dalam memberikan pengalaman belajar kepada siswa untuk mewujudkan visi mereka. Pengalaman belajar dapat diberikan dalam konsep pembelajaran pabrik. Learning factory adalah konsep pembelajaran dalam suatu sistem atau proses di lantai produksi yang diadopsi dan disesuaikan untuk mencapai tujuan proses pembelajaran. Penerapan konsep learning factory learning telah diterapkan di PSTI-UNS melalui penerapan praktikum terintegrasi dengan nama Praktikum Desain Rekayasa Industri (PTI). Dalam pelaksanaan praktikum PTI di PSTI-UNS, dukungan implementasi di laboratorium dan pengadaan alat peraga laboratorium masih belum memberikan deskripsi proses pengalaman belajar untuk mencapai hasil pembelajaran. Kurangnya dukungan implementasi dapat dilihat pada praktikum PTI 3. Proses pembelajaran di PTI praktikum 3 mencakup desain sistem kerja, sistem produksi, sistem kualitas, dan basis data dalam hal jalur perakitan manual. Proses perakitan tidak dapat menggambarkan aliran proses produksi di lantai produksi di perusahaan. Proses merancang alat peraga dilakukan dengan menggunakan konsep pengembangan produk dari Ulrich dan Epinger (2015). Meningkatkan pemahaman siswa tentang penerapan pembelajaran desain sistem kerja dan sistem produksi berubah secara signifikan. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa dari pengujian komparatif dua sampel meningkat 155% setelah proses perakitan dilakukan dengan alat peraga stasiun kerja.
MEMBANGUN PELUANG USAHA KULINER NASI BEBEK WkWk KHAS MADURA BUMBU HITAM MELALUI KOLABORASI MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI DAN RISET GRUP PEOPLE-CENTERED INNOVATION Herdiman, Lobes; Priadythama, Ilham; Susmartini, Susy; Saifuddin Faturuzi Annur, Aziz
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.114-130

Abstract

Nasi Bebek WkWk bergerak di usaha kuliner, menawarkan kelezatan khas Madura bagi penggemar olahan daging bebek, ayam, dan ikan dengan sambal spesial bumbu hitam. Lokasi berada di daerah Ngoresan, Jebres Surakarta di arah pintu gerbang belakang Universitas Sebelas Maret, area tempat tinggal mahasiswa. Kualitas daging bebek ditawarkan memberikan sensasi rasa antusiasme dengan rasanya gurih dan renyah, dijual harga Rp 28.000 per porsi. Pemasaran mulut ke mulut (word of mouth marketing) dan dikelola secara efisien melalui transformasi digital. Beberapa masalah pada kuliner ini terhadap perubahan ekspektasi pelanggan dan perlu imbangi dengan inovasi dari sisi konsep usaha dan operasional. Kolaborasi antara mahasiswa Teknik Industri Universitas Sebelas Maret Surakarta selaku pengelola dan dosen di Riset Grup People Centered Innovation memberikan harapan banyak hal positif. Pengelola Nasi Bebek WkWk belum pernah memetakan posisi mengenai kekuatan (Strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats). Analisis SWOT membantu meningkatkan keunggulan kompetitif terdapat perubahan pada lingkungan usaha. Tujuan dari pengabdian masyarakat dalam peluang usaha kuliner Nasi Bebek WkWk ini adalah melatih pemahaman para pengelola dan karyawan melalui analisis SWOT dan memastikan kelangsungan usaha untuk peningkatan pelanggan.
MEMBANGUN BRAND IMAGE MINUMAN KESEHATAN HONEY LEMON SILINA MERUPAKAN HASIL KREATIVITAS MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS SEBELAS MARET MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN Herdiman, Lobes; Priadythama, Ilham; Susmartini, Susy; Setyanto, R. Hari; Rochman, Taufiq
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2310-2328

Abstract

Taktik komunikasi pemasaran tradisional dan produk melemah di era konsumen baru. Peran branding produk dalam memperkenalkan identitas visual merek kepada konsumen dalam pemasaran semakin menonjol dan menjadi bagian dari daya saing bisnis. Branding minuman kesehatan berubah menjadi minuman siap minum. Menjamurnya gerai minuman di seluruh kota di Indonesia memunculkan fenomena baru. Namun minat masyarakat terhadap minuman sehat masih rendah dan memberikan prospek pengembangan. Keterlibatan masyarakat ini merupakan kelanjutan dari inisiatif pengabdian masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya yang berfokus pada produk minuman kesehatan Honey Lemon Silina. Bahan utama Honey Lemon Silina adalah madu dan jus lemon, yang memberikan pengalaman menyenangkan bagi pengguna. Aspek terpenting dalam branding minuman kesehatan adalah memastikan konsumen tidak pernah melupakannya untuk mendapatkan keunggulan kompetitif. Branding produk dari mulut ke mulut merupakan strategi untuk membangun dampak merek di kalangan pelajar lain atau konsumen sasaran. Pesan konsumen lebih efektif untuk branding dibandingkan iklan viral. Prioritaskan komunikasi dan keterlibatan dengan mengevaluasi citra merek produk. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa Teknik Industri Universitas Sebelas Maret tentang pendekatan komunikasi pemasaran untuk membangun brand image merek minuman kesehatan “Honey Lemon Silina” yang bekerjasama dengan start up bisnis Honey Lemon Nutrivit. Langkah awal dalam mendidik mahasiswa teknik industri tentang strategi komunikasi pemasaran adalah mengidentifikasi model bisnis saat ini, mengembangkan taktik penjualan, memilih tujuan strategis alternatif, dan menciptakan model bisnis baru.
MEMBANGUN PELUANG USAHA KULINER NASI BEBEK WkWk KHAS MADURA BUMBU HITAM MELALUI KOLABORASI MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI DAN RISET GRUP PEOPLE-CENTERED INNOVATION Herdiman, Lobes; Priadythama, Ilham; Susmartini, Susy; Saifuddin Faturuzi Annur, Aziz
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.114-130

Abstract

Nasi Bebek WkWk bergerak di usaha kuliner, menawarkan kelezatan khas Madura bagi penggemar olahan daging bebek, ayam, dan ikan dengan sambal spesial bumbu hitam. Lokasi berada di daerah Ngoresan, Jebres Surakarta di arah pintu gerbang belakang Universitas Sebelas Maret, area tempat tinggal mahasiswa. Kualitas daging bebek ditawarkan memberikan sensasi rasa antusiasme dengan rasanya gurih dan renyah, dijual harga Rp 28.000 per porsi. Pemasaran mulut ke mulut (word of mouth marketing) dan dikelola secara efisien melalui transformasi digital. Beberapa masalah pada kuliner ini terhadap perubahan ekspektasi pelanggan dan perlu imbangi dengan inovasi dari sisi konsep usaha dan operasional. Kolaborasi antara mahasiswa Teknik Industri Universitas Sebelas Maret Surakarta selaku pengelola dan dosen di Riset Grup People Centered Innovation memberikan harapan banyak hal positif. Pengelola Nasi Bebek WkWk belum pernah memetakan posisi mengenai kekuatan (Strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats). Analisis SWOT membantu meningkatkan keunggulan kompetitif terdapat perubahan pada lingkungan usaha. Tujuan dari pengabdian masyarakat dalam peluang usaha kuliner Nasi Bebek WkWk ini adalah melatih pemahaman para pengelola dan karyawan melalui analisis SWOT dan memastikan kelangsungan usaha untuk peningkatan pelanggan.
PROGRAM PERBAIKAN SARANA PRODUKSI: USULAN RAK PENDINGIN TAHU UNTUK MENJAGA MUTU DAN KEBERSIHAN PRODUK Herdiman, Lobes; Priadythama, Ilham; Susmartini, Susy; Rochman, Taufiq; Setyanto, R Hari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i11.4288-4301

Abstract

UKM Tahu Sari Murni di Mojosongo, Surakarta, milik Bapak Aco Sudarso, menghadapi kendala serius dalam proses pendinginan tahu pasca-pengepresan. Tahu yang diletakkan langsung di meja atau lantai menyebabkan ruang produksi menjadi sempit, alur kerja terhambat, kualitas produk menurun akibat tertindih, serta meningkatkan risiko cedera pada pekerja karena postur yang tidak ergonomis. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah program pengabdian merancang rak pendingin tahu yang lebih fungsional. Perancangan dilakukan melalui pendekatan rekayasa desain, yang meliputi observasi, wawancara, dan pemodelan menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor. Hasilnya adalah sebuah usulan desain rak vertikal berbentuk silinder dengan sistem rak bertingkat yang disusun spiral. Desain ini secara efektif memanfaatkan ruang ke atas dan menggunakan material berlubang untuk menjaga kebersihan produk dengan mengalirkan sisa air. Rak ini dirancang untuk mengoptimalkan alur produksi dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan kerja. Dengan penerapan solusi ini, diharapkan UKM Tahu Pak Aco dapat meningkatkan produktivitas, menjaga mutu serta kebersihan tahu, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan ergonomis bagi para pekerjanya.
Perbaikan Sistem Joint antara Strut dan Ring pada Eksternal Fiksasi Berbasis Hexapod untuk Meningkatkan Fleksibilitas Rekonstruksi Tulang Dwi Wijaya, Yustine Intan; Susmartini, Susy; Herdiman, Lobes
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 1 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.18.1.25134

Abstract

An external fixation is a hexapod-based medical aid to support the process of bone reconstruction due to bone deformity. On the market, there are several hexapods based external fixation with various designs. The well-known external fixation product in the doctor's environment is the Taylor Spatial Frame (TSF) consisting of two rings and six telescopic struts with a joint system using a universal joint. TSF tools have been successfully created by the Industrial Engineering Planning and Design laboratory of the Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. The design of this TSF is to correct bones with extreme angles, but the angle range between the struts cannot be reached according to the target specifications. Another weakness in this TSF design is the backlash in the universal joint component. This study aims to improve the joint system between strut and ring, to eliminate the potential of backlash, to be safe for the user and the strut-ring angle range can be reached at an angle of 30°. Design improvements are carried out with the generic product development process to select alternative repair concepts that emphasize safe for users, then test using finite elements to assess safety factors and displacements. The result is a chosen design concept with an angle range at the external fixation between the strut rings approaching an angle of  30°.
Perancangan Ulang Kursi Roda Manual Menggunakan Kriteria Standar ISO 7176-5 Pradita, Ayu Anggit; Priadythama, Ilham; Susmartini, Susy
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 17, No 1 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 1 Maret 2018
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.217 KB) | DOI: 10.20961/performa.17.1.19068

Abstract

In Indonesia, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia (2014) states that the percentage of persons with disabilities who have limitation in walking and climbing up the stairs are 10.26% from the total of disable people. Currently, the equipment which is used frequently is wheelchair, nevertheless, the availability of the wheelchair that fulfill the standard of ISO 7176-5 still deeply limited because it’s pricey and should be imported. In Indonesia, the distributed wheelchair which competes in the commercial market is dominated by Chinese product and some local makers. The purpose of the research is to redesign manual wheelchairs which fulfill the criteria ISO 7176-5. The research is using ISO 7176-5 as a reference design to redesign the main frames of initial wheelchair. The research is begun by comparing and observing 2 types of wheelchairs A and B in commercial market. The 2 wheelchairs (A and B) are measured and compared based on the ISO 176-5 dimension which consists of 27 items. From the measurement and comparison, the wheelchair A is chosen as referenced design because they have more adjustment amount. After that, the dimensions of wheelchair A will be adjusted to ISO 7176-5 and will be tested with Autodesk Inventor software to determine the strength of the main frames. The conclusion of the research is that the result of the suggested frame consist of displacement, von misses stress and safety factor which is revealed as safe. In addition, the dimension of the suggested wheelchair fulfill ISO 7176-5 which guarantees safety and comfort for the users. 
Perancangan Alat Pengaduk pada Proses Pemasakan Rambak Kulit Sapi untuk Meningkatkan Kualitas dengan Metode Partisipatif Floratiara, Stephani Diesya; Herdiman, Lobes; Susmartini, Susy
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 2 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.873 KB) | DOI: 10.20961/performa.18.2.25216

Abstract

Tingginya waktu proses dan defect pada produksi rambak kulit sapi menyebabkan IKM rambak tidak dapat memenuhi permintaan pasar. Permasalahan waktu yang tinggi pada proses pengungkepan menyebabkan kelelahan pekerja sehingga pengadukan menjadi tidak konstan dan rambak mengalami pecah (defect) dengan tingkat defect mencapai 20% dari hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi waktu dan defect pada pengungkepan dengan merancang alat pengaduk berbasis TTG menggunakan pendekatan partisipatif. Alat pengaduk yang dirancang memiliki 5 komponen utama yaitu rangka, penggerak, transmisi, speed reducer, dan pengaduk. Kelayakan dalam pembuatan alat dianalisis menggunakan perhitungan investasi dengan nilai payback period (PBP) 0,427 bulan, net present value (NPV) Rp 149.296.091,76, internal rate return (IRR) 32% dan profitability index (PI) 26,07. Hasil rancangan kemudian dinyatakan dalam bentuk fisik dan diterapkan pada IKM rambak kulit sapi “Pak Dul” Jagalan, Surakarta. Dari pengujian alat didapatkan hasil putaran adukan 20 rpm dengan beban maksimal 15 kg dan nilai torsi 423,15 kg.cm. Hasil rambak pengungkepan jam ke-4 dengan alat memiliki nilai kualitas hampir sama dengan hasil rambak pengungkepan manual 7 jam. Sedangkan tingkat defect menurun 15%, produktivitas meningkat 15%, kuantitas produksi meningkat 50% dan profit meningkat 65%.