Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Morfologi, Fisiologi, dan Produksi Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) Kultivar Grobogan yang Ditanam di Daerah Pantai Cilacap Ramadani, Didi; -, Juwarno; -, Rochmatino
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 5 No 3 (2023): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2023.5.3.6613

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas protein nabati yang pemanfaatannya sangat luas di Indonesia. Saat ini sebagian besar kebutuhan kedelai dalam negeri dipenuhi dari hasil impor. Pemenuhan kebutuhan kedelai dalam negeri dapat dilakukan dengan cara meningkatkan produksi dengan cara penanaman kedelai pada lahan marginal, khususnya lahan salin. Lahan tersebut dapat digunakan sebagai lahan tanam kedelai, akan tetapi kedelai merupakan tanaman yang peka terhadap toksisitas garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi, fisiologi, dan produksi kedelai kultivar Grobogan tahan salinitas yang ditanam di Pantai Lengkong, Cilacap. Penelitian dilakukan pada dua lahan dengan salinitas 20 mM dan 30 mM yang berada di pantai Lengkong Cilacap dengan menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 10 kali ulangan. Pengukuran faktor lingkungan (salinitas, pH, kelembapan tanah, suhu, kelembapan udara, intensitas cahaya) dilakukan dengan 5 kali ulangan. Penelitian dilakukan pada bulan Maret –Mei 2021. Variabel yang diamati adalah morfologi, fisiologi, dan produksi dengan parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, kadar klorofil a, klorofil b, total klorofil, karotenoid, dan jumlah polong. Data dianalisis menggunakan uji rerata (uji-t) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada parameter diameter batang, klorofil a, klorofil b, karotenoid, dan jumlah polong tanaman kedelai pada salinitas 30 mM lebih rendah dibandingkan dengan salinitas 20 mM dan tidak ada perbedaan yang nyata pada parameter lainnya. Jumlah polong berkorelasi dengan kadar klorofil a, klorofil b, dan karotenoid.
Asesmen Morfo-Fisiologi Nepenthes adrianii Liar dan Budidaya Ramadani, Didi; Juwarno, Juwarno; Yuniaty, Alice; Kurniawan, Esa
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 2 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.2.15848

Abstract

N. adrianii, salah satu spesies Nepenthes asli Pulau Jawa, menghadapi tantangan konservasi karena kerentanan terhadap stress lingkungan serta kesulitan dalam perbanyakan dan budidayanya. Studi ini membandingkan karakteristik morfologi dan fisiologi N. adrianii yang telah dibudidaya dan dikonservasi di Kebun Raya Baturraden – terdiri dari generasi tetua (parental) dan F1 – dengan individu yang tumbuh liar di alam, untuk memahami bagaimana lingkungan budidaya mempengaruhi ekspresi fenotipik dan adaptasi. Analisis parametrik dilakukan terhadap data yang terdistribusi normal, sementara analisis nonparametrik diterapkan pada data yang tidak terdistribusi normal. Hasil studi menunjukkan penurunan signifikan pada semua ukuran kantung dan tendril, disertai peningkatan klorofil b, specific leaf area (SLA), dan kadar air daun pada generasi F1 N. adrianii yang dibudidayakan dibandingkan dengan N. adrianii yang tumbuh liar. Perbedaan ini terindikasi disebabkan oleh intensitas cahaya yang lebih rendah di lingkungan budidaya N. adrianii dibandingkan di lingkungan habitat alami N. adrianii liar.Kata kunci: ex situ, fisiologi, in situ, morfologi, Nepenthes adrianii
Diversitas Morfologi Nepenthes spp. Dataran Rendah Hasil Budidaya Maryanti Sitio, Risma Leonny; Dwiati, Murni; Yuniaty, Alice; Ramadani, Didi
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 2 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.2.15870

Abstract

Nepenthes merupakan tanaman karnivora khas dengan diversitas morfologi tinggi yang menarik untuk diteliti, khususnya dalam mendukung upaya konservasi ex situ. Studi ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat morfologi kualitatif beberapa spesies Nepenthes dataran rendah yang telah dibudidayakan selama 3-4 tahun di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Karakterisasi dilakukan secara deskriptif terhadap karakter visual utama. Hasil studi menunjukkan diversitas morfologi yang khas, khususnya dalam hal struktur dan morfologi kantong dengan setiap spesies menampilkan bentuk dan karakteristik kantong yang berbeda. Kata kunci: Budidaya, Dataran Rendah, Diversitas, Morfologi, Nepenthes