Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Administration and International Development

IMPLEMENTATION OF THE M-PASPORT APPLICATION IN THE EASY SERVICE OF PASSPORT APPLICATION AT CLASS I IMMIGRATION OFFICE TPI TANJUNG PERAK Fajri, M. Fatkhul Nur; Wirdhiningsih, Virra; Jannah, Rahmawati Nurul
Journal of Administration and International Development Vol 3 No 2 (2023): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v3i2.489

Abstract

M-Paspor merupakan sebuah inovasi baru yang sebelumnya dari Aplikasi Antrian Paspor Online (APAPO) yang di ciptakan untuk memberikan layanan paspor yang lebih cepat, mudah, akuntabel. Aplikasi M-Paspor diharapkan lebih efektif dan efisien, M-Paspor bertujuan membantu layanan di tengah pandemi seperti ini untuk mengurangi tatap muka di kantor walaupun data berkas tetap harus datang kekantor dan secara langsung di wawancara oleh petugas di kantor. Setelah zaman semakin maju maka banyak inovasi yang bisa semakin memudahkan dalam pelayanan pembuatan paspor, maka dari itu Direktorat Jenderal Imigrasi menciptakan aplikasi di tengah kemajuan teknologi yang sebagian besar masyakarat bisa dengan mudah mengakses. Adanya inovasi M-Paspor yang seharusnya memudahkan masyarakat, namun dalam hal ini masih menimbulkan keluhan dari masyarakat mengenai penggunaan nya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif ini menggunakan metode pengumpulan data secara observasi,wawancara dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M-Paspor merupakan aplikasi yang sudah tepat digunakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak, namun masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian khususnya dalam peningkatan fitur-fitur Aplikasi M-Paspor. Sehingga dalam implementasinya aplikasi M-Paspor bisa sangat mempermudah dalam pelayanan publik.
TRANSFORMING ARCHIVE MANAGEMENT TOWARDS DIGITALIZATION THROUGH THE LOGIC EVALUATION MODEL AT KALIANDA CLASS III IMMIGRATION OFFICE Wijaya, Tegar Yudha; Mastur, Anida Sri Rahayu; Wirdhiningsih, Virra
Journal of Administration and International Development Vol 4 No 2 (2024): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v4i2.641

Abstract

Abstract. This research focuses on evaluating the management of substantive archives at the Immigration Office Class III Non-TPI Kalianda using the Logic Evaluation Model with the main objective of improving the quality of archival governance. Effective archive management is essential for every institution as archives serve as a primary source of information that supports various administrative activities and decision-making processes. However, at the Immigration Office Class III Non-TPI Kalianda, there are several challenges in archive management, such as a lack of archival facilities, limited human resources, and the absence of a digital archiving system. The identified problems are how the implementation of archive management and the evaluation of substantive archive management using the Logic Evaluation Model can improve the quality of archival governance at the office. This study aims to analyze both aspects. The method used in this research is descriptive qualitative, with data collected through observation, interviews, and documentation. The research results indicate that archive management is not yet optimal, particularly due to a lack of infrastructure and competent human resources. The Logic Evaluation Model was used to evaluate the inputs, activities, outputs, and outcomes of the archiving system. The results show that significant improvements are needed in various aspects to enhance the quality of archival governance. This research provides theoretical benefits in the development of archival management knowledge and practical benefits for the Immigration Office Class III Non-TPI Kalianda to improve the quality of archive management. In conclusion, digital archiving and the enhancement of human resource competencies are essential, and the author suggests the development of archival facilities and training for archive managers as steps for future improvement.
PENERAPAN TEORI KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DALAM PELAYANAN KEIMIGRASIAN BAGI WARGA NEGARA ASING (WNA) ASAL CHINA DI INDONESIA: APPLICATION OF CROSS-CULTURAL COMMUNICATION THEORY IN IMMIGRATION SERVICES FOR CHINESE FOREIGN NATIONALS IN INDONESIA Pratama, Wili; Wirdhiningsih, Virra; Maulidia, Hanifa
Journal of Administration and International Development Vol. 5 No. 2 (2025): JAID: Journal of Administration and International Development
Publisher : Polteknik Imigrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52617/jaid.v5i2.726

Abstract

Globalisasi telah meningkatkan intensitas interaksi lintas budaya, termasuk dalam sektor pelayanan publik seperti keimigrasian. Indonesia, sebagai negara tujuan mobilitas internasional, mencatat peningkatan signifikan jumlah kedatangan Warga Negara Asing (WNA) asal China, yang pada Maret 2025 mencapai 131.155 orang, dengan 83.079 visa diterbitkan. Kondisi ini menuntut respons pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga sensitif terhadap nilai-nilai budaya pengguna layanan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji peran teori komunikasi lintas budaya dalam meningkatkan efektivitas pelayanan keimigrasian terhadap komunitas berbahasa Mandarin. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dan studi literatur, artikel ini menganalisis dimensi-dimensi budaya seperti hierarki sosial, kolektivisme, serta preferensi jangka panjang yang lazim pada masyarakat China, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi pola komunikasi serta ekspektasi mereka dalam proses pelayanan visa. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegagalan dalam mengakomodasi perbedaan budaya dapat berdampak pada ketidakpuasan pengguna, sementara adaptasi komunikasi yang sesuai mampu meningkatkan kepercayaan dan kepuasan terhadap institusi imigrasi. Oleh karena itu, pemahaman dan penerapan prinsip komunikasi lintas budaya menjadi strategi penting dalam mewujudkan pelayanan keimigrasian yang inklusif dan profesional. Kata Kunci: Pelayanan Keimigrasian, Budaya WNA China, Komunikasi Lintas Budaya