Al-Muthmainnah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keutamaan Dan Kedudukan Menuntut Ilmu Dalam Islam (Majelis Taklim) Al-Muthmainnah; Setiawan, Aan
El-FAKHRU Vol. 1 No. 2 (2022): el-Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.802 KB) | DOI: 10.46870/elfakhru.v1i2.224

Abstract

Abstract In the 4.0 era which will lead towards the industrial session 5.0, the institutions and Islamic education experience significant progress. In everyday life, the issues often arise in the atmosphere of society whose background is not from an educator or instructor and is classified as a layman or lacks Islamic knowledge. In the midst of the emergence of broadcasts on social media, lecture content that can be accessed at any time only applies to the urban or suburban community level, while rural communities who have not been touched by internet access cannot enjoy this. Meanwhile, in the perspectives of  Islam, seeking religious knowledge (syar’i) is very important for the servant in order to distinguish which things are allowed and what are prohibited in islam. In this paper, the focus is on discussing the primacy of studying in Islam using a library research approach, namely by collecting data, literature, and reference books that are considered to be related to the themes discussed. The results of this study are the primacy and position of studying in islam based on the description of Hadist that have been agreed upon by the authenticity scholars both in matan and sanad are obligatory (highly recommended). Keywords: The primacy of science, source of science
Peradaban Islam di China Aan Setiawan; Darwis; Muhammad Saddang; Al-Muthmainnah
El-FAKHRU Vol. 2 No. 2 (2023): el-Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v2i2.571

Abstract

Abstrak Negara China untuk pertama kalinya disatukan oleh Kaisar Shi Huang Thi pada masa Kekaisaran Dinasti Qin (221-207 SM. Masuknya agama ke China memiliki beberapa teori, diantaranya: semenjak pada masa Rasulullah SAW dan baru masuk ketika pada masa khalifah Utsman bin Affan. Agama Islam mulai masuk dan menyebar di wilayah cina melalui beberapa cara, di antaranya melalui hubungan perdagangan, perkawinan ataupun dengan asimilasi atau persesuain budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara jelas bagaimana Agama Islam bisa menyebar ke Negara China dan peranan Islam dalam perkembangan Negara China . Jenis penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kepustakaan (library research) atau studi pustaka. Penulis mengumpulkan dan membaca informasi yang didapat dari buku-buku, artikel, jurnal, maupun tulisan ilmiah lainnya. Adapun hasil dari penelitian ini adalah kaum muslim di China telah mempunyai pengaruh dan memberikan kontribusi besar bagi perkembangan politik, ekonomi, dan budaya China. Selain itu perkembangan Islam di China pada masa Dinasti-Dinasti sangatlah berkembang baik dalam bidang komunikasi ataupun transportasi. Kata kunci : China, Agama Islam, Penyebaran Islam, Etnis Muslim