Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Timbulan Limbah Medis di Rumah Sakit Daerah Madani Palu Politon, Fellysca; Christine, Christine; Sunuh, Herlina; Respito, Andi
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bjkl.v3i1.2341

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit merupakan tempat pelayanan kesehatan yang dapat menjadi tempat sumber penularan penyakit, memungkinkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan, serta menghasilkan limbah  baik medis maupun non medis yang dapat menularkan penyakit. Tujuan: untuk mengetahui gambaran timbulan sampah medis di Rumah Sakit Daerah Madani Palu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yaitu limbah medis yang dihasilkan dari ruangan rawat inap berjumlah 11 ruangan, Sampel yang diteliti adalah limbah medis yang berasal dari ruangan rawat inap Variabel penelitian yaitu timbulan limbah medis yang dihasilkan dari ruangan perawatan. Pengukuran dalam bentuk observasi dan pengukuran dengan cara menghitung jumlah timbulan sampah. Hasil: Hasil penelitian didapatkan jenis limbah medis terbanyak adalah botol infus, masker, sarung tangan, tissu, pembungkus obat, penutup kepala, dan botol obat. Jumlah timbulan rata-rata limbah medis yang dihasilkan di Rumah Sakit Daerah Madani Palu selama 8 hari yaitu sebanyak 27,5 Kg/hari. volume rata-rata limbah medis yang dihasilkan  sebanyak 171,5 ℓ/hari. Kesimpulan: Berat rata-rata limbah medis yang dihasilkan di Rumah Sakit Daerah Madani Palu  sebanyak 27,5 Kg/hari, dan volume rata-rata limbah medis yang dihasilkan sebanyak 171,5 ℓ/hari.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader STBM dalam Pengolahan Air Bersih Melalui Pelatihan Sistem Filtrasi di Desa Bale Mahyudin Syam, Dedi; Sunuh, Herlina; Gusman, Gusman; Novarianti, Novarianti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v6i1.5895

Abstract

Access to water of appropriate quality remains an important environmental health issue at the community level. Limited knowledge regarding water quality, water treatment, and the practical use of filtration technology may affect household water management practices. This community service activity aimed to improve the knowledge and practical skills of sanitation cadres and community members regarding clean water treatment using a filtration system. The activity was conducted in Bale Village, Tanantovea District, Donggala Regency, on 2 September 2026 and involved 15 sanitation cadres and community members. The implementation methods included interactive education, discussion, pre-test, demonstration of the filtration system, guided hands-on practice, post-test, observation of practical skills, and preparation of a follow-up plan. All participants completed the entire activity series. The average knowledge score increased from 56.7% before the training to 87.3% after the training, representing an increase of 30.6 percentage points. The largest improvement was observed in participants' understanding of the stages of using the filtration system, which increased from 46.7% to 86.7%. Furthermore, 93.3% of participants achieved a good knowledge category after the training, compared with 40.0% before the activity. The average practical skill score reached 85.6%, categorized as good. The participatory integration of education, demonstration, and direct practice strengthened participants' understanding and practical ability to operate and maintain a filtration system. Follow-up assistance and water quality testing before and after treatment are recommended to support sustainable and appropriate application of the technology.