Suryaningtyas, Hana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Asesmen Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Haratua, Chandra Sagul; Dessuko, Anggraini Dewi; Mawarda, Asria; Damayanthi, Dhika; Suryaningtyas, Hana; Tyas, Wulan Tisahyuning
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v7i2.1911

Abstract

Salah satu pendekatan yang cukup berperan dalam dunia pendidikan belakangan ini adalah diterapkannya Kurikulum Merdeka Belajar di Indonesia, dimana kurikulum ini berfokus pada pemberdayaan siswa untuk dapat berperan aktif dalam kegiatan proses pembelajaran yang dilakukan. Tujuan pada penelitian ini menitik beratkan pada eksplorasi praktek penilaian sesuai dengan konteks Kurikulum Merdeka Belajar pada sebuah sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam mengumpulkan data melalui wawancara beberapa guru, kepala sekolah dan praktisi pendidikan lainnya serta studi literasi untuk memperkuat hasil pada penelitian ini. Dari Penelitian ini kita menemukan bahwa perlunya pendampingan yang lebih baik untuk para guru untuk dapat mengembangkan keterampilan dan pemahaman dalam melaksanakan asesmen pada kurikulum ini agar dapat dilaksanakan dengan baik. Semoga dengan adanya penelitian ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai asesmen pada Kurikulum Merdeka Belajar secara khusus, dan pendidikan Indonesia pada umumnya.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA SMA DI KOTA CIMAHI PADA MATERI ASAM BASA MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK PILIHAN GANDA DUA TINGKAT BERBASIS PIKTORIAL Suryaningtyas, Hana
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan miskonsepsi siswa SMA di tiga sekolah di kota Cimahi. Pemilihan sekolah peserta dilakukan berdasarkan jenjang sekolah, dengan sekolah tingkat rendah, sedang, dan tinggi menjadi urutan pertama. Penelitian ini diikuti oleh 304 siswa kelas XI yang telah mendapatkan materi asam basa. Tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat dengan komponen visual adalah alat yang digunakan dalam penelitian ini teknik deskriptif ini. Temuan analisis menunjukkan bahwa ada sembilan kategori kesalahpahaman penting yang berbeda. Kekeliruan yang paling sering terjadi adalah gagasan ionisasi basa lemah. Contohnya adalah pada basa Fe(OH)2 yang dianggap lemah karena hanya terionisasi sebagian dan menghasilkan sejumlah kecil kation dan anion (OH-) karena konstanta ionisasinya kurang dari satu. Berdasarkan temuan penelitian, siswa kelas XI di Kota Cimahi memiliki kesalahpahaman serupa tanpa memandang jenis kelamin atau tingkat sekolah. Hasil uji ANOVA dan uji t dengan tingkat signifikansi > 0,05 yaitu masing-masing 0,803 dan 0,656 menunjukkan hal tersebut.
Asesmen Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Haratua, Chandra Sagul; Dessuko, Anggraini Dewi; Mawarda, Asria; Damayanthi, Dhika; Suryaningtyas, Hana; Tyas, Wulan Tisahyuning
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v7i2.1911

Abstract

Salah satu pendekatan yang cukup berperan dalam dunia pendidikan belakangan ini adalah diterapkannya Kurikulum Merdeka Belajar di Indonesia, dimana kurikulum ini berfokus pada pemberdayaan siswa untuk dapat berperan aktif dalam kegiatan proses pembelajaran yang dilakukan. Tujuan pada penelitian ini menitik beratkan pada eksplorasi praktek penilaian sesuai dengan konteks Kurikulum Merdeka Belajar pada sebuah sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam mengumpulkan data melalui wawancara beberapa guru, kepala sekolah dan praktisi pendidikan lainnya serta studi literasi untuk memperkuat hasil pada penelitian ini. Dari Penelitian ini kita menemukan bahwa perlunya pendampingan yang lebih baik untuk para guru untuk dapat mengembangkan keterampilan dan pemahaman dalam melaksanakan asesmen pada kurikulum ini agar dapat dilaksanakan dengan baik. Semoga dengan adanya penelitian ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai asesmen pada Kurikulum Merdeka Belajar secara khusus, dan pendidikan Indonesia pada umumnya.