Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pola pemanfaatan ruang berdasarkan perilaku pengguna pada perpustakaan Universitas Malikussaleh Amelia Nabila Putry; Dela Andriani; Hendra Aiyub
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v7i1.1223

Abstract

Perpustakaan perguruan tinggi sangat penting sebagai pusat kegiatan akademik, dan mereka membutuhkan tata letak yang nyaman dan efisien untuk digunakan. Perpustakaan Universitas Malikussaleh berada di Lhokseumawe, Aceh, dan memiliki ruang seluas 1.836 meter persegi. Pada Maret 2026, ada 738 mahasiswa aktif yang menggunakannya. Meskipun demikian, masih ada banyak masalah spasial yang mengganggu kenyamanan dan efisiensi ruang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan pola pemanfaatan ruang, mengevaluasi kondisi sirkulasi, dan membuat saran untuk mengatur ulang tata letak ruang baca perpustakaan. Selama lima hari pengamatan, pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode placed centered mapping, dimana aktivitas pengguna dipetakan secara sistematis pada empat zona yang telah ditetapkan dan disajikan dalam bentuk sketsa digital. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Zona D selalu menjadi pusat aktivitas utama karena banyaknya koleksi buku yang tersedia. Di sisi lain, Zona A dan B menjadi titik kepadatan sirkulasi, atau bottleneck, karena seluruh arus keluar-masuk terpusat pada satu pintu yang beroperasi. Tiga masalah spasial utama teridentifikasi, lebar lorong antar rak yang hanya 80-130 cm di bawah standar minimal 150 cm, fasilitas toilet yang tidak pernah digunakan selama periode pengamatan karena kekurangan penanda arah, juga ketidakjelasan zonasi koleksi, yang membuat penelusuran referensi lebih sulit. Selain itu, ada gap antara area diskusi Zona B yang tidak pernah digunakan dan area baca individu yang hanya enam unit, yang selalu penuh saat jam sibuk. Pengaktifan kembali pintu kedua, perbaikan aksesibilitas dan penanda toilet, penataan ulang zonasi koleksi, dan penambahan dan pemisahan unit meja baca individu dan kelompok adalah rekomendasi utama penelitian ini
Praktik Spasial Pemukim di Bantaran Sungai Bedera, Kota Medan Boby Ananda; Deni, Deni; Hendra Aiyub
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 6 No. 2 (2025): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v6i2.1233

Abstract

Permukiman informal bantaran sungai sering dianggap tidak teratur karena ketiadaan perencanaan formal. Kajian terdahulu mengenai kawasan semacam ini belum mengintegrasikan logika ekonomi-spasial dan makna fenomenologis secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik spasial penghuni bantaran Sungai Bedera, Kota Medan, sebagai manifestasi lifeworld kolektif melalui mekanisme adaptasi fisik, apropriasi ruang, dan ritme temporal, dengan menempatkan durasi tinggal sebagai variabel analitis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur terhadap sembilan informan, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik pattern matching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tatanan spasial terbentuk melalui tiga mekanisme yang saling menopang: adaptasi fisik hunian secara bertahap, apropriasi jalan bantaran sebagai ruang sosial multifungsi, dan ritme temporal kolektif. Kesimpulannya, ketiadaan perencanaan formal bukan berarti ketiadaan tatanan, melainkan wujud tatanan internal yang terstruktur bagi penghuninya.