Rahmiyani, Ita
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Improving Students’ Social Studies Learning Outcomes Using the Group Investigation Model Wati, Mustika; Zannah, Miftahul; Rahmiyani, Ita; Sasmita, Fauzia Dwi
Vidya Karya Vol 38, No 2 (2023)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v38i2.17314

Abstract

This study aims to explore how the group investigation model could be used to improve student learning results in social studies courses. This study was a two-cycle classroom action research study. Six students of class IV from SDN Inti Sungai Miai 11 Banjarmasin participated in this study for the 2020/2021 academic year. Data were collected using observation techniques on implementing lesson plans and student activities and testing on student learning outcomes. The student standard score was ≥ 70, and the expected classical success indicator was 81%-99%. According to the research findings, teacher activity received a score of 90.625 on very good criteria. With practically all active criteria, student activity improved to 85.7%. Individual learning outcomes showed that five students with a classical completeness of 83.33% were nearly entirely complete. Based on these findings, it was possible to conclude that using the Group Investigation model could increase student learning outcomes in social studies courses.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Wati, Mustika; Maulida, Rizka; Rahmiyani, Ita; Sasmita, Fauzia Dwi
Gawi: Journal of Action Research Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v4i1.152

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA disebabkan oleh pembelajaran yang belum berpusat pada siswa. Hal tersebut mengakibatkan siswa kurang terlatih untuk berpikir kritis, tidak ada motivasi dan antusiamse belajar tergolong rendah, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dengan adanya penerapan model pembelajaaran Project Based Learning (PBL). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan tiap siklus. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SD Negeri Padang Sari dengan jumlah 13 orang siswa. Data diperoleh dari hasil observasi aktivitas guru dan siswa, serta hasil evaluasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada siklus I berkriteria baik dan pada siklus II berkriteria sangat baik. Aktivitas siswa pada siklus I pertemuan 1 mencapai kriteria cukup aktif dan pada pertemuan 2 mencapai kriteria aktif. Adapun pada siklus II pertemuan 1 mencapai kriteria aktif, dan pertemuan 2 mencapai kriteria sangat aktif. Sedangkan untuk ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 sebesar 62% dan pertemuan 2 sebesar 77%, selanjutnya siklus II pertemuan 1 sebesar 85% dan pertemuan 2 sebesar 92%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa model Project Based Learning dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa, serta hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Menggunakan Problem-Based Learning Berbantukan Blok Pecahan pada Materi Operasi Hitung Pecahan Sekolah Dasar Wati, Mustika; Ariani, Nordinah; Rahmiyani, Ita; Sasmita, Fauzia Dwi
Gawi: Journal of Action Research Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v4i2.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas guru, aktivitas siswa serta hasil belajar siswa menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantukan blok pecahan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 3 Siklus pada 22 orang siswa di kelas V SDN Tambarangan 1, Kabupaten Tapin. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi terhadap aktivitas guru dan aktivitas siswa selama pembelajaran berlangsung, serta dari hasil belajar siswa pada akhir pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase aktivitas guru dan siswa, serta ketuntasan belajar siswa secara klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada kegiatan pembelajaran, baik pada siklus I, II, maupun III telah berkategori “sangat baik”. Aktivitas siswa secara klasikal menunjukkan peningkatan dari siklus I sampai siklus III dan telah mencapai indikator keberhasilan dengan kriteria sangat aktif. Begitu juga dengan ketuntasan hasil belajar siswa telah memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditetapkan dan meningkat dari Siklus I dengan ketuntasan kalsikal 70% menjadi 90% pada siklus III. Dengan demikian, disimpulkan bahwa model PBL berbantukan blok pecahan pada materi operasi hitung pecahan dapat meningkatkan aktivitas gurua, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Teks Eksplanasi Ilmiah Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Wati, Mustika; Misnawati, Misnawati; Rahmiyani, Ita; Sasmita, Fauzia Dwi
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.157

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya aktivitas belajar peserta didik yang didukung oleh hasil belajar yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yakni 70 pada pembelajaran tematik Tema Tokoh dan Penemuan muatan Bahasa Indonesia materi teks eksplanasi ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, serta meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif ini dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan pada 11 orang peserta didik kelas VI SDN Pematang Karangan. Jenis data yang digunakan ialah adalah data kualitatif dan kuantitaf yang diperoleh melalui lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik serta hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 16 (baik), pertemuan 2 memperoleh skor 17 (sangat baik), pertemuan 3 memperoleh skor 19 (sangat baik), pertemuan 4 memperoleh skor 20 (sangat baik). Adapun aktivitas peserta didik pada pertemuan 1 sebesar 62,5%, pertemuan 2 sebesar 72,8%, pertemuan 3 sebesar 80%, dan pertemuan 4 sebesar 85,7%. Sedangkan ketuntasan klasikal hasil belajar pertemuan 1 yaitu 50%, pertemuan 2 yaitu 64%, pertemuan 3 yaitu 90%, dan pertemuan 4 yaitu 100%. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh simpulan bahwa pembelajaran Problem Based Learning dapat terlaksana dengan kriteria sangat baik pada aktivitas guru dan aktivitas peserta didik yang mengalami peningkatan hingga mencapai kriteria sangat aktif. Adapun hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan hingga mencapai ketuntasan hasil belajar yang signifikan, sehingga model ini dapat diterapkan pada subjek pelajaran yang lain.
INSTRUCTIONAL LEADERSHIP, JOB SATISFACTION, COMMITMENT, AND TEACHER PERFORMANCE IN NORTH BANJARMASIN Rahmiyani, Ita; Suriansyah, Ahmad; Aslamiah, Aslamiah
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i1.1113

Abstract

This study aims to analyze the direct and indirect relationships between principals’ instructional leadership, job satisfaction, work commitment, and teacher performance in public elementary schools in North Banjarmasin District, Banjarmasin City. The research employed a cross-sectional design using a path analysis model to examine the relationships among variables. The population consisted of 309 teachers from 27 public elementary schools in the district. Using the probability simple random sampling technique, 174 teachers were selected as research respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive statistics, classical assumption tests, hypothesis testing, and path analysis. The results indicate that all research variables are categorized as high. The regression coefficient values show strong relationships among variables, including instructional leadership and teacher performance (0.825), job satisfaction and teacher performance (0.829), work commitment and teacher performance (0.816), instructional leadership and work commitment (0.783), and job satisfaction and work commitment (0.486). The analysis also reveals indirect relationships, where instructional leadership influences teacher performance through work commitment (0.337) and job satisfaction affects teacher performance through work commitment (0.3691). These findings demonstrate that principals’ instructional leadership, teachers’ job satisfaction, and work commitment significantly contribute to improving teacher performance, both directly and indirectly. The study suggests that school principals should continue strengthening instructional leadership practices, particularly by enhancing interaction with teachers and providing opportunities for professional development and training. Meanwhile, teachers are encouraged to continuously improve their performance by applying effective teaching strategies and comprehensive assessment methods that evaluate not only students’ cognitive achievements but also their behavioral and moral development, supporting overall student success in the contemporary learning environment.