Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) Sederhana untuk Siswa SMA Islam Nurul Fikri Yulia, Fayza; Pradanawati, Sylvia Ayu; Hastuty, Sri; Kadarno, Purwo; Rahmawan, Yudi; Fachmi, Yose; Jaya, Arie Sukma; Riyandwita, Byan Wahyu; Widiyati, Khusnun; Barrinaya, Muhammad Akbar; Ramadhani, Adhitya Ryan; Muharram, Farid
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 8, No 1 (2024): Mei
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2024.v8i1.4869

Abstract

Energi baru terbarukan berkembang pesat seiring dengan peningkatan pemberdayaan energi baru terbarukan. Sebagai salah satu upaya pemenuhan 100% elektrifikasi di Indonesia, berbagai jenis sumber daya baru terbarukan dikelola untuk menghasilkan listrik. Di Indonesia, potensi energi matahari sangat besar. Solar panel, ke depannya menjadi salah satu alat konversi energi yang banyak dikembangkan di Indonesia. Solar panel generasi ketiga yang sedang banyak dikembangkan adalah Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) di mana menggunakan pewarna alami sebagai dye. SMA Nurul Fikri, Depok dipilih karena pengembangan metode konstruktif pengalaman belajar yang diadopsi pada kurikulum mereka. Dari hasil pelatihan, 100% peserta mampu membuat DSSC sederhana. Selain itu, telah terjadi peningkatan pengetahuan yang ditunjukkan dengan peningkatan persentase jumlah siswa yang mengetahui proses DSSC berdasarkan hasil pre-test dan post-test.
Peningkatan Literasi Teknologi Robotika melalui Pengenalan dan Perakitan Robot Pengikut Garis di SMAK Tunas Bangsa Gading Serpong Jaya, Arie Sukma; Hastuty, Sri; Ramadhani, Adhitya Ryan; Barrinaya, Muhammad Akbar; Rahmawan, Yudi; Widiyati, Khusnun; Kadarno, Purwo; Riyandwita, Byan Wahyu; Pradanawati, Sylvia Ayu; Buys, Yose Fachmi; Yulia, Fayza; Reksowardojo, Iman Kartolaksono; Aziz, Bonifacius S.I.; Tambunan, Sahrudin
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20693

Abstract

Perkembangan teknologi robotika memberikan peluang besar untuk memperkaya proses pembelajaran di tingkat sekolah menengah, khususnya dalam penguatan keterampilan abad ke-21. Namun, minimnya akses terhadap pengalaman praktik membuat siswa kesulitan memahami konsep robotika secara aplikatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengenalkan konsep dasar robotika industri kepada siswa SMAK Tunas Bangsa Gading Serpong melalui praktik langsung dalam merakit dan menguji robot pengikut garis (line follower). Metode pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang secara implisit mengikuti tahapan dalam model pengembangan instruksional ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Peserta dibimbing dalam perakitan tiga jenis robot: Analog A, Analog B, dan Digital. Evaluasi dilakukan melalui survei pre-test dan post-test, pengujian performa robot, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman dari 68,15% menjadi 84%. Peningkatan paling signifikan terlihat pada aspek teknis seperti pengenalan sensor dan penggunaan perangkat lunak Arduino IDE. Dari segi performa, robot Analog A memiliki waktu tempuh tercepat (18,70 detik) dan konsumsi daya terendah (0,64%), sedangkan robot Digital lebih kompleks namun belum optimal dalam lintasan uji terbatas. Survei kepuasan menunjukkan 98% peserta merasa puas terhadap kegiatan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi teknologi dan memberikan pengalaman belajar berbasis praktik yang bermakna, serta relevan dalam mendukung implementasi SDGs poin 4 tentang pendidikan berkualitas.
Empowering the Community through Household Waste Source Separation Education in Barengkok Village: A Pretest–Posttest Evaluation Ramadhani, Adhitya Ryan; Kadarno, Purwo; Pradanawati, Sylvia Ayu; Riyandwita, Byan Wahyu; Barrinaya, Muhammad Akbar; Pranowo, Waskito; Nugroho, Herminarto
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 2 (2026): May (IN PRESS)
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i2.17517

Abstract

This community service program aims to enhance the knowledge and skills of residents in Barengkok Village regarding household waste segregation at the source, particularly the separation of organic and inorganic waste, as well as basic on-site processing of organic waste at the household level. The implementation method employed a participatory educational approach through training sessions involving adult residents as the primary participants. The program integrated participatory instruction, hands-on demonstrations, including the establishment of a two-bin waste separation system and basic composting techniques, and pre- and post-assessments consisting of seven waste literacy items. Descriptive statistics indicated consistent post-session improvement across all items, with the most substantial gains observed in waste categorization and organic waste management skills. Participant surveys revealed very high perceived relevance and satisfaction, suggesting that the program was well received by the community. This initiative provides a practical and cost-effective model that combines clear procedures with simple supporting tools, including designated two-bin kits and a laminated kitchen guide, enabling households to operate more independently despite downstream collection limitations. The findings also suggest the need for a brief 4–6-week follow-up period, including bin placement monitoring, contamination assessment, and initial compost trials, as well as a strategy for village-level institutionalization through community advocates and a regular buy-back schedule for clean recyclables.