Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Serat Filter Rokok dan Kapur Terhadap Tanah dengan Pengujian Pemadatan Laboratorium Yosua Kader Kadang Bua; Meti; Tangdialla, Lintje Tammu
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/3nz6v273

Abstract

Tanah lempung merupakan tanah yang mempunyai partikel – partikel mineral tertentu yang menciptakan sifat – sifat plastis pada tanah apabila dicampur dengan air.Maksud studi ini adalah agar diketahui pengaruh penambahan Serat Filter Rokok dan Kapur terhadap nilai kepadatan kering maksimum dan kadar air optimum pada tanah. Serat Filter Rokok dan Kapur sebagai bahan stabilisasi kepadatan tanah yang dilaksanakan dengan uji standar proctor. Dari pengujian Karakteristik yang dilakukan di laboratorium Mekanika Tanah menyatakan jika tanah tergolong sebagai tanah lempung dan uji Kompaksi pada titik 1 dan titik 2  dengan variasi campuran 0%, 5%, 7%, 9% menurun pada kadar air optimum dan kepadatan kering maksimal. Pada pengujian kompaksi digunakan 2 sampel dengan nilai kadar air optimum pada titik 1 variasi 0% yaitu 0,930% terus mengalami penurunan, pada variasi terbesar 9 % yakni 0,745% dan pada titik 2 variasi 0% yaitu 0,939% terus memberikan peningkatan di variasi 9% yaitu 0,750%. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa Serat Filter Rokok dan Kapur menurunkan nilai kadar air optimum dan nilai kepadatan kering maksimum sehingga tidak dapat digunakan untuk menstabilkan tanah.
Karakteristik Campuran AC- WC Menggunakan Agregat Batu Sungai Kula Kabupaten Luwu Utara Meti; Hilkiari
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/jmkdr245

Abstract

Adapun dampak positif dari penggunaan batu sungai yaitu dapat dijadikan sebagai bahan untuk konstruksi perkerasan jalan, meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memberikan lapangan pekerjaan. Pelnelliiltiilain iilniil diilmaiksudkain untuk pelmainfaiaitain aigrelgait Sungaiiil Kulai Kelcaimaitain Masamba Kabupaten Luwu Utara dailaim caimpurain AiC-WC delngain meltodel kairaiktelriilstiilk telrhaidaip fiilllelr, aigrelgait hailus dain kaisair, lailu diillaikukain pelnyusunain komposiilsiil paidai caimpurain AiC-WC, selrtai untuk melmpelrolelh kairaiktelriilstiilk caimpurain diillaikukain delngain ujiil Mairshaill dain untuk melndaipaitkain haisiill dairiil Staibiilliiltais Mairshaill Siilsai caimpurain yaing melmiilliilkiil kaidair aispail optiilmum diillaikukain delngain pelrcobaiain telrhaidaip Mairshaill Iilmmelrsiilon. Belrdaisairkain pelngujiilain diilkeltaihuiil baihwai kairaiktelriilstiilk Aigrelgait Sungaiiil Kula daipait diilkaitaikain melmelnuhiil spelsiilfiilkaisiil yaing tellaih diilteltaipkain untuk baihain laipiilsain dairiil pelrkelraisain jailain. Belrdaisairkain pelrcobaiain Mairshaill yaing tellaih diillaikukain, diildaipaitkain spelsiilfiilkaisiil caimpurain AiC-WC delngain kaidair aispail 5,50% - 7,50%. Untuk haisiill KAiO paidai kaidair aispail 6,50% mellailuiil pelngujiilain Mairshaill Iilmmelrsiilon paidai caimpurain AiC-WC diildaipaitkain Staibiilliiltais Mairshaill Siilsai selbelsair 93,90%.
Analisis Sistem Joint Operation pada Project Pembangunan Infrastruktur Pemukiman Kota Palu Reynaldo; Latupeirissa, Josefine Ernestine; Meti
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 3 (2024): PCEJ Vol.6, No.3, September 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/d0fnx717

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat seiring perkembangan teknologi yang cepat. Infrastruktur yang dibangun meliputi berbagai bidang seperti gedung, jembatan, jalan, irigasi, dan proyek lainnya, bertujuan untuk memperlancar aktivitas penduduk. Dengan perkembangan zaman dan kebutuhan bisnis yang semakin kompleks, berbagai jenis badan usaha dibentuk melalui perjanjian kerja sama untuk memenuhi kebutuhan para pelaku bisnis. Salah satu bentuk badan usaha tersebut adalah Joint Operation (operasi kerja sama). Joint Operation menjadi jenis aliansi yang dianggap tepat, strategis, dan menguntungkan bagi industri konstruksi. Joint Operation menjadi jenis aliansi yang dianggap tepat, strategis, dan menguntungkan bagi industri konstruksi. Hal ini juga berlaku dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia yang berskala besar, di mana kontraktor-kontraktor besar saling terlibat. Diharapkan melalui kerja sama, kinerja yang lebih baik dapat terjadi antara mitra karena kompetensi dan sumber daya dari perusahaan-perusahaan yang terlibat dapat digabungkan.Pembangunan pemukiman menjadi sangat penting bagi negara dan masyarakat, karena setiap orang atau anggota masyarakat membutuhkan pemukiman sebagai kebutuhan dasarnya, yakni tempat tinggal. Metode yang digunakan adalah memberikan kuesioner dan wawancara kepada para pelaksana proyek kerja sama operasi dan di dapatkan hasil pembahasan diketahui Sistem joint operasi antara PT. X dan PT. Y pada proyek pembangunan infrastruktur pemukiman di Kota Palu memberikan manfaat dalam memperluas wilayah usaha, mendukung kegiatan lapangan, dan meningkatkan koordinasi serta pengawasan proyek secara efektif. Pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas dalam perjanjian Joint Operation meminimalisir potensi konflik antara kedua PT. Dengan adanya kesepahaman yang jelas, pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih lancar dan terhindar dari potensi hambatan.
Analisis kinerja simpang empat Jl. Andi Tonro – Jl. Pacalaya – Jl. Abdul Rasyid Dg. Lurang Sufiati Bestari; Meti; Geraldo Fevriano Baso
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.13.1.8511.74-80

Abstract

In Gowa Regency, near the border of Makassar City, there is an intersection of Jl. Andi Tonro - Jl. Pacalaya - Jl. Abdul Rasyid Dg. Lurang. The major road, Jl. Andi Tonro, is a 2/1 road, channeling traffic from Maros district towards Makassar. The minor roads, Jl. Pacalaya and Jl. Abdul Rasyid Dg. Lurang, only 4.5m wide, road type 2/2 TT respectively. The light-controlled, unsignalized intersection is heavily traveled by motorcycles Motorcyclists from the minor roads often scramble for road space on the major roads, creating extra conflicts at the intersection. The proportion of motorcycles to the total traffic flow of the entire intersection is 0.815. This study aims to determine the degree of saturation value that describes the performance of the studied intersection. The analysis of peak intersection traffic flow, intersection capacity, and degree of saturation values refers to the 2014 Indonesian Road Capacity Guidelines. Even though it is on the border of the city, the traffic behavior through this intersection still shows the characteristics of urban traffic, namely weekly periodic repetitive traffic flow patterns. Therefore, traffic surveys were conducted on Monday, Wednesday representing the normal weekday population: Monday through Thursday and the Saturday survey represents weekend days. Traffic flows entering the intersection site from the three arms were videoed with cameras. Each arm was captured with one camera. Traffic data from each arm per direction of movement per vehicle type was enumerated from the video recordings. The results of data processing were analyzed and obtained the afternoon peak traffic flow represented by weekday traffic. Degree of saturation (Dj) = 0.64. Traffic flow is not saturated. Clutter comes from motorcycles that dominate the traffic flow with a proportion of 0.815 and contra flow violations. Actions to reduce chaos, namely adding signs prohibiting contra flow on Andi Tonro Street. Installation of CCTV cameras that highlight on all four arms. Accompanied by the implementation of Electronic Traffic Law Enforcement in Gowa Regency so that motorcyclists will be forced to be disciplined.
Pengaruh Penambahan Serbuk Batu Bata Merah Terhadap Nilai CBR Laboratorium Budi Prasetia Primadana; Meti; Fitrian, Eltrit Bima
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/mpc1mg86

Abstract

Tanah dapat didefinisikan sebagai bagian terluar dari kerak bumi yang mengandung bahan mineral dan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan serbuk batu bata merah terhadap daya dukung dan stabilitas tanah dasar dengan metode California Bearing Ratio (CBR). Tanah yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Jl. Poros Dusun Kasimpo, Lembang Perindingan, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Persentase serbuk batu bata merah yang ditambahkan pada tanah adalah 6%, 12%, dan 18%. Hasil uji karakteristik tanah dengan metode AASHTO menunjukkan bahwa tanah berada dalam golongan A-7-5, yaitu tanah lempung dengan kualitas buruk. Uji mekanis menggunakan alat CBR menunjukkan nilai tertinggi sebesar 6,392% pada penambahan 6% serbuk batu bata merah, yang termasuk dalam kualitas sedang untuk tanah dasar. Pada penambahan 12% dan 18% serbuk batu bata merah menyebabkan penurunan daya dukung tanah, sehingga tidak disarankan untuk digunakan pada variasi tersebut.
Pengaruh Penambahan Zeolit Dan  Kapur Pada Tanah Lempung Terhadap Direct Shear Test Harnasus Kristanto Kadang Bua; Meti; Tangdialla, Lintje Tammu
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 1 (2025): PCEJ Vol.7, No.1, Maret 2025
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/3tqkg544

Abstract

In the process of building a construction, various difficulties can be encountered, including soil conditions that do not support being used as a basis for construction work. From this, researchers tried attempted to use direct shear testing to add lime and zeolite to clay soil in an effort to boost the soil's carrying capacity.  The purpose of this study is to use direct shear testing to ascertain the properties of the soil in Latuppa Village, Mungkajang District, Palopo City, as well as the impact of adding lime and zeolite to clay soil.  A mixture of 5% lime and varying amounts of 0%, 5%, 10%, and 15% zeolite were used in this test.  The two phases of this study were the 1) direct shear test and the 2) soil characteristics test.The soil is inorganic clay, according to the findings of tests conducted on its properties. The direct shear test results at point 1 of cohesion for the 5%+0% variation were 0.091 kg/cm2 and increased to the 5%+15% variation of 0.159 kg/cm2, the shear angle for the 5%+0% variation was 19.307° and increased to the 5%+15% variation of 26.691°. At point 2 the cohesion for the 5%+0% variation is 0.104 kg/cm2 and increases to the 5%+15% variation of 0.139 kg/cm2, the friction angle for the 5%+0% variation is 20.488° and increases to the 5%+15% variation of 26.860°. Likewise, at point 3, the cohesion obtained for the 5%+0% variation was 0.119 kg/cm2 and increased to the 5%+15% variation At 0.182 kg/cm2, the friction angle value rose to 25.521° for the 5%+15% variation from 19.785° for the 5%+0% variation.  Therefore, adding zeolite and lime can raise the cohesion value (c) and friction angle (ø) in the direct shear test.