Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Forecasting Model of the Effect of Vaccination on the Number of Covid-19 Cases in West Java Province Nazihah, Nazihah; Nahar, Julita; Supian, Sudradjat
International Journal of Global Operations Research Vol. 4 No. 4 (2023): International Journal of Global Operations Research (IJGOR), Nopember 2023
Publisher : iora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47194/ijgor.v4i4.242

Abstract

COVID-19 adalah virus yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2) dan pertama kali ditemukan di Wuhan, Hubei, China. Selain menggunakan masker dan melakukan social distancing, cara lain untuk mencegah paparan COVID-19 adalah dengan memberikan dosis vaksin COVID-19 lengkap, yang meliputi dosis pertama dan kedua dari vaksin yang sama, serta dosis booster tambahan untuk peningkatan dosis. kekebalan. Vaksinasi adalah suatu proses di dalam tubuh yang membuat seseorang menjadi sangat kebal atau terlindungi dari suatu penyakit, sehingga jika di kemudian hari terinfeksi penyakit tersebut, mereka tidak akan sakit atau hanya mengalami gejala ringan. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun model peramalan untuk mengetahui dampak vaksinasi terhadap jumlah kasus COVID-19 di Provinsi Jawa Barat dan memprediksi jumlah kasus COVID-19 di Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Data penelitian yang digunakan terdiri dari jumlah kasus COVID-19 dan penerima dosis vaksin pertama, kedua, dan booster dalam kurun waktu 13 Januari 2021 sampai dengan 22 Januari 2023. Data tersebut diperoleh dari situs resmi PT. Diskes Jabar dan Vaksin Kemkes. Hasil uji statistik dengan kadar alpha 5% menunjukkan bahwa diantara vaksin pertama, kedua, dan booster, hanya vaksin pertama dan kedua yang memberikan dampak signifikan, artinya ada pengaruh efektifitas vaksinasi terhadap jumlah kasus COVID-19. kasus di Provinsi Jawa Barat.
Pendidikan Agama untuk Perlindungan Anak Kelompok Rentan di Kota Besar Nazihah; Nazihah, Nazihah; Thoriq Majid
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 7 No 01 (2025): SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak
Publisher : Center of Gender Studies and Child of State Islamic Institute of Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/jsga.v7i01.10169

Abstract

Vulnerable children have the right to protection, and one of the ways to ensure this protection is through education. Religious education offers moral and social values, guidelines for interaction, perspectives, skills, and attitudes that support both individual and social life. Using a descriptive qualitative approach and a case study method, this research aims to provide a detailed account of the implementation of religious education for street children, scavenger children, and orphans—who are categorized as vulnerable children—in Jakarta and South Tangerang. The study concludes that religious education, as an effort to protect vulnerable children in major urban areas, is divided into two forms as learning activities and extracurricular activities. Both forms play a critical role in fostering awareness and acceptance of the child’s identity, both by the children themselves, their families, and the broader community.