Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemeriksaan Golongan Darah dan Glukosa Darah Pada Siswa dan Guru Sekolah Kami Septiani, Septiani; Achmadi, Achmadi; Yoelianto, Yassmin Athaya
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v3i2.135

Abstract

Beberapa pemeriksaan dasar diperlukan sebagai upaya pencegahan dalam penanganan komplikasi dari penyakit, salah satu yang diprasyaratkan adalah pemeriksaan golongan darah dan pemeriksaan glukosa darah. Banyak diantara siswa-siswi yang belum mengetahui jenis golongan darah yang mereka miliki. Kasus ini menjadi sangat krusial ketika seorang individu mengalami musibah. Anak-anak hingga remaja sering terserang penyakit Diabetes Melitus (DM) tipe 1. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining awal guna mendeteksi potensi penderita DM dan sekaligus membantu setiap warga di Sekolah Kami, baik siswa maupun guru, untuk mengetahui golongan darah mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran. Hasil pemeriksaan golongan darah diperoleh golongan darah A sebanyak 20 orang, golongan darah B sebanyak 23 orang, golongan darah AB sebanyak 17, dan golongan darah O sebanyak 31 orang. Hasil pemeriksaan glukosa darah diperoleh sebanyak 23 orang dengan hasil glukosa masih dalam batas normal dan 2 orang dengan hasil glukosa yang melebihi batas normal.
PEMBUATAN OLAHAN MINUMAN KELAPA KOPYOR UNTUK PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI KELURAHAN JATIRANGGA BEKASI Wijayanti, Dian Rachma; Septiani, Septiani; Lukitasari, Nurraya; Yoelianto, Yassmin Athaya; Riyadi, Sugeng Ahmad; Marvianda, Delva Rouza; Astriana, Destia; Sintya, Dinda Putri
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.8040

Abstract

Pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas penting dalam upaya mensejahterakan dan mengurangi kemiskinan masyarakat, terutama pasca pandemi Covid-19. Pemberdayaan masyarakat melalui UMKM Usaha Ibu Mandiri dengan pengembangan olahan minuman kelapa kopyor adalah suatu langkah strategis sebagai kontribusi SDM Perguruan Tinggi Universitas Binawan dalam menurunkan persentase penduduk miskin khususnya di Kelurahan Jatirangga. Hal ini penting untuk dilakukan mengingat persentase penduduk miskin di Bekasi yang terus meningkat dari 4,11% tahun 2018 naik menjadi 14,38% pada tahun 2020. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan pelaku UMKM dalam mengolah produk berbasis kelapa kopyor. Metode pengabdian yang dilakukan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan beberapa tahapan yaitu survei lanjut potensi UMKM, kegiatan Focus Grup Discussion, dan kegiatan workshop. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman terkait manfaat, potensi, dan teknik pengolahan kelapa kopyor menjadi minuman siap jual. Hal ini dibuktikan melalui hasil post-test serta antusiasme peserta selama sesi pelatihan.
ISPA (ACUTE RESPIRATORY INFECTION) EDUCATION FOR STUDENTS IN SEKOLAH KAMI Yoelianto, Yassmin Athaya
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): PRAXIS April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/y0jang88

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut dikenal oleh masyarakat sebagai ISPA, merupakan salah satu penyebab tertinggi kematian di dunia. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata Universitas Binawan dilaksanakan di Sekolah Kami, Bintara Jaya, Kota Bekasi. Tujuan pengabdian ini untuk mengedukasi siswa dan siswi Sekolah Kami agar mengetahui tentang ISPA dan meningkatkan kesadaran agar menjaga kebersihan diri pada aktivitas sehari-hari. Metode pengabdian berupa penyuluhan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat. Hasil pre-test dan post-test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan terkait ISPA dan pencegahannya sebesar 38,4%.