Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI MESIN PENCACAH RUMPUT UNTUK PETERNAKAN SAPI DI DESA MULYOREJO, KECAMATAN NGANTANG Andoko, Andoko; Prasetya, Riduwan; Pasha, Muhammad Faizullah; Darmawan, Muhammad Wahid; Puspitasari, Poppy; Lubis, Didin Zakariya
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i22023p75-80

Abstract

Peternakan sapi merupakan sektor yang paling potensial di Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Sapi perah merupakan jenis sapi yang paling banyak diternak yang menghasilkan susu. Permasalahan peternak di Desa ini adalah rendahnya produktivitas susu karena manajemen pakan yang kurang terkontrol dan sisa pakan yang terlalu banyak yang menjadi limbah. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan ini melaui implementasi mesin pencacah rumput. Kegiatan penelitian meliputi analisis permasalahan mitra, desain dan manufaktur mesin, implementasi ke mitra, dan evaluasi. Mesin pencacah rumput dapat mencacah hingga kapasitas 177 kg/jam pada kecepatan 1800 rpm. Berdasarkan hasil evaluasi pada implementasi mesin pencacah rumput diperoleh hasil bahwa sisa pakan berkurang dan produktivitas susu meningkat. Sehingga, implementasi mesin pencacah rumput bagi mitra efektif, tepat sasaran, dan solutif.
ANALISIS GEOMETRI PADA HIERARCHICAL SUTURE JOINT YANG TERINSPIRASI DARI DNA RUSA Darmawan, Muhammad Wahid
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3503

Abstract

Joint umumnya digunakan pada struktur rangka bangunan dan jembatan, pengencang pada struktur memiliki kekuatan dan ketahanan yang berbeda berdasarkan berbagai faktor seperti geometri joint dan sifat mekanik material. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengeksplorasi potensi joint dengan menggunakan hierarchical suture dari tengkorak rusa. Berbagai metode digunakan untuk mengatasi permasalahan joint seperti faktor geometrik dan sifat mekanik material agar dapat menahan beban-beban yang dikenakan pada struktur, geometri tulang dari jahitan tengkorak yang menyerupai bentuk segitiga inilah yang menjadi sumber inspirasi desain dalam struktur khususnya joint. Analisis desain dilakukan menggunakan simulasi ANSYS dengan variasi berupa ordo 1 dan ordo 2 serta variasi sudut 30◦, 45◦, dan 60◦ guna mencari desain joint yang optimal dalam menahan deformasi tegangan dan regangan. Hasil simulasi yang memberikan desain terbaik dalam menahan deformasi, tegangan, dan regangan yaitu desain dengan ordo 1 sudut 60◦ dan desain dengan ordo 2 sudut 60◦. Jumlah ordo akan mempengaruhi sifat mekanik dan menambah kekuatan joint sedangkan sudut akan mempengaruhi pendistribusian gaya pada joint.Kata kunci: bio-inspired, hierarchical sutures, FEM (Finite Element Methods).
Preparation and characterization of cellulose nanocrystals (CNCs) from pennisetum purpureum (PP) fibers via ammonium persulfate oxidation method Pasha, Muhammad Faizullah; Andoko, Andoko; Darmawan, Muhammad Wahid; Nabillah, Fina Nur; Prasetya, Riduwan; Mustapa, Mohammad Sukri Bin
Mechanical Engineering for Society and Industry Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/mesi.13595

Abstract

The growing demand for sustainable and high-performance materials emphasizes the need for more efficient production methods for cellulose nanocrystals (CNCs). Traditional CNC synthesis, however, often requires significant energy input and produces harmful by-products, which undermine its environmental and economic viability. In response to this challenge, this study explores the use of an eco-friendly ammonium persulfate (APS) oxidation method to produce CNCs from Pennisetum purpureum fibers. The findings reveal that CNCs synthesized at a temperature of 60 °C exhibited the highest crystallinity index (72.62%), optimal surface functionalization, and exceptional mechanical properties, including a tensile strength of 18.44 MPa.The structural, chemical, and mechanical properties of the CNCs were comprehensively evaluated using X-ray diffraction (XRD), Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR), scanning electron microscopy coupled with energy-dispersive X-ray spectroscopy (SEM-EDX), and tensile strength testing. These results highlight the effectiveness of APS oxidation in producing high-quality CNCs from readily available agricultural biomass. By utilizing a sustainable approach, this research not only advances the production of eco-friendly materials but also demonstrates the potential for agricultural waste to be repurposed in nanotechnology applications. The study thus makes a significant contribution to sustainable material science, providing insights into improving CNCs production while minimizing environmental impact, ultimately supporting the transition towards a more sustainable and circular economy.