Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Manfish Journal

Karakteristik Mutu Fisik dan Hedonik Dimsum Ikan Nila dengan Penambahan Konsentrasi Karagenan yang Berbeda Vatria, Belvi; Primadini, Vivin; Lasmi, Leni
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 4 No 2 (2023): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/manfish.v4i2.615

Abstract

Dimsum ikan merupakan salah satu diversifikasi produk olahan hasil perikanan yang dapat meningkatkan produksi produk perikanan di Indonesia. Kriteria terpenting pada produk-produk fish jelly seperti dimsum, antara lain adalah kestabilan emulsi, tingkat kekenyalan, dan kerenyahan, yang dapat memengaruhi tingkat kesukaan konsumen. Oleh karena itu diperlukan bahan penstabil yang perlu ditambahkan dengan takaran yang tepat ke dalam adonan dimsum yang dibuat. Karagenan merupakan bahan alami untuk penstabil adonan makanan yang terbuat dari rumput laut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik mutu fisik dan hedonik dimsum ikan nila dengan penambahan konsentrasi karagenan yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan metode rancangan acak lengkap satu faktor dengan empat taraf. Faktor yang diuji pada penelitian ini yaitu perbedaan penambahan karagenen sebesar 1%, 3%, 5%, dan 7% sebanyak 2 kali ulangan. Analisis parametrik menggunakan uji F pada Anova dan jika memberikan pengaruh yang berbeda terhadap dimsum ikan nila maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Analisis non parametrik menggunakan uji Kruskal- Wallis dan jika berbeda nyata dilakukan uji lanjut Multiple comparison. Hasil penelitian menemukan bahwa penambahan karagenan yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap parameter uji gigit, uji lipat, kekuatan gel, stabilitas emulsi, warna, tekstur, dan rasa. Nilai uji fisik akan berbanding lurus dengan penambahan karagenan pada dimsum ikan nila. Formulasi terbaik berdasarkan tingkat kesukaan panelis adalah formulasi A1, dengan spesifikasi karateristik mutu fisik berupa uji gigit dengan katagori normal, uji lipat dengan katagori tidak retak bila dilipat satu kali, kekuatan gel 242.16 g.cm, daya mengikat air 70.22 %, dan stabilitas emulsi 71.34 %.
Karakteristik Mutu Kaki Naga Ikan Nila Dengan Substitusi Tepung Mocaf Sebagai Produk Diversifikasi Vatria, Belvi; Primadini, Vivin; Kusumawati, Rr. Puji Hastuti
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 5 No 2 (2024): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/manfish.v5i2.918

Abstract

Tilapia dragon feet are processed fish products that are currently developing. The combination of tilapia meat and mocaf flour can create dragon feet products with delicious taste, high nutrition, affordable price, and good for health. The purpose of this study was to describe the quality characteristics of tilapia dragon feet substituted with mocaf flour and to describe the best formulation of tilapia dragon feet with mocaf flour substitution. This study conducted an experiment using a one-factor completely randomized design (CRD) model with four levels. The factors tested were the substitution between tilapia meat and mocaf flour of 5%, 10%, 15%, and 20%. The substitution was calculated from the total weight of 100% (meat + mocaf flour). Parametric analysis used the F test in Anova. Non-parametric analysis used the Kruskal-Wallis test. This study found that the physical test of dragon fish feet, which includes a bite test obtained a value ranging from 6.15 - 6.42 (scale 9), a folding test of 3.45 - 3.83 (scale 5), gel strength ranging from 232.17 g.cm - 245.38 g.cm, water binding capacity ranging from 72.27% - 73.12%, and emulsion stability of 72.22% - 72.87%. The hedonic test of tilapia dragon fish feet which includes color obtained a value ranging from 6.21-7.39, aroma 7.89 - 7.81, texture 7.12 - 7.89, taste 6.95 - 7.66 and appearance 7.15 - 7.26. The chemical and microbiological quality characteristics of all dragon fish feet formulations still meet SNI quality standards. With physical quality characteristic specifications such as gel strength of 232.17 grams per centimeter, water binding capacity of 72.27%, and emulsion stability of 72.22%, formulation A1 is the best based on the panelists' preference level.
Karakteristik Mutu Nugget Ikan Nila dengan Subtitusi Tepung Kacang Merah Sebagai Pangan Fungsional Primadini, Vivin; Vatria, Belvi; Wibowo Sasongko, Lukas
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 6 No 1 (2025): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/manfish.v6i1.1052

Abstract

Kriteria mutu yang terpenting pada produk nugget ikan adalah kestabilan emulsi, derajat kekenyalan, dan kerenyahan. Tujuan penelitian ini adalah menguraikan karateristik mutu nugget ikan nila yang disubtitusi dengan tepung kacang merah dan menguraikan formula terbaik nugget ikan nila yang disubtitusi dengan tepung kacang merah. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan model rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf. Faktor yang di uji pada penelitian ini adalah subtitusi antara daging ikan nila dengan tepung kacang merah 5%, 10%, 15%, dan 20% sebanyak 2 kali ulangan. Hasil penelitian menemukan bahwa subtitusi tepung kacang merah yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap parameter uji gigit, uji lipat, kekuatan gel, stabilitas emulsi, warna, tekstur, dan rasa. Berdasarkan hasil uji fisik nugget ikan, yang mencakup uji gigit memperoleh nilai berkisar 6.22 – 6.47 (skala 9), uji lipat 3.45 – 3.83 (skala 5), kekuatan gel berkisar 236.38 g.cm – 227.17 g.cm, daya mengikat air berkisar 71.56% – 71.88%, dan stabilitas emulsi 72.21% – 73.11%. Berdasarkan hasil uji hedonik nugget ikan nila yang meliputi warna memporoleh nilai berkisar 6.81-7.57, aroma 7.61 – 7.68, tekstur 7.34 – 7.98, rasa 7.15 – 7.85, dan kenampakan 7.15 – 7.35. Karateristik mutu kimia dan mikrobiologi seluruh formulasi nugget ikan masih memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Formulasi terbaik berdasarkan tingkat kesukaan panelis adalah formulasi A1, dengan spesifikasi hasil uji gigit dengan katagori normal, uji lipat dengan katagori tidak retak bila dilipat satu kali, kekuatan gel 232.17 g.cm, daya mengikat air 72.27%, dan stabilitas emulsi bernilai 72.22 %.
Kualitas Produk Otak-Otak Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Dimodifikasi dengan Tepung Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) Vatria, Belvi; Primadini, Vivin; Wibowo Sasongko, Lukas
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 6 No 2 (2025): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otak-otak ikan merupakan produk diversifikasi hasil perikanan yang banyak digemari, dengan mutu yang sangat dipengaruhi oleh bahan baku dan proses pengolahannya. Ikan nila berpotensi digunakan sebagai bahan baku karena ketersediaannya melimpah, bernutrisi tinggi, dan berharga relatif murah. Tepung sorgum memiliki kandungan karbohidrat tinggi yang berfungsi sebagai bahan pengikat dan berpotensi meningkatkan tekstur produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas otak-otak ikan nila yang dimodifikasi dengan tepung sorgum serta menentukan formulasi terbaik. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf subtitusi tepung sorgum sebesar 5%, 10%, 15%, dan 20% dari total adonan, masing-masing dengan dua ulangan. Analisis data meliputi ANOVA dan uji Duncan untuk data parametrik, serta uji Kruskal–Wallis dan Multiple Comparison untuk data non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi tepung sorgum berpengaruh nyata terhadap uji gigit, uji lipat, kekuatan gel, stabilitas emulsi, warna, tekstur, dan rasa. Nilai fisik produk berada pada kisaran: uji gigit 6.11–6.42, uji lipat 3.42–3.66, kekuatan gel 232.21–248.16 g.cm, daya mengikat air 73.32%–73.42%, dan stabilitas emulsi 71.24%–71.39%. Penilaian hedonik menunjukkan skor warna 6.78–7.48, aroma 7.33–7.38, tekstur 7.35–7.67, rasa 7.26–7.64, dan kenampakan 7.36–7.53. Seluruh formula memenuhi standar mutu SNI. Formula terbaik diperoleh pada subtitusi 5% (A1), dengan mutu fisik dan sensoris paling disukai panelis.