Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

WHY GEN Z EMPLOYEES INTEND TO LEAVE: TOXIC LEADERSHIP, ENVIRONMENT, AND SELF-AFFIRMATION IN ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS Mukhtar, Afiah; Asmawiyah, Asmawiyah; Al-Anesi, Abdul Salam Hamood Ghaleb; Masradin, Masradin; Shafwah, Rif'ah
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i03.8552

Abstract

Background: Turnover intentions among Generation Z employees are a problem in human resource management, particularly in Islamic educational institutions. Despite upholding spiritual and ethical values, these institutions often face challenges in their implementation, such as destructive leadership and a hostile work environment. This complexity is compounded by Gen Z's sensitivity to psychological stress. Objective: This study analyzes the influence of destructive leadership and a conducive work environment on turnover intention among Gen Z employees in Islamic educational institutions, with self-affirmation as a mediator. Methods: A quantitative survey was conducted with 125 Generation Z employees working in Islamic educational institutions in Makassar. Data were analyzed using structural equation modeling. Results: Destructive leadership decreased self-affirmation, thus increasing turnover intention. However, a conducive environment increased self-affirmation but had no direct effect on turnover intention. Self-affirmation significantly mediated both relationships. Conclusion: Gen Z employees in Islamic educational institutions tend to have intentions to leave if they experience toxic leadership and an unsupportive work environment. However, strong self affirmation can mitigate these negative influences. These findings have implications for human resource management in Islamic educational institutions to provide a supportive work environment, especially for the younger generation who are more sensitive to psychological issues.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS EDUKASI DAN PENGUATAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN HAK ATAS TANAH Basid, Abdul; Masradin, Masradin; Shafwah, Rif'ah; Leo, Muarif; Mukhtar, Afiah
Arunika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2: Desember 2025
Publisher : Unit Publikasi dan Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/ar.v4i2.748

Abstract

Isu hak atas tanah di Indonesia masih menjadi masalah sosial-ekonomi akibat kesalahpahaman masyarakat mengenai prosedur pendaftaran tanah, hak dan kewajiban pemilik, serta mekanisme penyelesaian sengketa, yang seringkali berujung pada konflik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak atas tanah dan prosedur pertanahan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan dan penguatan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Polewali Mandar, melibatkan tokoh masyarakat, pejabat desa, pemilik tanah, dan kelompok masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan tanah. Program ini mencakup pendidikan hukum tanah, pelatihan berbasis SDM partisipatif, dan pendampingan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan sosialisasi hukum tanah efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan tanah yang legal dan sah serta prosedur pendaftaran yang tepat. Selain itu, pelatihan berbasis SDM berhasil memperkuat keterampilan teknis dan sosial masyarakat dalam pengelolaan dan pengambilan keputusan tanah. Pendampingan lapangan yang mengintegrasikan hukum formal dengan kearifan lokal terbukti dapat membantu masyarakat dalam melaksanakan prosedur hukum tanah dan mengurangi potensi sengketa.