Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Uang Saku Terhadap Tingkat Konsumsi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan 2023 Universitas Negeri Medan Ramadani, Nur; Siburian, Marshanda; Nababan, Stevani; Sitanggang, Twin Lizu; Angin, Emia Perangin; Hutabarat, Apriani; Meiriza, Mica Siar
Widya Balina Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v9i1.510

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak uang saku terhadap tingkat konsumsi mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi angkatan 2023 di Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penerapan kuesioner dan survei deskriptif. Jumlah sampel penelitian adalah 70 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan perangkat lunak SPSS 25. Tim peneliti mengumpulkan informasi melalui skala kesadaran diri dan kuesioner untuk menilai jumlah uang saku serta tingkat konsumsi mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Teknik analisis yang diterapkan adalah regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Konstanta positif (B0) menunjukkan pengaruh positif dari variabel independen (X), dan (2) koefisien regresi variabel sebesar 0,362 atau 36,2%.
Pengaruh Pelayanan Pembayaran UKT Melalui Bank BNI terhadap Kepuasan Mahasiswa UNIMED Situmorang, Cheresentia; Siburian, Marshanda; Hutasoit, Era Sulastri; Nababan, Stevani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26200

Abstract

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan perlu meningkatkan kinerja untuk tetap kompetitif di pasar. Bagian gudang perusahaan harus memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, karena keberhasilan perusahaan tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada layanan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan berbasis Google Forms, melibatkan 41 mahasiswa program pendidikan ekonomi yang dipilih melalui target sampling. Fokus penelitian adalah menganalisis pengaruh layanan BNI dalam pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) terhadap kepuasan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BNI perlu meningkatkan kualitas layanan, seperti mempercepat proses pembayaran UKT dan mempermudah transaksi. Umpan balik dari mahasiswa dapat membantu memahami kebutuhan mereka, sementara sosialisasi dan edukasi tentang layanan yang tersedia penting untuk membangun kepercayaan pengguna. Dengan demikian, peningkatan layanan BNI diharapkan dapat meningkatkan kepuasan mahasiswa sebagai nasabah.
Pengaruh Uang Saku Terhadap Tingkat Konsumsi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan 2023 Universitas Negeri Medan Ramadani, Nur; Siburian, Marshanda; Nababan, Stevani; Sitanggang, Twin Lizu; Angin, Emia Perangin; Hutabarat, Apriani; Meiriza, Mica Siar
Widya Balina Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Widya Balina
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v9i1.510

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak uang saku terhadap tingkat konsumsi mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi angkatan 2023 di Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penerapan kuesioner dan survei deskriptif. Jumlah sampel penelitian adalah 70 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan perangkat lunak SPSS 25. Tim peneliti mengumpulkan informasi melalui skala kesadaran diri dan kuesioner untuk menilai jumlah uang saku serta tingkat konsumsi mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Teknik analisis yang diterapkan adalah regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Konstanta positif (B0) menunjukkan pengaruh positif dari variabel independen (X), dan (2) koefisien regresi variabel sebesar 0,362 atau 36,2%.
Dampak Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap Daya Beli Masyarakat Medan di Pasar Tradisional MMTC Medan Sigiro, Ria Agustina; Sipayung, Tri Febriani; Siagian, Hesti Herawati; Silaban, Trivena Kezia Br; Nababan, Stevani; Angin, Emia Perangin
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 1 (2025): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i1.324

Abstract

This research aims to analyze how the increase in Value Added Tax (VAT) rates operates after the Harmonization of Tax Regulations Law (HPP Law) is enacted, specifically regarding the microeconomic ecosystem, particularly in the MMTC Medan Market. Although VAT plays an important role in strengthening state finances, there are concerns about its regressive nature and its impact on the purchasing power of low-income citizens and the sustainability of Micro, Small, and Medium Enterprises . This research uses a qualitative approach with case study methods and semi-structured in-depth interviews with consumers (students and local residents) and MSME actors (grocery store owners) at MMTC Medan Market. This research focuses on how economic actors at the grassroots level respond to policy changes. The research results indicate that the increase in VAT rates serves as a trigger and intensifier of the decline in public purchasing power. Consumers are responding with defensive strategies such as limiting the frequency and amount of shopping, switching to cheaper goods, and as evidenced by the decline in merchant turnover. On the other hand, MSME actors are taking survival steps by absorbing the impact, which means holding back some of the price increases by reducing profit margins, dividing products into smaller sizes, and strengthening relationships with customers. However, this strategy poses a risk to long-term business sustainability. Additionally, there are deep differences in understanding, where the policy is considered unfair because the "one-size-fits-all" formulation is seen as ignoring the financial capabilities of MSMEs and the real conditions of vulnerable communities