Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal on Computing (Indo-JC)

Perencanaan Strategis Sistem Informasi Manajemen Proyek PEMDA Menggunakan Metoda TOGAF eko darwiyanto; Angelina Prima Kurniawati; Novian Anggis Suwastika
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 3 No. 1 (2018): Maret, 2018
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2018.3.1.191

Abstract

Setiap tahun seluruh desa di seluruh kecamatan, dan dinas pemerintah membuat perencanaan proyek pembangunan. Rencana ini meliputi objek garapan, aktivitas, volume, durasi, anggaran, deskripsi manfaat, dan siapa yang akan mengeksekusinya. Banyaknya usulan proyek dan keterbatasan anggaran PEMDA, menjadi perlu untuk membuat prioritasnya. Musrenbang memutuskan prioritas tersebut, dan hasilnya akan dibawa ke DPRD untuk mendapat persetujuan. Proyek pembangunan di bawah suatu plafond dapat dieksekusi langsung oleh dinas terkait, sementara yang di atasnya perlu dilelang ke komunitas konsultan, melalui website LPSE. Eksekusi langsung atau aktivitas lelang perlu dimonitor dan dievaluasi. Kemajuan capaian fisik pembangunan dan realisasi anggaran perlu dilaporkan ke seluruh pemangku kepentingan. Banyak aplikasi e-governemnt telah dibangun terpisah untuk perencanaan, anggaran, lelang, monitor dan evaluasi, yang dipasang di dinas-dinas Pemda. Di tahap awal pengembangannya, dengan sistem basis data dan bahasa pemrograman masing-masing, belum ada rencana untuk mengintegrasikan mereka, sehingga setiap aplikasi tidak memiliki kemampuan komunikasi satu sama lain. Akhir-akhir ini, ada keperluan untuk mengintegrasikan mereka. Penelitian ini bermaksud melakukan hal tersebut, untuk membuat perencanaan strategis sistem informasi manajemen proyek PEMDA. Data-data diperoleh dari Pemkot Surabaya, Bandung dan Tasikmalaya, akan dianalisis menggunakan metoda TOGAF. Hasil dari penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk dijadikan rujukan pembanding PEMDA lain.
Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi Multi Node Sensor Berbasis Fuzzy Dan Komunikasi IoT Muhammad Aditya Tisnadinata; Novian Anggis Suwastika; Rahmat Yasirandi
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 4 No. 2 (2019): September, 2019
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34818/INDOJC.2019.4.2.311

Abstract

Deteksi gempa bumi dapat diukur dengan menghitung percepatan gerakan atau getaran secarahorizontal dan vertikal, adanya Gelombang P (Primer) dan Gelombang S (Sekunder) menjadiindikasi akan terjadinya gempa bumi. Salah satu faktor yang dapat digunakan dalam mende-teksi dan menghitung kekuatan gempa bumi adalah dengan menghitung percepatan getaranyang terjadi secara horizontal dalam Gelombang P. Dengan memanfaatkan hal itu dapatdiketahui besaran gempa yang terjadi dan dapat memberikan peringatan secepat mungkinpada masyarakat. TeknologiInternet of Thingsmemungkinkan sistem untuk dapat membacadata dengan secara otomatis dan terus menerus tanpa perlu banyak melibatkan manusia.Dalam melakukan klasifikasi gempa bumi sistem ini menggunakan algoritmaFuzzy Logicyang memiliki karakteristik dapat mengolah informasi dengan cepat dengan kompleksitasrendah sehingga sistem dapat memberikan peringatan secepat mungkin. Dalam validasi datasistem menggunakan beberapa tingkat validasi yang terdiri dari server perangkat dan serverutama. Hasil daripada penelitian ini dalam 1000 kali percobaan, sistem dapat melakukanproses validasi dan klasifikasi dengan rata-rata kecepatan yang dihasilkan adalah 10 - 15detik untuk satu kali pengolahan data dengan tingkat akurasi hasil akhir pada skala SIGBMKG dengan rata-rata 81.8%.
Deteksi Lokasi Pencemaran Air Sungai Citarum berbasis IoT menggunakan Fuzzy Inference System Annisa Gustien Widowati; Novian Anggis Suwastika; Rahmat Yasirandi
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 4 No. 3 (2019): December, 2019
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34818/INDOJC.2019.4.3.315

Abstract

Citarum merupakan sumber dari denyut nadi perekonomian Indonesia sebesar 20% total produksi industri Indonesia dan sumber dari 60% produksi tekstil nasional. Kegiatan produksi tersebut menimbulkan permasalahan lingkungan akibat pembuangan limbah rumah tangga dan industri yang tidak menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara optimal. Salah satu kendala dalam mengatasi pencemaran air sungai Citarum adalah menentukan lokasi dengan tingkat pencemaran tertinggi. Untuk mendeteksi lokasi pencemaran diperlukan pemantauan air sungai Citarum dengan pengambilan data terus-menerus secara realtime dan pengklasifikasian tingkat pencemaran dibutuhkan. Solusi dari permasalahan pendeteksian lokasi pencemaran dapat dibangun dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) sebagai solusi pembacaan data secara terus-menerus dan realtime. Kebutuhan klasifikasi didalam sistem diterapkan dengan metode fuzzy inference system tipe Mamdani dengan sifat dasar aturan yang dapat ditafsirkan, intuitif dan banyak digunakan khususnya untuk mendukung pengambilan keputusan yang dengan tingkat akurasi yang tinggi. Hasil yang didapatkan dari pengujian berdasarkan skenario pengujian tingkat akurasi klasifikasi sistem yang telah dilakukan menunjukkan akurasi sebesar 92% dengan nilai toleransi error pada sistem sebesar 4% serta toleransi akurasi pembacaan data oleh perangkat keras sistem yang dibangun menunjukkan pH 3.94%, TDS 4.92% dan suhu 1.84% dari deteksi di lima lokasi sungai Citarum di Bandung Selatan.
Deteksi Lokasi Pencemaran Air Sungai Citarum Berbasis Internet of Things menggunakan Klasifikasi Naive Bayes Annisa Marwa Nursantoso; Novian Anggis Suwastika; Rahmat Yasirandi
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 5 No. 1 (2020): Maret, 2020
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34818/INDOJC.2020.5.1.317

Abstract

Keberadaan lebih dari 500 industri dan pemukiman untuk kurang lebih 5 juta penduduk yang menghasilkan sekitar 200 ton limbah perharinya dibuang ke sungai Citarum tanpa melalui proses instalasi pengolahan air limbah (IPAL), merupakan sumber utama dari pencemaran sungai Citarum. Upaya pemerintah terhadap Citarum telah dilakukan selama 5 tahun dalam berbagai bentuk program, namun hasilnya belum signifikan. Salah satu kendala dalam program, untuk menanggulangi pencemaran air sungai Citarum adalah tidak ada data informasi yang menunjukan tingkat pencemaran dan lokasi pencemaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan sebuah sistem yang mampu melakukan pembacaan secara terus menerus dan menentukan lokasi yang diindentifikasi sebagai sumber pencemaran. Sistem yang dibangun untuk mendeteksi pencemaran dan lokasi pencemaran berbasis IoT dan klasifikasi naive bayes. Metode naive bayes dipilih karena dalam teknik data mining yang menerapkan teori Bayes dalam klasifikasi dengan asumsiĀ  yang sangat kuat (naif) akan independensi dari masing-masing kondisi kejadian. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode klasifikasi naive bayes pada proses klasifikasi pencemaran air sungai memiliki tingkat akurasi sebesar 96%. Hasil ini dapat diterima untuk akurasi klasifikasi.
Smart Packaging Machine dengan Menggunakan Teknologi Internet of Things (IoT) Berbasis Fuzzy Logic untuk Penghematan Daya Listrik Hanifa Zahra Dhiah; Novian Anggis Suwastika; Aji Gautama Putrada
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 4 No. 2 (2019): September, 2019
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34818/INDOJC.2019.4.2.318

Abstract

Sekali produksi dalam keadaan normal tanpa ada kendala apapun, daya listrik yang terpakai oleh mesin packaging adalah 1200-1800 watt, jika terjadi kendala pada saat produksi akan memakan daya listrik lebih dari itu. Penyebab terjadinya pemakaian daya listrik yang berlebih adalah, ketika stok makanan ataupun stok plastik telah habis, mesin tetap berjalan, dan hal tersebut tidak bisa ditangani secara langsung, karena mesin packaging ini tidak memiliki kemampuan untuk mematikan mesin secara otomatis ketika stok makanan telah habis, juga tidak adanya orang yang memonitoring hal tersebut secaralangsung dikarenakan banyaknya mesin yang beroperasi ketika waktu produksi berlangsung. Dampak dari hal tersebut, salah satu yang paling utamanya adalah borosnya konsumsi energi listrik pada saat sekali produksi, dan hal tersebut tidak baik bagi keuangan sebuah industri dan juga tidak baik bagi lingkungan. Tujuan dari pembuataan paper ini untuk mengurangi permasalahan penghematan konsumsi energi listrik dengan dibuatnya sistem yang menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dengan berbasis fuzzy logic untuk penghematan daya listrik, analisis Fuzzy logic digunakan untuk mengolah inputan daya listrik yang di hasilkan mesin, yang diperuntukkan mengontrol kinerja mesin. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan metode fuzzy logic serta teknologi IoT sebagai kontrol otomatis adalah produktivitas mesin menjadi lebih hemat 80.15% dari biasanya.
Smart Packaging Machine (SPANE) berbasis Fuzzy Logic pada Jaringan Internet Of Things (IoT) untuk Optimasi Packing Berat Makanan Taufik Suyanto; Novian Anggis Suwastika; Aji Gautama Putrada
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 4 No. 2 (2019): September, 2019
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34818/INDOJC.2019.4.2.320

Abstract

Salah satu permasalahan optimasi kemasan makanan adalah ketidaktepatan berat kemasan makanan. Kasus ketidaktepatan berat kemasan makanan ini sering terjadi pada sistem kemasan makanan konvensional yang sepenuhnya mengandalkan pada perhitungan timbangan digital tanpa proses pengecekan berat secara berulang. Untuk mengatasi kasus ketidaktepatan berat kemasan makanan tersebut diperlukan pengawasan yang terus menerus serta sistem yang mampu melakukan perhitungan dan memberikan keputusan yang tepat pada berat makanan yang sudah dikemas. Internet of Things mampu memberikan kemampuan untuk melakukan pengawasan otomatis secara terus menerus. Sementara fuzzy logic memberikan kemampuan untuk memberikan keputusan terhadap ketepatan berat kemasan makanan. Pada penelitian ini, dibangun smart packaging machine (SPANE) yaitu sistem timbangan digital berbasis IoT dan fuzzy untuk meningkatkan optimasi kemasan makanan. Tahap pertama, pengambilan data dari alat penghitung beban konvensional dan digital. Tahap kedua, data timbangan di analisa dengan kontrol fuzzy logic. Tahap ketiga, ditentukan hasil optimasi yang lebih baik dari kedua alat penghitung beban. Hasil pengujian yang dilakukan didapatkan hasil pada timbangan konvensional 96.24% sedangkan pada SPANE 98.50%. Optimasi kemasan makanan dapat ditingkatkan hingga 3%.