Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Development of BIPA Teaching Materials Daily Communication Goals Sutikno, Nonny Rulisty Putri; Suyitno, Imam; Roekhan, Roekhan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 8, No 7: JULY 2023
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v8i7.24796

Abstract

Teaching materials for daily communication purposes are needed by BIPA students at the beginner level so they can establish social contact and communicate with native speakers. The development model in this study is the 4D development model. Daily communication material focuses on the use of formal and informal language as a tool for verbal communication. Based on the validation test that has been carried out for the total results of BIPA material expert validation of 67.5%. Practitioners 67.1%, and 79.1% graphic experts. Therefore, this teaching material is quite feasible to use.
Pengembangan Lembar Kerja Teknik Bertahap untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis bagi Siswa MTS Sabilal Muhtadin Bungatan Sutikno, Nonny Rulisty Putri; Rakhman, Fathor
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1392

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa MTs melalui penggunaan lembar kerja Teknik Bertahap. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyusun teks deskripsi yang runtut dan sistematis, sehingga diperlukan metode yang membantu mereka mengembangkan kemampuan menulis secara bertahap. Dengan penerapan Teknik Bertahap, siswa diharapkan lebih mudah memahami struktur teks deskripsi, memilih kosakata yang tepat, serta menyusun kalimat dan paragraf dengan baik. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode tindakan kelas. Subjek kegiatan pengabdian adalah siswa MTs yang mengikuti serangkaian tahapan dalam lembar kerja teknik bertahap. Metode ini terdiri dari tiga langkah utama: (1) mengidentifikasi kosakata yang relevan dengan objek yang dideskripsikan, (2) menyusun kalimat dengan pola tertentu, dan (3) mengembangkan paragraf yang utuh. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa metode Teknik Bertahap secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis siswa. Siswa lebih mampu menyusun paragraf yang padu, memilih kosakata yang lebih variatif, dan menulis dengan struktur yang lebih baik. Selain itu, metode ini juga meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menulis serta mengurangi kecemasan mereka terhadap tugas menulis. Dengan demikian, penggunaan lembar kerja Teknik Bertahap dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa MTs, khususnya dalam lingkungan pembelajaran berbasis pondok pesantren.
Utilizing TikTok as a Means of Religious Learning at the Salafiyah Dawuhan Islamic Boarding School Lisnawati, Dwi; Sutikno, Nonny Rulisty Putri; Suparto, Arico Ayani
Journal of Educational Sciences Vol. 10 No. 4 (2026): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.10.4.p.999-1010

Abstract

The rapid development of digital technology has encouraged Islamic educational institutions, including Islamic boarding schools, to adapt their learning and da’wah strategies through social media platforms. This study aims to examine how TikTok is utilized as a medium for Islamic religious learning at the Salafiyah Dawuhan Islamic Boarding School and to explore the meanings constructed by participants in its use. This research employs a qualitative approach with a phenomenological method to gain an in-depth understanding of participants’ experiences. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by triangulation techniques. The findings reveal that TikTok is utilized through live streaming of religious study sessions and short religious videos, enabling continuous and flexible access to learning beyond the physical classroom. Participants perceive TikTok not only as a communication platform but also as an extension of the pesantren learning environment. In addition, TikTok expands the reach of da’wah to a wider audience, although challenges such as limited digital literacy and the risk of misinformation remain. This study concludes that TikTok functions as a complementary learning medium that supports traditional learning practices while enhancing accessibility and engagement in religious education.